Berikan Komitmen Lindungi PMI, DPD RI dan BP2MI Gelar Sosialisasi di Kaltara

Jurnalis: Surya Irawan
Editor: Naufal Ardiansyah

23 Jul 2024 00:56

Thumbnail Berikan Komitmen Lindungi PMI, DPD RI dan BP2MI Gelar Sosialisasi di Kaltara
Sosialiasi Penempatan dan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (PMI) bersama BP2MI pada Sabtu (20/7/2024) (Foto: Humas DPD RI)

KETIK, JAKARTA – Bentuk komitmen dalam pelindungan terhadap masyarakat Kalimantan Utara (Kaltara) yang bekerja dan akan bekerja di luar negeri, Ketua Komite III DPD RI Hasan Basri melaksanakan Sosialiasi Penempatan dan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (PMI) bersama BP2MI pada Sabtu (20/7/2024).

Hal itu dilakukannya berdasarkan hasil kesepakatan bersama antara Komite III DPD RI dengan Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) di Jakarta beberapa waktu lalu, terdapat beberapa komitmen yang sudah menjadi tanggung jawab bersama untuk menyampaikan kepada masyarakat.

"Hari ini kita melaksanakan tindak lanjut antara rapat kerja Komite III DPD RI dan BP2MI dan ini merupakan tindak lanjut yang kami lakukan untuk masyarakat dalam rangka sosialisasi untuk penempatan pekerja migran di luar negeri," tutur Hasan Basri dalam keterangannya, Senin (22/7/2024).

Lebih lanjut lelaki yang saat ini dipercayakan sebagai Dewan Pembina KADIN Kaltara ini menjelaskan, untuk  diketahui bersama banyak pekerja-pekerja Indonesia yang mendapatkan perlakuan kurang baik di luar negeri. 

Baca Juga:
Penemuan Jenazah di Bawah Jembatan Tol Wonocolo Surabaya, Tim 112 Segera Evakuasi

Berdasarkan hal tersebut sehingga kedua pihak berkomitmen agar tidak terjadi lagi hal-hal yang tidak diinginkan.

Tetapi bagi para calon PMI yang ingin bekerja di luar negeri harus mendaftarkan dirinya ke agen-agen penyalur pekerjaan resmi yang terdaftar di BP2MI.

"Hari ini kita sosialisasikan agar tidak ada lagi saudara-saudara kita yang ingin bekerja di luar negeri tidak di tempat yang ilegal," jelas Hasan Basri, Ketua PBSI Kaltara ini.
 
Ketua Persaudaraan Pemuda Etnis (PENA) Kaltara mengatakan, saat ini sudah ada tiga negara yang bekerja sama dengan BP2MI yang mengakomodasi para pekerja dari Indonesia, di antaranya ada Jepang, Jerman dan Korea Selatan.

Calon PMI tidak dipungut biaya sepeserpun (zero cost), bahkan dari tiga negara tersebut yang menyediakan segala akomodiasi administrasi dan uang saku.

Baca Juga:
MRP se-Tanah Papua Laporkan Senator Paul Vinsen Mayor ke Dewan Kehormatan DPD RI

"Kita berharap BPM2I dapat memperkuat kerja sama dan memperluas ke negara lainnya seperti negara di Eropa dan Arab. Mudah-mudahan sosialiasi ini bermanfaat khususnya kita yang berada di wilayah perbatasan Kaltara sehingga tidak terjadinya lagi perlakuan yang tidak menyenangkan bagi para PMI. Apalagi kondisi geografis kita bertetangga dengan  daerah Sabah, Tawau Malaysia," harap Ketua Jaringan Saudagar Muhammadiyah Wilayah Kaltara ini. 

Kata Sekretaris Umum Hipmi Kaltara ini, kedepannya para PMI juga akan didaftarkan BPJS Kesehatan dari pemerintah sebab para PMI salah satu penyumbang devisa terbesar.

"Penyumbang devisa di bawah migas, yang cukup besar sekitar Rp 160 triliun pertahun," ungkap Hasan Basri.

Di tempat yang sama Kepala Sub Koordinasi BP3MI Kaltara Wina Veronika Anggalo menuturkan saat ini penempatan tahun ini, pihaknya sudah menempatkan sebanyak 289 orang yang bekerja di Jerman, Papua Nugini dan negara lainnya. 

"Nantinya masyarakat bisa mendaftarkan ke agen-agen resmi. Dan pendaftaran saat ini tidak pernah lagi dilakukan secara offline, melainkan semua melalui online," jelas Wina sapaan akrabnya. (*)

Baca Sebelumnya

Peringati HBA, Kejati Jatim Perkuat Restorative Justice

Baca Selanjutnya

Mendag Dorong Petani dan Pelaku Industri Kelapa Juga Lakukan Hilirisasi

Tags:

DPD RI BP2Mi PMI

Berita lainnya oleh Surya Irawan

Ramadan 2026, BMI Salurkan Bantuan ke Ribuan Orang

14 April 2026 07:40

Ramadan 2026, BMI Salurkan Bantuan ke Ribuan Orang

Mulai Pukul 18.00 WIB, Listrik Gedung DPR Dibatasi demi Efisiensi

28 Maret 2026 10:00

Mulai Pukul 18.00 WIB, Listrik Gedung DPR Dibatasi demi Efisiensi

Setjen DPR Targetkan Hemat Rp1,5 Miliar BBM, Wacana WFH Jumat Menguat

28 Maret 2026 08:40

Setjen DPR Targetkan Hemat Rp1,5 Miliar BBM, Wacana WFH Jumat Menguat

Setjen DPR Terapkan Efisiensi Anggaran di Tengah Kenaikan Harga BBM Global

28 Maret 2026 07:36

Setjen DPR Terapkan Efisiensi Anggaran di Tengah Kenaikan Harga BBM Global

Pengrajin Difabel di Ponorogo Kembangkan Batik Ciprat Lewat Program Pemberdayaan

28 Maret 2026 07:05

Pengrajin Difabel di Ponorogo Kembangkan Batik Ciprat Lewat Program Pemberdayaan

Prabowo Kritik Program 3 Juta Rumah, Fahri Hamzah Minta Evaluasi Total

19 Maret 2026 16:31

Prabowo Kritik Program 3 Juta Rumah, Fahri Hamzah Minta Evaluasi Total

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar