BI Malang Ajak Anak Muda Lebih Paham dan Bangga Pakai Rupiah di Tengah Pesatnya Era Cashless

Jurnalis: Lutfia Indah
Editor: Fisca Tanjung

13 Nov 2025 12:24

Thumbnail BI Malang Ajak Anak Muda Lebih Paham dan Bangga Pakai Rupiah di Tengah Pesatnya Era Cashless
Kepala BI Malang Febrina menjelaskan cinta, bangga, dan paham rupiah. (Foto: Lutfia/Ketik.com)

KETIK, MALANG

Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Malang menggelar sosialisasi Cinta, Bangga, dan Paham (CBP) Rupiah bagi para cash handler.

Kegiatan ini bertujuan untuk menjaga kualitas uang yang beredar di masyarakat agar tetap layak dan bernilai.

Kepala BI Malang, Febrina, menjelaskan bahwa masyarakat perlu mengenali karakter dan desain uang rupiah sebagai wujud rasa cinta terhadap mata uang nasional. Caranya sederhana—dengan tidak mencoret, melipat, meremas, atau membasahi uang saat digunakan.

Baca Juga:
Inflasi Kota Malang 0,34 Persen, Kenaikan Harga Komoditas Pangan Selama Lebaran jadi Pemicu

"Peserta juga dibekali pengetahuan mengenai ciri-ciri keaslian Rupiah dan langkah-langkah penanggulangan terhadap uang yang diragukan keasliannya," ujarnya, Kamis, 13 November 2025.

Sementara itu, rasa bangga terhadap rupiah bisa diwujudkan dengan menyadari bahwa rupiah adalah alat pembayaran sah sekaligus simbol kedaulatan negara.

Baca Juga:
Antisipasi Lonjakan Inflasi saat Lebaran 2026, BI Malang Desak Pemerintah Segera Gelar Operasi Pasar

Adapun makna paham rupiah, lanjut Febrina, yaitu memahami peran dan fungsi rupiah dalam perekonomian nasional agar masyarakat bisa menggunakannya dengan bijak.

"Peserta juga diberikan edukasi untuk menggunakan rupiah secara bijak dalam transaksi tunai dan non tunai. Mengutamakan pembelian produk dalam negeri guna mendukung ketahanan dan kemandirian ekonomi nasional," lanjutnya. 

Febrina menjelaskan bahwa BI Malang berkomitmen untuk konsisten dalam mengedukasi dan sosialisasi kepada masyarakat. Terlebih pertumbuhan uang rupiah fisik cenderung lebih lambat dibandingkan dengan digitalisasi. 

"Jadi digitalisasi sistem pembayaran yang naik. Terutama di retailer dan anak-anak muda sekarang yang cashless. Mereka tidak banyak bawa uang rupiah cash," ujarnya. 

Saat ini pertumbuhan ekonomi di Jawa Timur cenderung tinggi di angka 5,22 persen. Namun capaian ini dinilai sedikit lambat dibandingkan dengan triwulan 2 yang mencapai 5,23 persen. 

"Bedanya cuma 0,01 persen. Tapi sinyal bahwa di triwulan 3 itu kita masih tumbuh sangat kuat dibandingkan national wide yang 5,04 persen. Pertumbuhan ekonomi didukung export yang masih tinggi dan juga investasi yang masih berlanjut sampai dengan saat ini," tegasnya. 

Baca Sebelumnya

Jangan Keliru! Ini Perbedaan Manga, Manhwa, dan Manhua yang Wajib Kamu Tahu

Baca Selanjutnya

Air Hujan Malang Tercemar Mikroplastik: Blimbing Zona Merah, Ancaman Kanker Mengintai!

Tags:

Cinta Bangga dan Paham Rupiah rupiah BI Malang Kualitas Uang

Berita lainnya oleh Lutfia Indah

Bukti Imunisasi Lengkap untuk Syarat Pendaftaran Sekolah di Kota Malang Sedang Dikaji

14 April 2026 16:31

Bukti Imunisasi Lengkap untuk Syarat Pendaftaran Sekolah di Kota Malang Sedang Dikaji

Relokasi Pedagang Pasar Gadang Molor, Diskopindag Targetkan Tuntas Akhir April

14 April 2026 16:25

Relokasi Pedagang Pasar Gadang Molor, Diskopindag Targetkan Tuntas Akhir April

Program RT Berkelas Menuai Keluhan, Wali Kota Malang: Wajar, Kami Terus Evaluasi

14 April 2026 15:34

Program RT Berkelas Menuai Keluhan, Wali Kota Malang: Wajar, Kami Terus Evaluasi

DPRD Kota Malang Terima Banyak Keluhan Soal RT Berkelas

14 April 2026 14:57

DPRD Kota Malang Terima Banyak Keluhan Soal RT Berkelas

DPRD Kota Malang Soroti Krisis Guru dan Ribuan Anak Tidak Sekolah di LKPJ Wali Kota

13 April 2026 19:05

DPRD Kota Malang Soroti Krisis Guru dan Ribuan Anak Tidak Sekolah di LKPJ Wali Kota

Tembok Pasar Besar Retak, Wali Kota Malang Instruksikan Perbaikan Sementara

13 April 2026 17:45

Tembok Pasar Besar Retak, Wali Kota Malang Instruksikan Perbaikan Sementara

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar