Berdalih Membela Diri, Pemuda Tusuk Warga Perguruan Silat hingga Tewas di Kota Malang

Jurnalis: Lutfia Indah
Editor: T. Rahmat

4 Jul 2025 22:46

Thumbnail Berdalih Membela Diri, Pemuda Tusuk Warga Perguruan Silat hingga Tewas di Kota Malang
Polresta Malang Kota menunjukkan barang bukti peristiwa penusukan warga perguruan silat di Kota Malang. (Foto: Lutfia/Ketik)

KETIK, MALANG – FR (24) harus diamankan oleh Polresta Malang Kota akibat tindakan penusukan terhadap salah satu warga perguruan silat yang konvoi di Kota Malang, Jumat 4 Juli 2025 dini hari. Ia berdalih melakukan penusukan di bagian dada korban sebagai upaya membela diri.

Peristiwa yang terjadi di Jalan Raden Panji Suroso, Kecamatan Blimbing itu bermula ketika FR bersama 3 temannya sedang makan nasi goreng. Ia merasa geram dengan aksi konvoi yang dilakukan oleh rombongan warga perguruan silat. 

Lalu terjadilah adu mulut yang berujung pada aksi penusukan. Kuasa hukum FR, Dimas Juardiman menjelaskan penusukan dilakukan spontan untuk membela diri pasca dikeroyok.

“Awalnya dia sedang makan di depan sebuah toko dekat Perumahan Araya. Setelah konvoi lewat dan bleyer motor, klien saya berdiri dan berteriak. Salah satu anggota konvoi langsung memukulnya,” ujar Dimas, Jumat 4 Juli 2025.

Baca Juga:
Plastik dari Singkong Ini Bisa Dimakan, Karya Lulusan Terbaik ITN Malang

Anggota yang ikut konvoi turut mengeroyok FR serta melempari batu ke arahnya. Barulah kemudian sebuah pisau diambil dari dalam tasnya. 

“Dia tidak berniat menyerang. Pisau itu memang dibawanya setiap malam karena trauma pernah hampir dibegal,” belanya.

Ia mengakui bahwa saat kejadian, FR dalam pengaruh minuman keras. Hal tersebut juga dikonfirmasi oleh Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Nanang Haryono.

"Pelaku membawa pisau di dalam tas, dalam kondisi terpengaruh miras. Ini murni tindakan kriminal karena tersulut emosi,” ucapnya.

Baca Juga:
Relokasi Pedagang Pasar Gadang Molor, Diskopindag Targetkan Tuntas Akhir April

Diketahui bahwa korban merupakan MAS (18), warga Blitar yang terkena luka tusuk pada dada sebelah kiri. Terdapat 2 korban lain yang mengalami luka akibat senjata tajam. Kedua korban tengah dirawat di RSSA Malang.

Nanang menyebut pelaku sempat berusaha melarikan diri dalam kondisi terluka. Setelah membuang senjata tajam, ia mencoba bersembunyi hingga berhasil diringkus dalam 4 jam pencarian.

"Barang bukti kita cari di TKP dan juga ditemukan di mobil dinas koperasi. Pisau yang digunakan pelaku ternyata dibawa di dalam tasnya," tambahnya.

Akibat kejadian tersebut, pelaku dijerat Pasal 351 ayat 3 subsider ayat 2 KUHP tentang penganiayaan yang menyebabkan korban meninggal dunia dan luka berat. Ia mendapatkan ancaman maksimal 7 tahun penjara. 

"Kita sudah lakukan penyekatan di sejumlah titik dan mengimbau untuk kembali. Tapi di jalan, euforianya memang sulit dikendalikan karena jumlah massa sangat banyak," tutupnya. (*)

Baca Sebelumnya

Gramedia Rilis Buku Baru "Anti Cerai Pasangan Kepala Daerah" Karya Kiagus Firdaus, Kada-Wakada Wajib Baca!

Baca Selanjutnya

Gaji ke-13 Cair, Ribuan ASN Nagan Raya Terima Dana Rp 21 Miliar

Tags:

penusukan Konvoi Perguruan Silat Kota Malang Perguruan silat Adu mulut Membela Diri Pelaku Penusukan

Berita lainnya oleh Lutfia Indah

Bukti Imunisasi Lengkap untuk Syarat Pendaftaran Sekolah di Kota Malang Sedang Dikaji

14 April 2026 16:31

Bukti Imunisasi Lengkap untuk Syarat Pendaftaran Sekolah di Kota Malang Sedang Dikaji

Relokasi Pedagang Pasar Gadang Molor, Diskopindag Targetkan Tuntas Akhir April

14 April 2026 16:25

Relokasi Pedagang Pasar Gadang Molor, Diskopindag Targetkan Tuntas Akhir April

Program RT Berkelas Menuai Keluhan, Wali Kota Malang: Wajar, Kami Terus Evaluasi

14 April 2026 15:34

Program RT Berkelas Menuai Keluhan, Wali Kota Malang: Wajar, Kami Terus Evaluasi

DPRD Kota Malang Terima Banyak Keluhan Soal RT Berkelas

14 April 2026 14:57

DPRD Kota Malang Terima Banyak Keluhan Soal RT Berkelas

DPRD Kota Malang Soroti Krisis Guru dan Ribuan Anak Tidak Sekolah di LKPJ Wali Kota

13 April 2026 19:05

DPRD Kota Malang Soroti Krisis Guru dan Ribuan Anak Tidak Sekolah di LKPJ Wali Kota

Tembok Pasar Besar Retak, Wali Kota Malang Instruksikan Perbaikan Sementara

13 April 2026 17:45

Tembok Pasar Besar Retak, Wali Kota Malang Instruksikan Perbaikan Sementara

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar