KETIK, MALANG – Setelah berjibaku selama 4 jam, kebakaran gudang pabrik rokok yang terletak di Jalan Mayjen Sungkono, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang, berhasil dipadamkan pada Jumat, 24 April 2026 malam. Saat ini, petugas berfokus melakukan pendinginan dan pembasahan.

Salah seorang petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Malang yang enggan disebutkan namanya mengatakan, sebanyak delapan unit mobil pemadam dan mobil rescue diterjunkan ke lokasi kebakaran.

"Yang turun ke lokasi hampir seluruh unit, yaitu sebanyak delapan unit mobil pemadam, termasuk mobil rescue. Kami juga mendapat bantuan suplai air berupa tiga mobil tangki dari DLH Kota Malang," ujarnya kepada Ketik.com.

Diketahui, kebakaran yang menghanguskan area gudang bahan tersebut terjadi sekitar pukul 15.50 WIB. Kobaran api dengan cepat membesar karena isi gudang berupa tumpukan kardus, filter rokok, serta etiket atau bungkus rokok.

Petugas pun bergerak melakukan pemadaman dari dua sisi, yaitu sisi selatan dan sisi utara. Meski diselimuti kepulan asap tebal, petugas terus melakukan penyemprotan hingga akhirnya api berhasil dikendalikan dan padam sekitar pukul 20.00 WIB.

Baca Juga:
Anggota Komisi A DPRD Kota Malang Sebut Kedekatan dengan Masyarakat Jadi Modal Utama Jelang Pemilu 2029

"Saat ini, kami melakukan pembasahan untuk mengantisipasi adanya titik api tersembunyi," pungkasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, gudang pabrik rokok yang terletak di Jalan Mayjen Sungkono, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang, terbakar hebat pada Jumat, 24 April 2026 sore. Kobaran api dengan cepat membesar dan membuat panik warga sekitar.

Dari informasi yang didapat Ketik.com, api dilaporkan muncul dari gudang bahan yang berisi tumpukan kardus, filter rokok, serta etiket atau bungkus rokok. Saat kejadian tersebut, gudang baru saja ditinggal pulang oleh para karyawannya.

Peristiwa kebakaran itu pertama kali diketahui oleh karyawan yang masih bekerja di gudang sebelah, yaitu gudang penyimpanan tembakau yang berada dalam satu kawasan.

Baca Juga:
Cegah Kecurangan SNBT 2026, UB Sebar Ratusan Alat Detektor di Lokasi Ujian

Karena api langsung membesar dan dikhawatirkan merambat ke rumah warga, kejadian itu pun segera dilaporkan ke Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Malang.