Berikut Asal-Usul 3 Peristiwa Penting Dalam Perayaan Waisak

Jurnalis: Shinta Miranda
Editor: Muhammad Faizin

22 Mei 2024 12:45

Thumbnail Berikut Asal-Usul 3 Peristiwa Penting Dalam Perayaan Waisak
Perayaan Waisak. (Foto: Drew Hopper Photography)

KETIK, SURABAYA – Waisak adalah salah satu hari suci paling penting dalam agama Buddha, yang dirayakan untuk memperingati tiga peristiwa besar dalam kehidupan Siddhartha Gautama, yaitu kelahiran, pencerahan, dan kematiannya.

Berikut adalah sejarah dan perkembangan perayaan Waisak:

1. Asal Usul dan Sejarah Awal:

  - Perayaan Waisak berakar dari peringatan kelahiran Buddha, yang diyakini terjadi sekitar abad ke-6 hingga ke-4 SM di wilayah Lumbini, Nepal.

Menurut tradisi, Siddhartha Gautama mencapai pencerahan di bawah pohon Bodhi di Bodh Gaya, India, dan meninggal dunia di Kushinagar, India.

Ketiga peristiwa ini dipercaya terjadi pada bulan yang sama dalam kalender lunar Buddhis, yaitu bulan Vesakha (atau Vaisakha), yang jatuh pada bulan April atau Mei dalam kalender Gregorian.

2. Penyebaran dan Pengaruh

Dengan penyebaran agama Buddha ke berbagai negara seperti Sri Lanka, Tiongkok, Korea, Jepang, Thailand, Myanmar, dan Indonesia, perayaan Waisak mulai dikenal dan dirayakan di berbagai budaya dengan variasi tradisi lokal. 

Baca Juga:
Wisatawan Serbu Kota Batu, Libur Waisak Dongkrak Okupansi Hotel hingga 80 Persen

Di Sri Lanka, Waisak dirayakan secara besar-besaran sejak diperkenalkannya agama Buddha oleh Mahinda, putra Kaisar Asoka, pada abad ke-3 SM. Di Tiongkok dan Jepang, perayaan ini dipengaruhi oleh budaya setempat dan biasanya dikenal sebagai 'Hanamatsuri' (Festival Bunga) di Jepang.

3. Modernisasi dan Perayaan Kontemporer

Pada tahun 1950, World Fellowship of Buddhists (WFB) mengadakan konferensi di Sri Lanka dan menetapkan Waisak sebagai hari perayaan universal bagi umat Buddha di seluruh dunia.

Di berbagai negara, perayaan Waisak melibatkan upacara keagamaan di vihara, meditasi, pembacaan sutra, dan kegiatan amal. Di Indonesia, perayaan Waisak secara resmi diakui sebagai hari libur nasional dan pusat perayaannya sering diadakan di Candi Borobudur, Jawa Tengah.

4. Tradisi dan Ritual

Tradisi perayaan Waisak meliputi pembersihan patung Buddha, penyalaan lampu atau lilin, pawai lentera, dan penyebaran pesan damai serta kasih sayang.

Baca Juga:
Libur Panjang, 39.442 Penumpang Padati Terminal Purabaya

Di Indonesia, tradisi terkenal adalah pelepasan lampion dan pelepasan ribuan burung sebagai simbol pembebasan dan perdamaian.

Perayaan Waisak tidak hanya menjadi momen refleksi spiritual bagi umat Buddha, tetapi juga menjadi simbol persatuan dan perdamaian di tengah keragaman budaya di berbagai negara. (*)

Baca Sebelumnya

Bupati Bandung Ingatkan Pelajar Jangan Suka Bullying Teman

Baca Selanjutnya

Sinergikan PAI dengan Learning Agility, Ahsan Hakim Sabet Gelar Doktor Pertama di SAIM

Tags:

Waisak 3 peristiwa besar Waisak buddha Siddhartha Gautama sejarah waisak asal usul waisak Hari Besar

Berita lainnya oleh Shinta Miranda

Banyaknya Keluhan Masyarakat Soal Motor Brebet, DPRD Surabaya Dorong Pertamina Tak Hanya Minta Maaf

30 Oktober 2025 15:28

Banyaknya Keluhan Masyarakat Soal Motor Brebet, DPRD Surabaya Dorong Pertamina Tak Hanya Minta Maaf

Pendidikan untuk Siapa? Petani Kedung Cowek Terancam Tergusur Demi Sekolah Rakyat

29 Oktober 2025 05:15

Pendidikan untuk Siapa? Petani Kedung Cowek Terancam Tergusur Demi Sekolah Rakyat

Makna Baru Sumpah Pemuda Menurut Yona Bagus: Gen Z Hadapi Perang Pikiran dan Inovasi

28 Oktober 2025 21:11

Makna Baru Sumpah Pemuda Menurut Yona Bagus: Gen Z Hadapi Perang Pikiran dan Inovasi

Marak Konten Mihol, Pemkot Surabaya Minta Influencer Tak Jadi Corong Iklan

28 Oktober 2025 19:05

Marak Konten Mihol, Pemkot Surabaya Minta Influencer Tak Jadi Corong Iklan

Benang Emas, Saat Mesin Jahit Mengubah Nasib Ratusan Warga MBR Surabaya

28 Oktober 2025 18:57

Benang Emas, Saat Mesin Jahit Mengubah Nasib Ratusan Warga MBR Surabaya

[FOTO] Ketika Spesialis Mall Bangun Rumah Sakit, Begini Tampilan Istimewa Siloam Hospitals Surabaya, Gak Ada Bau Obat!

27 Oktober 2025 16:00

[FOTO] Ketika Spesialis Mall Bangun Rumah Sakit, Begini Tampilan Istimewa Siloam Hospitals Surabaya, Gak Ada Bau Obat!

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar