BMKG Jepang Ungkap Alasan Erupsi Semeru Picu Tsunami 

Editor: Shinta Miranda

5 Des 2022 03:16

Thumbnail BMKG Jepang Ungkap Alasan Erupsi Semeru Picu Tsunami 
Gunung Semeru. (Foto: Adek Berry/AFP) 

KETIK, JAKARTA – Dikutip dari situs Japan Meteorological Agency (JMA), Minggu (4/12/2022), dijelaskan bahwa adanya kemungkinan timbulnya tsunami akibat letusan Gunung Semeru. Namun, ketinggian gelombang yang bisa ditimbulkan tidak diketahui. 

Badan Meteorologi Jepang memastikan tidak ada ancaman tsunami bagi negaranya setelah gunung berapi Semeru di Pulau Jawa Indonesia memuntahkan awan panas setinggi 1.500 meter di atas puncak gunung tersebut. 

Sebelumnya, lembaga tersebut mengatakan letusan terjadi sekitar pukul 09:18 waktu setempat. Dikatakan gambar dari satelit cuaca Himawari-9 menunjukkan penyebaran abu vulkanik. 

Erupsi Gunung Semeru di Jawa Timur membuat Jepang waspada akan tsunami. Badan Meteorologi Jepang saat ini tengah menginvestigasi mengenai apakah erupsi Gunung Semeru menimbulkan tsunami di wilayahnya. 

Baca Juga:
Kombes Pol Soemeru! Kapolda Jatim Pertama, Namanya Abadi dan Diidentikkan Giat Kepolisian Jajaran

Badan Meteorologi Jepang mengatakan jika tsunami terjadi akibat letusan Semeru dan mencapai Jepang, maka diperkirakan dapat tiba di Miyakojima dan Yaema di prefektur selatan Okinawa sekitar pukul 14.30 waktu setempat. 

"Saat ini, tidak ada perubahan signifikan pada tingkat pasang surut yang diamati di stasiun pengukur pasang surut di luar negeri. Kami akan terus mengabari Anda tentang pengamatan tsunami di masa mendatang," demikian keterangan Badan Meteorologi Jepang. 

Badan Meteorologi Jepang turut memberikan penjelasan mengenai perkiraan waktu tiba gelombang tsunami. 

"Perkiraan waktu tiba di Jepang pada kasus awal adalah waktu ketika diasumsikan bahwa gelombang tekanan yang dihasilkan oleh letusan gunung berapi skala besar merambat dengan kecepatan 310 m/dtk dan tsunami dihasilkan," jelasnya. 

Baca Juga:
Gempa Magnitudo 7,6 Guncang Bitung Sulut, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami

Media lokal lainnya, Japan Times pun sebelumnya melaporkan BMKG memperingatkan tsunami dapat tiba di pulau Miyako dan Yaeyama di predektur selatan Okinawa, setelah letusan Semeru terjadi. 

Tepat pukul 16.43 WIB, NHK News menyebarkan pernyataan terbaru dari pihak Badan Meteorologi Jepang, sekaligus para pejabat Jepang yang mengatakan tidak ada perubahan signifikan pada level air pasang di sepanjang pantai Jepang dan negara-negara lain setelah 7 jam erupsi terjadi. (*)

Baca Sebelumnya

Pertamina Buka Loker Untuk 52 Posisi, Simak Informasinya

Baca Selanjutnya

Presiden Jokowi Pastikan Relokasi Rumah Korban Bencana Cianjur Dimulai

Tags:

Jepang Semeru tsunami erupsi

Berita lainnya oleh Shinta Miranda

Banyaknya Keluhan Masyarakat Soal Motor Brebet, DPRD Surabaya Dorong Pertamina Tak Hanya Minta Maaf

30 Oktober 2025 15:28

Banyaknya Keluhan Masyarakat Soal Motor Brebet, DPRD Surabaya Dorong Pertamina Tak Hanya Minta Maaf

Pendidikan untuk Siapa? Petani Kedung Cowek Terancam Tergusur Demi Sekolah Rakyat

29 Oktober 2025 05:15

Pendidikan untuk Siapa? Petani Kedung Cowek Terancam Tergusur Demi Sekolah Rakyat

Makna Baru Sumpah Pemuda Menurut Yona Bagus: Gen Z Hadapi Perang Pikiran dan Inovasi

28 Oktober 2025 21:11

Makna Baru Sumpah Pemuda Menurut Yona Bagus: Gen Z Hadapi Perang Pikiran dan Inovasi

Marak Konten Mihol, Pemkot Surabaya Minta Influencer Tak Jadi Corong Iklan

28 Oktober 2025 19:05

Marak Konten Mihol, Pemkot Surabaya Minta Influencer Tak Jadi Corong Iklan

Benang Emas, Saat Mesin Jahit Mengubah Nasib Ratusan Warga MBR Surabaya

28 Oktober 2025 18:57

Benang Emas, Saat Mesin Jahit Mengubah Nasib Ratusan Warga MBR Surabaya

[FOTO] Ketika Spesialis Mall Bangun Rumah Sakit, Begini Tampilan Istimewa Siloam Hospitals Surabaya, Gak Ada Bau Obat!

27 Oktober 2025 16:00

[FOTO] Ketika Spesialis Mall Bangun Rumah Sakit, Begini Tampilan Istimewa Siloam Hospitals Surabaya, Gak Ada Bau Obat!

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar