BPS Catat Inflasi Jember Maret 2024 Capai 0,63%, Ini Pemicunya

Jurnalis: Fenna Nurul
Editor: Mustopa

1 Apr 2024 12:23

Thumbnail BPS Catat Inflasi Jember Maret 2024 Capai 0,63%, Ini Pemicunya
Antusias masyarakat belanja baju lebaran di pusat perbelanjaan Kabupaten Jember (Foto: Fenna/Ketik.co.id)

KETIK, JEMBER – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat angka inflasi bulanan Jember pada bulan Maret 2024 sebesar 0,63% dengan indeks harga konsumen (IHK) sebesar 106,37.

Angka tersebut lebih rendah dibandingkan dengan Jawa Timur sebesar 0,64%, namun lebih tinggi dari Nasional dengan inflasi 0,52%.

Dari sebelas kota IHK di Jawa Timur, Jember menduduki posisi inflasi terendah keempat setelah Banyuwangi, Kota Surabaya, dan Kediri. Sementara inflasi tertinggi di Sumenep sebesar 0,77%.

Berdasarkan kelompok pengeluaran bulanan, andil inflasi paling tinggi adalah kelompok makanan, minuman, dan tembakau dengan inflasi/andil sebesar 0,63%. Lalu kelompok pakaian dan alas kaki dengan inflasi 1,78% dan andil 0,56%

Baca Juga:
Target Nol Kemiskinan Ekstrem 2029, Bupati Jember Dorong Optimalisasi Hutan Sosial

Daging ayam ras memegang andil inflasi tertinggi sebesar 0,21% disusul beras 0,17%. Inflasi bulanan ini akibat kenaikan harga beras dan daging ayam ras yang signifikan.

Disusul komoditas lainnya yaitu telur ayam ras, jagung manis, minyak goreng, bawang putih, kue basah, sigaret kretek tangan, sigaret kretek mesin, dan gula pasir.

Sedangkan, komoditas yang memberikan andil deflasi bulanan adalah cabai rawit, cabai besar, jeruk, dan kentang.

Kepala BPS Jember, Tri Erwandi mengatakan inflasi bulan Maret terjadi karena dipengaruhi oleh faktor bulan Ramadan.

Baca Juga:
Viral Kasus Bullying Siswa di Jember, Akademisi Soroti Bahaya Normalisasi Kekerasan Remaja

“Menaikkan harga karena permintaan begitu tinggi utamanya pada komoditas kebutuhan makanan,” urainya usai rilis inflasi, Senin (1/4/2024).

Apalagi pola konsumsi masyarakat terutama daging ayam ras yang selalu digemari. Selain itu,  juga berbelanja pakaian dan alas kaki untuk dipakai ketika menyambut lebaran.

“Walaupun ada Joged (Jember Obral Gede) tapi kebutuhan masyarakat kan tidak bisa dipenuhi dari yang diskon itu saja, juga ada kebutuhan lainnya yang kualitas lebih tinggi,” imbuhnya.

Lanjutnya, banyak masyarakat yang ingin tampil ‘wah’ ketika lebaran, maka permintaan begitu tinggi. Seperti sarung, kopiah, baju koko, gamis, dan sandal.(*)

Baca Sebelumnya

Kota Surabaya Berencana Terapkan Konsep Water Front City, Butuh Anggaran Puluhan Triliun

Baca Selanjutnya

Larang Takbir Keliling di Jalan Raya, Surabaya Ingin Hidupkan Musik Patrol di Kampung

Tags:

Inflasi Jember maret bulan Ramadan lebaran

Berita lainnya oleh Fenna Nurul

Polije Raih Tiga Penghargaan di Ajang Bergengsi Vokasi Berinovasi

17 Desember 2024 08:46

Polije Raih Tiga Penghargaan di Ajang Bergengsi Vokasi Berinovasi

Kembangkan Ekosistem Halal, KPwBI Jember dan Pemkab Luncurkan Zona KHAS di Unej

2 Desember 2024 15:34

Kembangkan Ekosistem Halal, KPwBI Jember dan Pemkab Luncurkan Zona KHAS di Unej

Polije Fokus Cetak Agripreneur Muda Melalui Project Based Learning Exhibition and Talkshow

13 November 2024 14:56

Polije Fokus Cetak Agripreneur Muda Melalui Project Based Learning Exhibition and Talkshow

Utus Rahayu Saraswati ke Jember, Prabowo Pastikan Dukung Gus Fawait-Djoko

10 November 2024 06:30

Utus Rahayu Saraswati ke Jember, Prabowo Pastikan Dukung Gus Fawait-Djoko

Ketum PP Tidar Rahayu Saraswati Tanam Pohon Bersama Arum Sabil di City Forest Jember

9 November 2024 18:04

Ketum PP Tidar Rahayu Saraswati Tanam Pohon Bersama Arum Sabil di City Forest Jember

Cabup Hendy Siap Tingkatkan Program Layak Anak dengan Bangun Fasilitas Ibu dan Anak di Pusat Perbelanjaan

30 Oktober 2024 08:02

Cabup Hendy Siap Tingkatkan Program Layak Anak dengan Bangun Fasilitas Ibu dan Anak di Pusat Perbelanjaan

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar