KETIK, SITUBONDO – Turnamen sepak bola antarkampung (tarkam) Kades Kilensari Cup III 2026 menyajikan keputusan menarik. Pada pertandingan berlangsung di Lapangan Raden Soepatra atau Lapangan Samudra, Desa Kilensari, Kecamatan Panarukan, Kabupaten Situbondo itu, tidak ada juara I dan II, Minggu, 9 Agustus 2026.

Hal ini terjadi pada babak ke-2, disebabkan karena hakim garis menyatakan pemain Dusun Tanah Anyar dinyatakan offside. Kemudian hakim garis diserbu penonton, beruntung tidak ada insiden apa pun dalam kericuhan tersebut.

Anggota Komisi VI DPR RI Fraksi PKB, HM. Nasim Khan saat menyaksikan pertandingan tersebut mengatakan sangat disayangkan, karena terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Padahal, ribuan penonton mensaksikan laga yang sangat sengit hingga tidak dapat ditentukan pemenangnya.

"Sebarnya kami kagum dengan pertandingan sepak bola Tarkam Kades Kilensari Cup III, sayangnya dinodai dengan hal kecil sehingga terkesan kurang baik, sehingga sulit menentukan siapa yang menjadi pemenangnya," jelas Nasim Khan.

Sebenarnya, pertandingan sepak bola U-40 antar kampung Desa Kilensari ini bisa dikatakan kelasnya cukup bagus, karena hasil juara I dan II nya tidak ditemukan.

Nasim Khan menambahkan bahwa laga tanpa pemenang ini merupakan pengalaman berharga bagi panitia, dan pemerintah desa, hingga pemerintah kecamatan. Untuk itu, kedepan panitia agar ada evaluasi supaya hal ini tidak terulang lagi.

Untuk mengantisipasi kendala teknis dan tensi pertandingan di masa mendatang, kata Nasim Khan, pihaknya menyatakan kesiapannya untuk memfasilitasi gelaran turnamen berikutnya dengan teknologi yang lebih memadai agar tidak terulang kembali peristiwa sepele seperti pertandingan kali ini.

"Insya Allah ke depan, Nasim Khan Indonesia siap memfasilitasi bila nanti diizinkan. Kita akan persiapkan monitoring, kamera, termasuk layar videotron dan video vision. Jadi, kelihatan nanti hasil apa pun yang terjadi, sehingga tidak memicu ketegangan seperti sekarang ini," tegas Nasim Khan.

Saat terjadi kisruh, Nasim juga sempat menawarkan solusi piala kembar untuk kedua tim, namun kedua pihak memilih menolak demi menjunjung tinggi harga diri kompetisi.

Nasim Khan berharap ke depan turnamen sepak bola di Desa Kilensari harus mencari pemain muda berbakat untuk melahirkan kembali bakat-bakat sepak bola unggulan dari Situbondo.

Sementara itu, Kepala Desa (Kades) Kilensari, Sugiono menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas dukungan yang diberikan oleh Nasim Khan Indonesia serta seluruh pihak yang terlibat dalam menyukseskan turnamen Tarkam Kades Kilensari Cup III Tahun 2026 tersebut.

"Terima kasih kepada Bang Nasim atas support-nya, dan terima kasih juga kepada semua yang membantu terlaksananya Tarkam walau tidak ada juara satu dan dua. Kalau diizinkan, tahun depan kami akan berkolaborasi dengan Bang Nasim terkait apa yang dikatakan tadi," kata Kades Kilensari.

Sekedar Informasi, Turnamen Kades Kilensari Cup III sebelumnya resmi dibuka pada 25 Juni 2026 oleh Kepala Desa Kilensari, Sugiono. Kegiatan tersebut digelar dalam rangka merayakan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia sekaligus mempererat tali silaturahmi. (*)

Baca Juga:
Kwarcab Pramuka Situbondo Tabur Bunga di Taman Makam Pahlawan
Baca Juga:
Madas Sedarah Situbondo Dilantik, Ini Pesan Ketua DPD Jatim