KETIK, KEDIRI – Cara berbeda dilakukan anggota DPRD Provinsi Jawa Timur M Hadi Setiawan untuk menyapa dan mendengarkan langsung kondisi masyarakat. Tidak mengumpulkan warga dalam satu tempat, Cak Hadi sapaan akrabnya memilih motoran mendatangi rumah warga door to door melalui kegiatan sambang warga.
Dengan mengendarai motor, Cak Hadi yang juga Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Kediri bersama tim menyambangi sejumah warga di wilayah Kecamatan Tarokan Kabupaten Kediri. Kegiatan tersebut menjadi ruang silaturahmi sekaligus ruang untuk mendengarkan secara langsung keluhan, kebutuhan serta aspirasi masyarakat.
"Melalui sambang warga, kami ingin mengetahui secara langsung kondisi ekonomi dan kehidupan masyarakat.
Menggali kebutuhan serta keluhan warga secara langsung," kata Cak Hadi saat menyambangi rumah warga Desa Cengkok, Sabtu 3 Oktober 2026 malam.
Suasana kunjungan berlangsung hangat dan santai. Warga diajak ngobrol serta berdiskusi mengenai kondisi keluarga maupun program pemerintah yang telah mereka terima. Mulai dari bantuan program Indonesia pintar, bantuan pasang baru listrik, bantuan bedah rumah dari pemerintah pusat hingga bantuan modal usaha KPM Jawara dari pemerintah provinsi.
Baca Juga:
Tak Lagi Gandeng Angkasa Pura, PT SDHI Resmi Kelola Bandara Dhoho Kediri Secara Mandiri"Kami, Golkar mengawal aspirasi mulai dari pengajuan hingga realisasi bantuan," imbuhnya.
Menurut Cak Hadi, kebutuhan penerima manfaat tidak hanya dilihat dari bantuan yang sudah diterima. Di dalam satu keluarga terdapat berbagai kebutuhan lain yang juga perlu diperhatikan. Salah satunya berkaitan dengan pendidikan anak. Karena itu, selain melihat program yang sudah diterima, kegiatan Sambang Warga juga menjadi kesempatan untuk menggali kebutuhan lanjutan dari keluarga penerima manfaat.
"Silaturahmi langsung dengan warga diharapkan dapat membuat program lebih tepat sasaran dan membuka ruang bagi penyampaian aspirasi baru," kata Cak Hadi.
Tidak hanya merealisasikan bantuan sebagai wujud kehadiran pemerintah ditengah masyarakat, Cak Hadi juga membawa gawan atau buah tangan berupa bantuan pokok, seperti telur, gula, kopi minyak goreng dan sarung. Secata global, di Kediri Cak Hadi menargetkan menjangkau sekitar 200 paket yang akan didistribusikan kepada masyarakat secara bertahap.
Baca Juga:
Sarmuji Jadi Menperin, Sang Adik Titip Doa: Semoga Amanah dan Membawa Kemaslahatan"Bagi masyarakat Jawa, membawa gawan ketika berkunjung kepada saudara atau kerabat merupakan bagian dari tradisi silaturahmi," jelasnya.
Realisasi bantuan pemerintah yang sudah direalisasikan itu, lanjut Cak Hadi mendapatkan sambutan hangat masyarakat. Ia mencontohkan kegembiraan masyarakat salah satu penerima bantuan pasang baru listrik di wilayah Kecamatan Tarokan. Impiannya untuk bisa pasang listrik baru selama 10 tahun akhirnya terealisasi lewat bantuan pemerintah.
"Sebelumnya, warga tersebut disebut telah sekitar 10 tahun belum mampu memasang listrik di rumahnya," kata dia.
Lebih dari sekadar kunjungan, Cak Hadi mengatakan sambang warga membawa pesan tentang pentingnya menjaga kebersamaan di tengah masyarakat. Motoran dari satu rumah ke rumah lainnya menjadi cara sederhana yang dilakukan Cak Hadi untuk lebih dekat dengan warga.
Dalam berbagai kesempatan saat bertemu warga, ia mengajak masyarakat untuk kembali menguatkan suasana guyub dan semangat gotong royong.
"Karena gotong royong itu adalah jati diri bangsa Indonesia," pungkasnya. (*)