BP3MI Jatim Larang Pekerja Migran Bekerja di Kamboja, Antisipasi TPPO

Jurnalis: Moch Khaesar
Editor: Rahmat Rifadin

15 Mei 2025 11:33

Thumbnail BP3MI Jatim Larang Pekerja Migran Bekerja di Kamboja, Antisipasi TPPO
Kepala BP3MI Jawa Timur, Gimbar Ombai Helawarnana saat diwawancarai di Kantor, Kamis, 15 Mei 2025. (Foto: Khaesar/Ketik.co.id)

KETIK, SURABAYA – Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Jawa Timur melarang masyarakat untuk menjadi pekerja migran di Kamboja. Hal ini setelah banyaknya kasus yang terjadi di negeri seribu pagoda tersebut.

Kasus selama ini menunjukkan banyak pekerja di Kamboja ditempatkan di perusahaan judi online maupun scam online bahkan tindak pidana perdagangan orang (TPPO).

"Negara sudah melarang pekerja migran kita untuk ke negara Kamboja karena memang selain pekerjaan yang tersedia sudah dilarang di Indonesia seperti judi online dan scam," ucap Kepala BP3MI Jawa Timur, Gimbar Ombai Helawarnana saat diwawancarai Kamis, 15 Mei 2025.

Meskipun begitu, banyak pekerja migran yang nekat berangkat ke Kamboja melalui jalur ilegal. "Karena negara sesama asean tidak dimintai visa jadi banyak pekerja migran kita berangkat ke sana secara ilegal," terangnya.

Meskipun sudah dilarang, Gimbar mengaku susah untuk mencegah pekerja migran untuk bekerja di Kamboja. "Karena dilarang mereka memilih menuju negara lainnya seperti Singapura, Malaysia bahkan negara Asean lainnya baru menuju Kamboja," terangnya.

Baca Juga:
Dari Bareskrim ke BGN, Sony Sonjaya Kini Kawal Program MBG

Gimbar menjelaskan banyaknya agen penyalur pekerja migran ilegal yang menyasar kawasan di Jatim. "Mereka berjalan secara sembunyi untuk menawarkan pekerja Indonesia untuk bekerja di luar negeri," terangnya.

Dari agen ilegal tersebut mereka ditawari pekerjaan dengan gaji tinggi. "Namun sampai di negara yang dituju akan dipekerjakan di judi online atau bahkan masuk dalam perdagangan orang," tutur Gimbar.

Gimbar menjelaskan beberapa pekerja akan ditawari bekerja di restoran dengan bayaran tinggi. "Tapi restoran itu masuk dalam struktur mafia yang memiliki usaha lainnya seperti judi, klub malam hingga scam yang memang pekerja ini bisa ditaruh di semua lini bisnis ilegal tersebut," terangnya.

Meskipun begitu, BP3MI Jatim berkerja sama kedutaan Indonesia di Kamboja untuk melakukan pemantauan pekerja Indonesia. "Karena memang para pekerja ini akan masuk dalam kawasan mafia jadi kami kesusahan untuk memantau," jelasnya. (*)

Baca Juga:
Ratusan Pelajar Ramaikan Gress of Champions Vol. 2 di Gresik, Perebutkan Piala Bupati 2026

Baca Sebelumnya

Kebakaran Gudang Spon di Jombang, Pengingat Pentingnya Instalasi Listrik Aman

Baca Selanjutnya

Usut Tuntas Kasus Pokmas, KPK Periksa Mantan Ketua DPRD Jatim Kusnadi

Tags:

BP3MI Pekerja Migran Indonesia Kamboja Jawa timur pekerja migran ilegal

Berita lainnya oleh Moch Khaesar

Bantu Pembangunan Sumber Daya, UWKS Kerja Sama dengan Dua Daerah

24 Oktober 2025 20:01

Bantu Pembangunan Sumber Daya, UWKS Kerja Sama dengan Dua Daerah

Banyak Lansia Alami Osteoartritis Lutut, Ini yang dilakukan Dosen FK Unusa

22 Oktober 2025 19:30

Banyak Lansia Alami Osteoartritis Lutut, Ini yang dilakukan Dosen FK Unusa

Kasus Pesta Seks di Hotel Ngagel Surabaya, Polisi: Bukan Motif Uang tapi Sensasi dan Kesenangan

22 Oktober 2025 19:04

Kasus Pesta Seks di Hotel Ngagel Surabaya, Polisi: Bukan Motif Uang tapi Sensasi dan Kesenangan

Restoran Indonesia Ini Jadi Solusi Mencari Makanan Halal di Sydney Australia

20 Oktober 2025 06:05

Restoran Indonesia Ini Jadi Solusi Mencari Makanan Halal di Sydney Australia

GEGER! 34 Pria Digerebek Pesta Gay di Hotel Surabaya, Siapa Dalangnya?

19 Oktober 2025 12:38

GEGER! 34 Pria Digerebek Pesta Gay di Hotel Surabaya, Siapa Dalangnya?

[FOTO] Momen Persija Berpesta di Markas Persebaya

18 Oktober 2025 22:41

[FOTO] Momen Persija Berpesta di Markas Persebaya

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar