Berdasar Hisab Falakiyah, Ponpes Al Falah Ploso Tetapkan 1 Syawal 1447 H Jatuh pada Jumat 20 Maret 2026

Jurnalis: Isa Anshori
Editor: Muhammad Faizin

18 Mar 2026 19:30

Thumbnail Berdasar Hisab Falakiyah, Ponpes Al Falah Ploso Tetapkan 1 Syawal 1447 H Jatuh pada Jumat 20 Maret 2026
Ilustrasi pantauan Hilal di Kediri. (foto : Aan for Ketik.com)

KETIK, KEDIRI – Pondok Pesantren Al Falah Ploso, Kabupaten Kediri, Jawa Timur menetapkan tanggal 1 Syawal 1447 Hijriah jatuh pada Jumat, 20 Maret 2026. Penetapan tersebut didasarkan pada hasil perhitungan ilmu falakiyah yang dilakukan oleh lajnah falakiyah internal pondok.

Pengumuman itu disampaikan oleh anggota dewan Mufattisy sekaligus penasihat Ponpes Al Falah, KH Ma’sum Aly dalam sebuah video yang beredar luas di media sosial.

"Berdasarkan hasil penghitungan lajnah falakiyah Pondok Pesantren Al-Falah Ploso Kediri, untuk awal bulan Syawal 1447 Hijriah jatuh pada hari Jumat Legi tanggal 20 Maret 2026 Masehi," kata Kiai Ma'sum dalam video tersebut.

Ia menjelaskan, keputusan tersebut mengacu pada hasil perhitungan posisi hilal yang telah memenuhi kriteria secara astronomis. Dalam hitungan falakiyah, tinggi hilal tercatat mencapai 11 derajat 57 daqiqah, yang dinilai cukup sebagai penanda masuknya bulan baru.

Baca Juga:
Perluas Gerakan, IKAPMII Kediri Raya Kukuhkan 29 PAC di Seluruh Wilayah

Selain itu, saat matahari terbenam pada Kamis, 19 Maret 2026, posisi hilal juga telah berada di atas ufuk dengan ketinggian sekitar 5 derajat 12 menit.

"Dengan posisi hilal yang sudah positif dan cukup tinggi, maka malam tersebut sudah masuk tanggal 1 Syawal, sehingga keesokan harinya ditetapkan sebagai Hari Raya Idulfitri," imbuhnya.

Penentuan ini juga diperkuat dengan momen ijtimak atau konjungsi bulan yang terjadi pada Kamis, 19 Maret 2026 pukul 07.17 WIB, yang menjadi salah satu indikator penting dalam penanggalan hijriah.

Sementara itu, salah satu pengajar Ponpes Al Falah Ploso, Muhammad Mahsus atau Gus Mahsus, menyampaikan bahwa sistem kalender falakiyah yang digunakan telah lama disusun oleh pihak pondok.

Baca Juga:
KONI Kediri Bidik Lima Besar Porprov Jatim 2027, Siapkan Strategi Pembinaan hingga Regulasi Atlet

Kalender tersebut, lanjutnya, dibuat untuk membantu santri dan alumni dalam mengetahui penanggalan hijriah tanpa harus selalu melakukan konfirmasi langsung ke pondok.

"Ini bukan penetapan untuk umum, tetapi lebih ke pemberitahuan bagi komunitas internal pondok dan alumni," ungkapnya.

Ia menegaskan bahwa Ponpes Al Falah tidak mengambil alih kewenangan pemerintah dalam menetapkan hari besar keagamaan secara nasional.

Metode yang digunakan mengacu pada kitab-kitab falak klasik seperti Sulaiman al-Ihran, Durrani dan Bimaris yang menjadi rujukan dalam menghitung posisi hilal.

Perbedaan metode dengan pemerintah memungkinkan adanya perbedaan dalam penentuan awal bulan hijriah, termasuk Idulfitri.

Meski demikian, pihak pondok menegaskan bahwa penetapan ini tidak bersifat mengikat masyarakat luas dan hanya menjadi pedoman bagi internal pesantren dalam menjalankan ibadah.

"Dahulu setiap menjelang hari raya, pondok selalu menerima banyak telepon dari masyarakat dan alumni yang menanyakan kapan pelaksanaan Idulfitri. Untuk meminimalisir hal itu akhirnya dibuatkan kalender sebagai pedoman," jelasnya. 

Di sisi lain, Kementerian Agama Kabupaten Kediri dijadwalkan akan melakukan pemantauan hilal di Gedung MAN 3 Kediri pada Kamis, 19 Maret 2026 untuk menentukan awal Syawal secara resmi. (*) 

Baca Sebelumnya

Patihan Gaya Bebas Bagikan 300 Takjil di Madiun, Tebar Kepedulian di Penghujung Ramadan

Baca Selanjutnya

PKB Trenggalek Gelar 'Megengan Akbar dan Kirim Doa' Bersama Rais Syuriah NU

Tags:

kediri al Falah Ploso lebaran Ponpes Kediri

Berita lainnya oleh Isa Anshori

Perluas Gerakan, IKAPMII Kediri Raya Kukuhkan 29 PAC di Seluruh Wilayah

12 April 2026 18:54

Perluas Gerakan, IKAPMII Kediri Raya Kukuhkan 29 PAC di Seluruh Wilayah

KONI Kediri Bidik Lima Besar Porprov Jatim 2027, Siapkan Strategi Pembinaan hingga Regulasi Atlet

12 April 2026 16:47

KONI Kediri Bidik Lima Besar Porprov Jatim 2027, Siapkan Strategi Pembinaan hingga Regulasi Atlet

Bupati Kediri Mas Dhito Tekankan Pentingnya Profesionalitas Pengelolaan KDKMP Supaya Bertahan

7 April 2026 14:52

Bupati Kediri Mas Dhito Tekankan Pentingnya Profesionalitas Pengelolaan KDKMP Supaya Bertahan

Dandim Kediri Sowan ke Ponpes Wali Barokah, Perkuat Semangat Bela Negara Kalangan Santri

6 April 2026 15:25

Dandim Kediri Sowan ke Ponpes Wali Barokah, Perkuat Semangat Bela Negara Kalangan Santri

Tasyakuran Hari Jadi ke-1222 Kabupaten Kediri, Bupati Mas Dhito Harap Ayem Tentrem

4 April 2026 20:14

Tasyakuran Hari Jadi ke-1222 Kabupaten Kediri, Bupati Mas Dhito Harap Ayem Tentrem

Lantik 156 PNS, Bupati Kediri Mas Dhito Ingatkan Profesionalisme dan Larang Salahgunakan Wewenang

2 April 2026 19:22

Lantik 156 PNS, Bupati Kediri Mas Dhito Ingatkan Profesionalisme dan Larang Salahgunakan Wewenang

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar