Bongkar Data Lahan Hutan, Inovasi KPH Bondowoso Jadi Juara Nasional Perhutani 2025

Jurnalis: Haryono
Editor: Gumilang

4 Feb 2026 22:07

Thumbnail Bongkar Data Lahan Hutan, Inovasi KPH Bondowoso Jadi Juara Nasional Perhutani 2025
KPH Bondowoso sukses menyabet Juara 1 Perhutani Innovation Award 2025 untuk kategori Social Innovation. (Foto: Haryono/Ketik.com)

KETIK, BONDOWOSO – Langkah berani Perhutani KPH Bondowoso dalam menata ulang pemanfaatan kawasan hutan berbuah prestasi nasional. Melalui inovasi “Ukur Lahan Nambah Income”, KPH Bondowoso sukses menyabet Juara 1 Perhutani Innovation Award 2025 untuk kategori Social Innovation.

Penghargaan prestisius tersebut diserahkan langsung oleh Direktur SDM & IT Perum Perhutani, Deny Hermansyah, dalam seremoni di Perhutani Forest Institute (PEFI) Madiun, Rabu, 4 Februari 2026.

Administratur Perhutani KPH Bondowoso, Misbakhul Munir, mengungkapkan bahwa inovasi ini menjadi terobosan baru dalam tata kelola pemanfaatan hutan.

Untuk pertama kalinya di Indonesia, pengukuran lahan pemanfaatan hutan—baik untuk agroforestry maupun bentuk pemanfaatan lainnya—dilakukan secara menyeluruh dan terverifikasi.

Baca Juga:
Ketua DPD NasDem Sampang Kecam Cover Tempo soal Isu Merger: Partai Politik Bukan Perusahaan

“Inovasi ini kami siapkan sebagai model. Ke depan, bisa direplikasi oleh KPH Perhutani di seluruh Indonesia,” kata Munir.

Program pengukuran lahan ini telah berjalan sejak 2025 di wilayah Bondowoso–Situbondo. Hingga kini, sekitar 4.000 hektare kawasan hutan telah diukur dan didata secara detail.

Padahal, dari total 89.000 hektare kawasan hutan Perhutani di Bondowoso, luasan agroforestry kopi yang tercatat secara administratif baru mencapai 10.000 hektare.

Sementara hasil pendataan lapangan menunjukkan potensi pemanfaatan agroforestry bisa mencapai 23.000 hektare, hampir dua kali lipat dari data awal.

Baca Juga:
Pemkab Lebak Perkuat Intervensi Serentak, Tekan Angka Stunting Secara Kolaboratif

Melalui inovasi “Ukur Lahan”, Perhutani menerapkan pendataan by name by address, termasuk pengukuran luas lahan riil yang dikelola masyarakat.

Pendekatan ini ditujukan untuk menciptakan keadilan dan transparansi, terutama dalam skema bagi hasil dengan Perhutani serta kejelasan kewajiban Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP).

“Ini bukan upaya pengusiran, tapi penertiban. Ada yang sebelumnya mengklaim satu hektare, setelah diukur ternyata mengelola 10 sampai 15 hektare,” tegas Munir.

Ke depan, Perhutani menargetkan pengukuran minimal 5.000 hektare lahan pemanfaatan setiap tahun. Target tersebut sejalan dengan mandat Perhutani sebagai pengelola kawasan hutan sekaligus mitra masyarakat.

Akses pemanfaatan diberikan melalui pengelolaan di bawah tegakan, baik di hutan lindung maupun hutan produksi. Khusus di kawasan hutan lindung.

pola agroforestry tetap diperbolehkan dengan syarat tegakan utama terjaga, sehingga fungsi ekologis hutan tetap terlindungi dan kesejahteraan masyarakat sekitar hutan dapat terus meningkat. (*)

Baca Sebelumnya

Wali Kota Malang Sebut 80 Persen Kesuksesan Mujahadah Kubro 1 Abad NU Ditentukan dari Pengaturan Lalu Lintas

Baca Selanjutnya

Jalani Sidang di PN Palembang, Oknum Karyawan Didakwa Gelapkan Rp981 Juta Uang Perusahaan

Tags:

Inovasi KPH Bondowoso Ukur Lahan Nambah Income Perhutani Forest Institute (PEFI) Juara Nasional Perhutani

Berita lainnya oleh Haryono

Dari Kampus ke Jurnal Nasional: Dua Mahasiswi PGMI UIN KHAS Jember Lulus Tanpa Skripsi

15 April 2026 14:13

Dari Kampus ke Jurnal Nasional: Dua Mahasiswi PGMI UIN KHAS Jember Lulus Tanpa Skripsi

Cegah Kebocoran Setoran Pajak, Bondowoso Terapkan e-SPPT untuk Pembayaran PBB

14 April 2026 16:54

Cegah Kebocoran Setoran Pajak, Bondowoso Terapkan e-SPPT untuk Pembayaran PBB

Banjir Wonoboyo Jadi Alarm, Pemkab Bondowoso Bangun Sistem Penanganan Bencana Terintegrasi

13 April 2026 20:33

Banjir Wonoboyo Jadi Alarm, Pemkab Bondowoso Bangun Sistem Penanganan Bencana Terintegrasi

Terobosan Akademik UIN KHAS Jember, Praktisi Hukum Kini Bisa Raih Sarjana lewat Jalur RPL

13 April 2026 14:20

Terobosan Akademik UIN KHAS Jember, Praktisi Hukum Kini Bisa Raih Sarjana lewat Jalur RPL

Cegah Kelangkaan LPG 3 Kg, Polres Bondowoso Perketat Pengawasan Distribusi

13 April 2026 14:04

Cegah Kelangkaan LPG 3 Kg, Polres Bondowoso Perketat Pengawasan Distribusi

Duka Berbuah Perlindungan, Santunan Rp42 Juta Selamatkan Keluarga Buruh Tani di Bondowoso

11 April 2026 17:57

Duka Berbuah Perlindungan, Santunan Rp42 Juta Selamatkan Keluarga Buruh Tani di Bondowoso

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar