BMKG Peringatkan Potensi Cuaca Ekstrem di Jawa Timur hingga 5 November 2025

Jurnalis: Athaya Khaisyah Azira
Editor: Muhammad Faizin

30 Okt 2025 10:44

Thumbnail BMKG Peringatkan Potensi Cuaca Ekstrem di Jawa Timur hingga 5 November 2025
Mendung gelap menyelimuti langit Kota Surabaya pada beberapa waktu lalu (Foto: Fiqih Arfani/Ketik.com)

KETIK, SURABAYA – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) kembali mengeluarkan imbauan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem di wilayah Jawa Timur. Berdasarkan siaran pers BMKG Juanda, cuaca ekstrem diprakirakan terjadi pada periode 30 Oktober hingga 5 November 2025 dan dapat menimbulkan bencana hidrometeorologi seperti hujan sedang hingga lebat, banjir, banjir bandang, tanah longsor, angin kencang, puting beliung, serta hujan es.

Wilayah yang perlu diwaspadai meliputi Sidoarjo, Surabaya, Bondowoso, Jember, Probolinggo, Sumenep, Kediri, Bangkalan, Blitar, Lumajang, Malang, Pasuruan, Ponorogo, Trenggalek, Tulungagung, Jombang, Madiun, Magetan, Mojokerto, Nganjuk, Ngawi, Pacitan, dan Pamekasan.

Menurut BMKG, sebagian besar wilayah Jawa Timur saat ini berada dalam masa pancaroba, sementara sebagian lainnya sudah memasuki awal musim hujan. Dalam sepekan ke depan, potensi cuaca ekstrem diperkirakan meningkat akibat adanya gangguan gelombang atmosfer Madden-Julian Oscillation (MJO) dan gelombang Rossby yang melintasi kawasan tersebut. Selain itu, suhu muka laut di sekitar Selat Madura yang berkisar antara 24 hingga 31 derajat Celsius dengan anomali +0,5 hingga +2,0 derajat turut memperkuat pembentukan awan konvektif pemicu hujan deras.

“Diprakirakan dalam sepekan ke depan akan terjadi peningkatan cuaca ekstrem yang berdampak signifikan terhadap aktivitas masyarakat.” pungkas Kepala BMKG Juanda, Taufiq Hermawan, dalam siaran pers tertanggal 29 Oktober 2025.

Baca Juga:
Kisah PMI Kota Probolinggo, dari Donor Darah hingga Jemput Jenazah

BMKG juga mengingatkan masyarakat dan instansi terkait untuk tetap waspada terhadap perubahan cuaca mendadak serta potensi hujan lebat disertai petir dan angin kencang. Daerah bertopografi curam, bergunung, atau dekat tebing diharapkan meningkatkan kewaspadaan terhadap risiko banjir, longsor, pohon tumbang, dan jalan licin.

Masyarakat dapat memantau kondisi cuaca terkini melalui citra radar cuaca WOFI di laman https://stamet-juanda.bmkg.go.id/radar/, serta mengikuti pembaruan peringatan dini melalui situs dan akun media sosial resmi @infobmkgjuanda. Layanan informasi juga tersedia selama 24 jam melalui telepon (031) 8668989 dan WhatsApp 0895800300011.

Sebagai langkah antisipatif, BMKG menekankan pentingnya kesiapsiagaan masyarakat serta koordinasi lintas sektor, terutama di wilayah rawan bencana. Dengan sinergi dan kewaspadaan bersama, dampak dari potensi cuaca ekstrem diharapkan dapat diminimalisir sehingga aktivitas masyarakat tetap berjalan aman dan terkendali.

Baca Juga:
Prakiraan Cuaca Hari Ini, Selasa 14 April 2026: Jakarta dan Bandung Cerah
Baca Sebelumnya

Batu Darurat Asap Rokok! Dinkes Geram Toleransi Merokok Ancam Kesehatan Warga

Baca Selanjutnya

Sleman Tanpa Upacara Sumpah Pemuda, Aktivis Tuding Pemkab Abaikan Kewajiban Pusat

Tags:

BMKG Prakiraan cuaca cuaca ekstrem Hujan Cuaca cuaca jawa timur Jawa timur

Berita lainnya oleh Athaya Khaisyah Azira

Oshogatsu-asobi: Saat Karuta dan Gasing Menjadi Jembatan Tradisi di Tengah Modernitas Jepang

4 Januari 2026 15:01

Oshogatsu-asobi: Saat Karuta dan Gasing Menjadi Jembatan Tradisi di Tengah Modernitas Jepang

Osechi Ryōri: Menumpuk Doa dan Harapan dalam Kotak Tradisi Tahun Baru Jepang

1 Januari 2026 23:01

Osechi Ryōri: Menumpuk Doa dan Harapan dalam Kotak Tradisi Tahun Baru Jepang

Filosofi di Balik Kenyalnya Mochi, Benang Merah Tradisi Tahun Baru di Negeri Sakura

1 Januari 2026 11:01

Filosofi di Balik Kenyalnya Mochi, Benang Merah Tradisi Tahun Baru di Negeri Sakura

Mengintip Tradisi Hatsumode, Kunjungan Pertama ke Kuil Saat Tahun Baru di Jepang

1 Januari 2026 10:02

Mengintip Tradisi Hatsumode, Kunjungan Pertama ke Kuil Saat Tahun Baru di Jepang

Mengenal Bōnenkai dan Shinnenkai, Tradisi Pesta Menutup dan Membuka Tahun dengan Kebersamaan di Jepang

31 Desember 2025 23:01

Mengenal Bōnenkai dan Shinnenkai, Tradisi Pesta Menutup dan Membuka Tahun dengan Kebersamaan di Jepang

Kota Surabaya dan Lamongan Diprediksi Hujan Ringan Hari Ini! Cek Daerahmu Sekarang

31 Desember 2025 11:32

Kota Surabaya dan Lamongan Diprediksi Hujan Ringan Hari Ini! Cek Daerahmu Sekarang

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar