KETIK, MALANG – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan keberadaan sirkulasi siklonik di Samudera Pasifik utara Papua dan Selat Makassar berpotensi meningkatkan intensitas hujan di sejumlah wilayah Indonesia, Senin 27 Juli 2026.
Sistem tersebut memicu terbentuknya daerah konvergensi dan konfluensi yang mendukung pertumbuhan awan hujan.
Prakirawan BMKG, Diah, mengatakan sirkulasi siklonik tersebut membentuk daerah konvergensi dan konfluensi di Samudera Pasifik utara Papua, perairan timur Filipina, sekitar Selat Makassar, serta di sekitar pusat sirkulasi.
"Kondisi tersebut mampu meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di sekitar sirkulasi siklonik dan sepanjang daerah konvergensi atau konfluensi tersebut," ujarnya.
BMKG menjelaskan daerah perlambatan angin atau konvergensi diprakirakan terbentuk di Kepulauan Simeulue, Selat Makassar, Kalimantan Tengah hingga Kalimantan Barat, perairan Sulawesi Tenggara, serta Laut Seram.
Baca Juga:
BMKG: Siklon Tropis Noul Tingkatkan Potensi Hujan di Sejumlah Wilayah Indonesia pada 25 Juli 2026Sementara itu, daerah pertemuan angin atau konfluensi diperkirakan terjadi di Laut Cina Selatan, Laut Jawa, Laut Halmahera, Laut Flores, dan Samudera Pasifik utara Papua.
Kombinasi berbagai dinamika atmosfer tersebut berpotensi memicu hujan dengan intensitas sedang hingga lebat di sejumlah wilayah, meliputi Sumatera Utara, Sumatera Barat, Kepulauan Riau, Kepulauan Bangka Belitung, Jawa Timur, Sulawesi Tengah, dan Papua Pegunungan.
Untuk wilayah Indonesia bagian barat, BMKG memprakirakan hujan disertai petir berpotensi terjadi di Tanjung Selor.
Hujan ringan diprediksi mengguyur Medan, Tanjung Pinang, Pangkal Pinang, dan Samarinda.
Baca Juga:
Prakiraan Cuaca Jumat 24 Juli 2026, BMKG: Hujan Lebat Ancam Sejumlah Wilayah IndonesiaSementara itu, cuaca berawan hingga berawan tebal diprakirakan terjadi di Banda Aceh, Pekanbaru, Padang, Bengkulu, Palembang, Bandar Lampung, Serang, Jakarta, Bandung, Semarang, Pontianak, Palangkaraya, dan Banjarmasin.
Adapun Surabaya diprediksi mengalami cuaca cerah berawan, sedangkan Jambi dan Yogyakarta berpotensi mengalami udara kabur.
Di wilayah Indonesia bagian timur, hujan ringan diprakirakan terjadi di Denpasar, Mataram, Kendari, Mamuju, Palu, Ambon, dan Jayawijaya.
Cuaca berawan hingga berawan tebal diprediksi terjadi di Kupang, Makassar, Sorong, Manokwari, Jayapura, dan Merauke.
Sementara Gorontalo, Manado, dan Ternate diprakirakan cerah berawan, sedangkan Nabire berpotensi mengalami asap atau kabut.
BMKG mengimbau masyarakat untuk terus memantau perkembangan informasi cuaca melalui kanal resmi BMKG serta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi, seperti banjir, tanah longsor, angin kencang, dan genangan air, terutama di wilayah yang berpotensi mengalami hujan berintensitas sedang hingga lebat.