Berkat DT Mart, SMAN Pilangkenceng Berhasil Ciptakan Lapangan Kerja hingga Biayai Seragam

Jurnalis: Siti Fatimah
Editor: Marno

17 Jul 2024 23:15

Headline

Thumbnail Berkat DT Mart, SMAN Pilangkenceng Berhasil Ciptakan Lapangan Kerja hingga Biayai Seragam
Cafe Mart SMAPI berdiri kokoh di bagian depan SMAN Pilangkenceng, Desa Kenongorejo, Pilangkenceng, Madiun (Foto: Fatimah/Ketik.co.id)

KETIK, MADIUN – Adanya program SMA Double Track yang digagas Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) dan Dinas Pendidikan Jawa Timur membuahkan hasil menakjubkan bagi perkembangan keterampilan wirausaha siswa SMA di Jawa Timur.

Salah satunya SMAN Pilangkenceng. Berkat hadirnya Double Track Mart (DT Mart) bernama Café Mart SMAPI, sekolah  yang terletak di ujung utara Kabupaten Madiun ini berhasil menciptakan lapangan kerja hingga membiayai seragam 15 siswa kurang mampu.

 “Kami ada program yang jaga itu dari alumni. Jadi kami pekerjakan sebanyak 2 orang, Ada juga Gerakan Orang Tua Asuh yang membiayai seragam atau keperluan sekolah siswa kurang mampu,” ungkap Nuryani, bendahara Café Mart SMAPI saat ditemui Ketik.co.id di Café Mart SMAPI, Rabu (17/7/2024).

Foto Siswi SMAN Pilangkenceng sedang melayani pembeli Cafe Mart SMAPI  (Foto: Fatimah/Ketik.co.id)Siswi SMAN Pilangkenceng sedang melayani pembeli Cafe Mart SMAPI (Foto: Fatimah/Ketik.co.id)

Baca Juga:
ITS Integrasikan Science Techno Park, Dorong Hilirisasi Riset

Program ini, terang Nuryani, berasal dari omzet yang didapat Café Mart SMAPI. Dalam sehari saja, café ini bisa mengantongi keuntungan Rp1-3 juta.

Belum lagi kalau ada momen-momen tertentu yang membuat café ini ramai. Omzet kotornya bisa mencapai Rp4 juta per hari.

“Seperti April kemarin ada Festival Ramadan. Kami mengajak anak-anak berbuka di sini dan memasarkan ke mereka. Alhamdulillah modal 6 bulan sudah bisa kembali dengan keuntungan sekitar 10 persen dari investasi awal,” jelas guru Kimia itu.

Hebatnya, periode Mei-Juli  ini omzet DT Mart SMAN Pilangkenceng menyentuh angka Rp20 juta. Dari situlah pihaknya bisa membantu kegiatan dan kebutuhan para siswa.

Baca Juga:
ITS Perkuat Ketahanan Energi Nasional Lewat Inovasi Bensin Sawit dan Teknologi EBT

“Kemarin kami sempat menyumbang pembelian bangku siswa hingga Rp 6 juta. Karena siswa kami semakin bertambah, jadi butuh bangku banyak,” sahut Yuning Dewi Afifin, Ketua Café Mart SMAPI.

Setahun lalu, café ini lahir dari semangat memasarkan produk-produk Double Track. Saat itu para guru SMAN Pilangkenceng punya keinginan sama, yaitu membangun café sendiri untuk memasarkan produk-produknya

“Modalnya pertama memang kebingungan. Karena membangun toko hanya modal semangat tentu tidak bisa jalan. Akhirnya kami berembuk untuk mengumpulkan dana,” ungkap Nuryani.

Ada sekitar 50 orang pengajar ditawarkan memberikan modal secara investasi dengan ada hitungan keuntungannya. Modal yang keluar tidak harus sama. Dengan kata lain, bapak ibu guru bisa memberikan modal berapa pun sebisanya.

Foto Bapak Ibu guru SMAN Pilangkenceng pengelola Cafe Mart SMAPI ketika ditemui Ketik.co.id (Foto: Fatimah/Ketik.co.id)Bapak Ibu guru SMAN Pilangkenceng pengelola Cafe Mart SMAPI ketika ditemui Ketik.co.id (Foto: Fatimah/Ketik.co.id)

“Waktu itu,  kami butuh sekitar Rp50 juta untuk membiayai isi tokonya. Kami sudah ada dana Rp27 juta dari koperasi siswa sebelumnya. Kemudian ada dana sisa pembangunan pagar dari komite insidental Rp59 juta. Total semua untuk pembangunan sekitar Rp90 juta,” bebernya.

Berkat semangat satu tujuan tersebut, kini Café Mart berdiri kokoh di sisi depan SMAN Pilangkenceng. Café ini tidak hanya memberikan manfaat bagi para siswa dan guru, tapi masyarakat sekitar.

“Dulu waktu masih koperasi siswa yang dijual sedikit. Sekarang sudah bervariasi. Bahkan kami memberikan kesempatan bagi UMKM sekitar untuk menitipkan daganganya di sini,”  kata Yuning pada Ketik.co.id.

Dengan hadirnya DT Mart ini, keduanya berharap semakin berkembang dan bisa menjadi pembelajaran bagi anak-anak untuk berwirausaha. Sehingga apabila setelah lulus ada siswa yang tidak lanjut kuliah, bisa membangun usaha sendiri.(*)

Baca Sebelumnya

Layanan Memuaskan, Penumpang Kereta Suite Class Compartment dan Luxury Terus Meningkat

Baca Selanjutnya

Imbas Program Double Track dan Digital Skills, Kepsek SMAN Pilangkenceng: Siswa Makin Pede dan Berprestasi

Tags:

SMAN Pilangkenceng Cafe Mart SMAPI DT Mart SMA Double Track ITS Dinas Pendidikan Jawa Timur

Berita lainnya oleh Siti Fatimah

Penuh Haru dan Khidmat, Khataman dan Imtihan Program Tahsin Metode Darussalam di Sidoarjo

6 Mei 2025 18:15

Penuh Haru dan Khidmat, Khataman dan Imtihan Program Tahsin Metode Darussalam di Sidoarjo

Segarnya Es Dung-Dung Serai, Produk Unggulan SMAN 4 Bangkalan di Expo Pendidikan Sentra IKM

4 Mei 2025 19:57

Segarnya Es Dung-Dung Serai, Produk Unggulan SMAN 4 Bangkalan di Expo Pendidikan Sentra IKM

Hadir Lagi! Kontes Swara Bintang Siap Cari Suara Dangdut untuk Bintang Muda Indonesia

27 Maret 2025 19:57

Hadir Lagi! Kontes Swara Bintang Siap Cari Suara Dangdut untuk Bintang Muda Indonesia

SMAN 1 Panarukan Gelar Festival Ramadhan, Pamerkan Produk Unggulan Buatan Siswa

27 Maret 2025 19:44

SMAN 1 Panarukan Gelar Festival Ramadhan, Pamerkan Produk Unggulan Buatan Siswa

Semakin Sengit, TOP 6 Indonesian Idol XIII Kolaborasi dengan Andi Rianto

24 Maret 2025 13:36

Semakin Sengit, TOP 6 Indonesian Idol XIII Kolaborasi dengan Andi Rianto

Suparman Reborn 4: Bomber Kehilangan Motor, Akankah Suparman Bisa Menangkap Malingnya?

24 Maret 2025 12:11

Suparman Reborn 4: Bomber Kehilangan Motor, Akankah Suparman Bisa Menangkap Malingnya?

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar