KETIK, SUMENEP – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Wiraraja (Unija) menggelar Workshop Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) bidang Kewirausahaan pada Sabtu, 2 Mei 2026.
Kegiatan yang berlangsung di Graha 1 kampus tersebut diikuti mahasiswa lintas program studi.
Workshop ini menjadi salah satu upaya kampus dalam mendorong tumbuhnya semangat inovasi, kreativitas, serta jiwa kewirausahaan di kalangan mahasiswa.
Presiden Mahasiswa Unija, Ibnu Al Jazary, mengatakan kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen BEM untuk menyiapkan mahasiswa agar mampu bersaing dalam ajang PKM sekaligus menghadapi dinamika dunia usaha dan industri.
Ia menjelaskan, melalui workshop tersebut mahasiswa tidak hanya dibekali teori, tetapi juga diarahkan untuk mampu mengolah ide kreatif menjadi program yang memiliki nilai dan daya saing.
Baca Juga:
GEN Probet Tournament Digelar di Sumenep, Buka Jalan Atlet Billiard Muda BerprestasiMenurutnya, PKM bukan semata ajang perlombaan, melainkan sarana pembelajaran dalam membentuk karakter mahasiswa yang mandiri dan inovatif.
“Harapannya, mahasiswa bisa lebih siap mengembangkan gagasan menjadi sesuatu yang nyata dan berdampak. PKM ini juga menjadi ruang latihan untuk membangun mental kewirausahaan,” ujarnya.
Dalam kegiatan tersebut, hadir Muhammad Romli, Ketua Generasi Emas Nusantara (GEN) sekaligus Komisaris PT Sumekar (Perseroda), sebagai narasumber.
Ia membagikan pandangannya terkait pentingnya pola pikir positif dan lingkungan yang mendukung dalam meraih kesuksesan.
Baca Juga:
Arum Sabil Kembali Terpilih Pimpin Pramuka Jatim, Tokoh Muda GEN Beri Selamat dan Dorong SinergiRomli menilai, keberhasilan tidak hanya ditentukan oleh kecerdasan akademik, tetapi juga oleh cara seseorang memandang tantangan dan membangun relasi sosial yang sehat.
Menurutnya, sikap optimistis menjadi kunci utama dalam melangkah.
Selain itu, lingkungan pergaulan yang saling mendukung juga berperan besar dalam membentuk cara berpikir, mengambil keputusan, hingga menentukan arah masa depan.
“Kalau berada di lingkungan yang positif, itu akan menjadi energi besar untuk terus berkembang dan mengejar tujuan yang lebih tinggi,” katanya.
Sementara itu, dosen Unija, Baqir, menekankan pentingnya keberanian dalam mengeksekusi ide. Ia menyebut, gagasan yang baik tidak akan berarti tanpa tindakan nyata.
Ia mengingatkan mahasiswa untuk tidak hanya berhenti pada tahap perencanaan, tetapi juga berani mencoba dan konsisten menjalankan ide yang dimiliki.
Proses, termasuk kegagalan, menurutnya merupakan bagian penting dalam mencapai keberhasilan.
“Mahasiswa punya peluang besar untuk berkembang. Kuncinya ada pada kemauan untuk bergerak, belajar dari pengalaman, dan tidak takut gagal,” jelasnya.
Melalui kegiatan ini, BEM Universitas Wiraraja berharap mahasiswa mampu menghasilkan proposal PKM yang berkualitas sekaligus berkembang menjadi generasi yang kreatif, adaptif, dan siap menciptakan peluang di tengah perubahan zaman.(*)