KETIK, MALANG – Pasar Klojen kini tidak hanya dikenal sebagai pasar yang menyediakan kebutuhan pokok masyarakat. Pasar yang terletak di jantung Kota Malang ini juga tersohor sebagai salah satu destinasi wisata kuliner.

Sejak dua tahun lalu, Pasar Klojen semakin dikenal sebagai sentra kuliner. Lebih dari 40 stan menjual aneka makanan, baik kuliner tradisional maupun modern.

Perubahan tersebut terlihat dari semakin banyaknya kios dan lapak yang menawarkan beragam pilihan makanan, mulai dari jajanan tradisional, nasi pecel, soto, bakso, aneka kue pasar, hingga kedai kopi.

Sejak mulai beroperasi pukul 07.00 WIB hingga 11.30 WIB, Pasar Klojen selalu ramai dikunjungi masyarakat lokal maupun wisatawan dari luar kota yang ingin berburu kuliner.

Dominasi pedagang kuliner membuat Pasar Klojen berkembang menjadi destinasi wisata kuliner yang ramai dikunjungi warga, terutama pada pagi hingga siang hari.

Baca Juga:
40 Tahun Racik Jamu di Pasar Klojen, Bu Lip Yakini Rahasia Awet Muda Berasal dari Alam

"Banyak orang yang berkunjung ke sini adalah wisatawan dari luar kota yang ingin mencicipi kuliner di Pasar Klojen," ujar Vita, salah seorang pedagang kuliner di Pasar Klojen.

Transformasi tersebut juga membawa dampak positif bagi perekonomian para pedagang. Ramainya pengunjung memberikan peluang peningkatan omzet, terutama bagi pelaku usaha kuliner yang mampu menawarkan cita rasa khas serta mempertahankan kualitas makanan.

Baca Juga:
Heboh di TikTok! Sego Tempong Pasar Klojen Kota Malang Jadi Buruan Wisatawan Kuliner dari Berbagai Daerah