Berani! Belum Genap Setahun Menjabat, Kajari Sungai Penuh Sita Rp5 Miliar

Jurnalis: Almi Raisyah
Editor: Moana

22 Mar 2023 08:45

Headline

Thumbnail Berani! Belum Genap Setahun Menjabat, Kajari Sungai Penuh Sita Rp5 Miliar
Kajari Sungai Penuh Antonius Despinola, saat melakukan press release dan sejumlah uang sitaan, Rabu (22/3/2023).(Dok.Kejari) 

KETIK, JAMBI – Kejaksaan Negeri (Kejari) Sungai Penuh menyita uang berjumlah Rp5 miliar lebih terkait kasus tunjangan rumah dinas DPRD Kerinci tahun 2017-2021.

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Sungai Penuh, Antonius Despinola, SH.MH saat konferensi pers menyampaikan bahwa uang sejumlah Rp5 miliar lebih itu merupakan kelebihan bayar terkait tunjangan Rumah Dinas (Rumdis) DPRD Kerinci tahun 2017-2021 yang dikembalikan oleh dewan.

"Kami melakukan penyitaan terhadap uang sejumlah Rp5.027.802.069. Uang ini merupakan pengembalian atau penyelamatan keuangan kerugian negara, yang merupakan kelebihan bayar sebagaimana penghitungan BPKP sebagai ahli penghitungan kerugian negara," jelas Kajari, Rabu (22/3/2023). 

Kajari Antonius mengungkapkan, bahwa tindakan ini dilakukan dalam rangka penyelesaian perkara sesuai amanat pimpinan. 

Baca Juga:
Di Akhir Masa Jabatan, Kajari Sungai Penuh Tetap Gaspol Cegah Kerugian Negara

"Kami tidak hanya melakukan penindakan terhadap pelakunya, tapi juga penyelamatan kerugian negara. Alhamdulillah, pada hari ini kami mampu melakukan penyelamatan kerugian negara," jelas Kajari Sungai Penuh kepada awak media. 

Uang tunjangan Rumdis tersebut dikembalikan oleh Anggota DPRD Kerinci periode 2017-2021. Kajari Antonius mengatakan, uang itu sudah dihitung langsung oleh Bank BRI menggunakan mesin penghitung dan disimpan di BRI dan dikembalikan ke kas negara. Namun, nantinya tetap akan menjadi barang bukti saat persidangan. 

Sementara ditanya apakah ada tersangka baru dalam kasus ini, Kajari mengatakan akan melihat perkembangan fakta dalam persidangan.

"Untuk saat ini belum ada tersangka baru. Kita tak bisa bicara berandai-andai, nanti kita lihat di fakta persidangan, dan kelanjutannya lagi," jelas Kajari Sungai Penuh Antonius Despinola.(*)

Baca Juga:
Pejabat BRI Kayu Aro Kembali Ditetapkan Tersangka Terkait Korupsi Penyalahgunaan Kas Rp8,7 M

Baca Sebelumnya

Ada Masalah Keluarga, Mama Muda dan Anaknya Hendak Loncat dari Jembatan Rolag

Baca Selanjutnya

Ono Surono: Jawa Barat Tolak Kedatangan Timnas Bola Israel

Tags:

Kajari Sungai Penuh Antonius Despinola Kejari Sungai Penuh DPRD Kerinci Tunjangan Rumah Dinas

Berita lainnya oleh Almi Raisyah

Raih IKM 80,43, Dinsos Pagar Alam Berkomitmen Perbaiki Pelayanan

31 Mei 2024 10:22

Raih IKM 80,43, Dinsos Pagar Alam Berkomitmen Perbaiki Pelayanan

Pasangan Bunda Hepy dan Efsi Nyatakan Siap Tarung di Pilkada Pagaralam 2024

28 Mei 2024 08:16

Pasangan Bunda Hepy dan Efsi Nyatakan Siap Tarung di Pilkada Pagaralam 2024

Gunung Api Dempo Erupsi, Warga Diimbau Tetap Tenang

27 Mei 2024 11:22

Gunung Api Dempo Erupsi, Warga Diimbau Tetap Tenang

Distribusi LPG 3 Kg di Pagaralam Lancar, Mei 2 Kali Penambahan Capai 15.120 Tabung

25 Mei 2024 12:23

Distribusi LPG 3 Kg di Pagaralam Lancar, Mei 2 Kali Penambahan Capai 15.120 Tabung

Ini Hasil RDP Terkait Kelangkaan LPG 3 Kg yang Digelar Komisi II DPRD Pagar Alam

21 Mei 2024 09:15

Ini Hasil RDP Terkait Kelangkaan LPG 3 Kg yang Digelar Komisi II DPRD Pagar Alam

Gandeng Baznas, Program RTLH Pagar Alam Capai 15 Unit

19 Mei 2024 09:27

Gandeng Baznas, Program RTLH Pagar Alam Capai 15 Unit

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Resmi! Pesona Gondanglegi 2026 di Kabupaten Malang Ditiadakan

Resmi! Pesona Gondanglegi 2026 di Kabupaten Malang Ditiadakan

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Penyegelan Pabrik Ayam di Jombang, Aktivis: Penindakan Harus Berlaku Sama, Jangan Ada Kepentingan Bisnis

Penyegelan Pabrik Ayam di Jombang, Aktivis: Penindakan Harus Berlaku Sama, Jangan Ada Kepentingan Bisnis

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Begini Nasib Relawan SPPG Kebondalem Pacitan Usai Program MBG Disuspend

Begini Nasib Relawan SPPG Kebondalem Pacitan Usai Program MBG Disuspend