BSN dan Kemenkes Wujudkan Rumah Sakit Pintar Lewat SNI Smart Hospital, Pelayanan Kesehatan Makin Modern!

Jurnalis: Dannisa Putri
Editor: Fisca Tanjung

23 Okt 2025 14:57

Thumbnail BSN dan Kemenkes Wujudkan Rumah Sakit Pintar Lewat SNI Smart Hospital, Pelayanan Kesehatan Makin Modern!
Plt. Kepala Badan Standardisasi Nasional (BSN) Y. Kristianto Widiwardono (tengah) bersama Staf Ahli Bidang Teknologi Kesehatan Kementerian Kesehatan RI Setiaji (kedua dari kanan) dan Presiden Perkumpulan Teknik Pelayanan Kesehatan Indonesia (PTPI) Eko Supriyanto (paling kanan) berfoto bersama usai pembukaan 4th International Healthcare Engineering Forum (INAHEF) 2025. (Foto: Humas BSN)

KETIK, SURABAYA – Badan Standardisasi Nasional (BSN) bersama Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI), Perkumpulan Teknik Pelayanan Kesehatan Indonesia (PTPI), serta para pemangku kepentingan terkait tengah menginisiasi pengembangan Standar Nasional Indonesia (SNI) Smart Hospital.

Kehadiran standar ini menjadi tonggak penting bagi transformasi sistem pelayanan kesehatan nasional menuju rumah sakit pintar yang lebih terintegrasi, efisien, aman, dan berkelanjutan. 

Meski akses masyarakat terhadap layanan kesehatan terus meningkat, Indonesia masih memiliki banyak pekerjaan rumah di sektor ini, khususnya dari sisi infrastuktur dan pemerataan fasilitas.

Mengutip CEOWORLD Magazine pada 2 April 2024, Indonesia menempati peringkat 39 dari 110 negara dalam Indeks Layanan Kesehatan, dengan skor 42,99 dari 100.

Baca Juga:
Penguatan Akreditasi ISPO untuk Daya Saing Sawit Jadi Komitmen BSN di Tengah Tantangan Global

Dari sisi infrastruktur medis dan tenaga kesehatan profesional, Indonesia mencatat skor 64,37; akses obat dan biaya 54,02; serta kesiapan pemerintah 55,79.

Laporan Statice Health International pada 12 Mei 2024 oleh Giovanni Elvina juga menunjukkan bahwa hingga 2022, Indonesia memiliki 1.058 rumah sakit umum, 1.927 rumah sakit swasta, dan 10.205 puskesmas sebagai ujung tombak layanan primer.

Namun, 62,9 persen penduduk masih kesulitan mengakses layanan kesehatan, dan 60,8 persen belum memiliki akses ke fasilitas primer.

Melihat tantangan tersebut, BSN bersama Kemenkes RI dan berbagai pemangku kepentingan memandang perlu adanya standar nasional sebagai pedoman pembangunan dan pengelolaan rumah sakit berbasis teknologi.

Baca Juga:
Dari Ngawi ke Senayan untuk Indonesia! Dulu Sukses di Birokrat, Kanang Kini Jadi Politikus Tangguh

“Pengembangan SNI Smart Hospital ini sejalan dengan Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) Presiden 2025–2029 yang menargetkan terwujudnya rumah sakit kabupaten/kota yang lengkap dan modern,” ujar Plt. Kepala BSN, Y. Kristianto Widiwardono, saat membuka International Healthcare Engineering Fair (INAHEF) 2025 di Gedung SMESCO Indonesia, Jakarta, Kamis, 23 Oktober 2025.

Kristianto menambahkan, BSN juga menyelenggarakan Sosialisasi dan Diskusi Nasional Rancangan SNI Smart Hospital pada 23-25 Oktober 2025 dalam event INAHEF 2025.

Kegiatan ini membahas rencana implementasi serta roadmap penerapan SNI Smart Hospital nasional untuk periode 2026-2029.

Sejak 2024, BSN telah mengawal penyusunan standar ini melalui kolaborasi lintas sektor yang melibatkan kementerian/lembaga, asosiasi profesi, industri, akademisi, serta rumah sakit percontohan di berbagai daerah. SNI Smart Hospital ditargetkan dapat ditetapkan pada tahun 2025.

BSN juga mengajak Kementerian Keuangan dan Kementerian Dalam Negeri untuk bersinergi dengan Kemenkes dalam memfasilitasi penerapan standar ini di seluruh rumah sakit Indonesia.

Acara sosialisasi ini merupakan bagian dari Forum Teknik Pelayanan Kesehatan Internasional yang diselenggarakan bersama antara BSN, Kementerian Kesehatan, Kementerian Koperasi dan UKM, Kementerian Dalam Negeri, Kementerian ESDM, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Kementerian PUPR, Kementerian Komunikasi dan Digital, serta Kementerian Perindustrian.

Presiden PTPI, Eko Supriyanto, dalam pembukaan INAHEF 2025 menyampaikan bahwa forum ini dihadiri lebih dari 3.000 rumah sakit, ratusan asosiasi profesi dan perguruan tinggi, serta puluhan industri dan UMKM.

“Tak hanya dari dalam negeri, forum juga diikuti oleh perwakilan rumah sakit dan kementerian kesehatan dari Malaysia, Singapura, dan Vietnam, serta menghadirkan pakar internasional dari Belanda, Jepang, Tiongkok, dan berbagai negara lainnya,” ujar Eko.

Dengan penerapan SNI Smart Hospital, sistem kesehatan nasional diharapkan menjadi lebih terintegrasi, efisien, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Selain meningkatkan mutu dan keterjangkauan layanan, standar ini juga diharapkan dapat mengurangi ketergantungan terhadap layanan kesehatan luar negeri serta mendorong pertumbuhan medical tourism di Indonesia.

Hingga September 2025, BSN telah menetapkan 15.993 SNI, di antaranya 521 SNI yang berkaitan langsung dengan alat dan fasilitas kesehatan. Melalui SNI Smart Hospital, BSN berkomitmen untuk terus mendukung terwujudnya sistem layanan kesehatan Indonesia yang berdaya saing global, berorientasi pasien, dan berkelanjutan. (*)

Baca Sebelumnya

Dalang Ki Anom Suroto Meninggal Dunia, Sang Maestro Wayang Kulit Berpulang

Baca Selanjutnya

Brida Surabaya Dapat Kucuran Rp45 Miliar, Aning Rahmawati Pertanyakan Efektivitas Anggaran

Tags:

BSN Kemenkes RI Smart Hospital

Berita lainnya oleh Dannisa Putri

Kadisdik Jatim Berharap Kantor Cabdin Pendidikan Wilayah Ponorogo Lebih Maksimal Berikan Pelayanan ke Sekolah dan GTK

17 Maret 2026 20:02

Kadisdik Jatim Berharap Kantor Cabdin Pendidikan Wilayah Ponorogo Lebih Maksimal Berikan Pelayanan ke Sekolah dan GTK

Kadisdik Jatim Imbau Siswa dan Guru Manfaatkan Libur Lebaran dengan Baik

17 Maret 2026 19:10

Kadisdik Jatim Imbau Siswa dan Guru Manfaatkan Libur Lebaran dengan Baik

Momen Libur Lebaran bagi Siswa! Simak Pesan Kadisdik Jatim Aries Agung Paewai

16 Maret 2026 14:17

Momen Libur Lebaran bagi Siswa! Simak Pesan Kadisdik Jatim Aries Agung Paewai

Film Lebaran 2026! Keakraban Pemain Warnai Proses Syuting "Senin Harga Naik"

13 Maret 2026 11:20

Film Lebaran 2026! Keakraban Pemain Warnai Proses Syuting "Senin Harga Naik"

Berbagi Kebahagiaan Jelang Lebaran, Kadisdik Jatim Ajak Siswa SLB Madiun Belanja Baju Baru

11 Maret 2026 11:50

Berbagi Kebahagiaan Jelang Lebaran, Kadisdik Jatim Ajak Siswa SLB Madiun Belanja Baju Baru

Kadisdik Jatim Apresiasi Revitalisasi Edotel SMKN 1 Jombang untuk Praktik Siswa

10 Maret 2026 14:01

Kadisdik Jatim Apresiasi Revitalisasi Edotel SMKN 1 Jombang untuk Praktik Siswa

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar