Belum Lama Dirilis, AI Video Sora 2 Tuai Berbagai Kontroversi

Jurnalis: Nazheef Thareq
Editor: Fisca Tanjung

14 Okt 2025 06:00

Thumbnail Belum Lama Dirilis, AI Video Sora 2 Tuai Berbagai Kontroversi
Ilustrasi Kontroversi Mengenai AI (foto: unsplash)

KETIK, SURABAYA – Aplikasi video AI terbaru dari OpenAI, Sora 2, langsung menjadi sorotan tajam tak lama setelah diluncurkan. Di balik popularitasnya yang meroket, aplikasi ini memicu perdebatan serius mengenai pelanggaran hak cipta massal dan potensi bahaya dari teknologinya yang sangat realistis.

Pusat kontroversi ini adalah maraknya video buatan pengguna yang menampilkan karakter-karakter ikonik tanpa izin. Tokoh dari waralaba terkenal seperti SpongeBob SquarePants, Pokémon, dan The Simpsons banyak bermunculan dalam konten yang dibuat dan dibagikan melalui aplikasi tersebut.

Bahkan, salah satu video yang menjadi viral seolah-olah menampilkan CEO OpenAI sendiri bersama karakter Pokémon, dengan dialog yang menyiratkan kesadaran atas potensi masalah hukum. Berbagai video parodi lain yang melibatkan karakter terkenal juga terbukti sangat mudah dibuat dan disebarkan oleh pengguna.

Kalangan pakar hukum menilai bahwa praktik ini membuka OpenAI pada risiko gugatan hukum yang sangat besar. Mereka berpendapat bahwa penggunaan karakter yang dilindungi undang-undang tanpa izin merupakan pelanggaran hak cipta yang dapat merusak citra merek aslinya.

Baca Juga:
Teknologi Ubah Tradisi Ucapan Lebaran, Media Sosial Ambil Alih Peran

Kekhawatiran publik tidak hanya terbatas pada masalah hak cipta, namun juga meluas pada bahaya penyalahgunaan teknologi ini. Kemampuannya menghasilkan video yang sulit dibedakan dari kenyataan membuka celah untuk pembuatan hoaks, penipuan, hingga konten kriminal yang meyakinkan.

Reputasi seseorang, terutama figur publik, menjadi sangat rentan dengan adanya teknologi ini. Sangat mungkin untuk membuat video palsu yang menampilkan seseorang mengatakan atau melakukan hal yang tidak pernah terjadi, yang dapat menyebabkan kerusakan besar.

Menanggapi kritik yang muncul, pihak OpenAI menyatakan komitmennya untuk bekerja sama dengan para pemilik hak cipta. Perusahaan telah menyediakan sistem pelaporan pelanggaran dan memperkenalkan fitur keamanan "Cameos" untuk melindungi kemiripan digital wajah dan suara pengguna.

Peluncuran Sora 2 pada akhirnya menjadi sebuah pertaruhan besar, sekaligus menyoroti dilema utama dalam industri AI. Inovasi teknologi yang pesat kini dihadapkan pada tantangan serius terkait hukum kekayaan intelektual dan tanggung jawab atas keamanan digital masyarakat. (*)

Baca Juga:
Kemajuan Teknologi Permudah Silaturahmi Saat Idul Fitri

Baca Sebelumnya

Geger Lumajang! Terduga Pencuri Hewan Tewas Saat Ditangani Polisi, Warga Geruduk Mapolres

Baca Selanjutnya

Dari Barak ke Dapur: Danramil Dlingo Pastikan 1.027 Porsi MBG Aman untuk Anak Sekolah

Tags:

AI Kontroversi teknologi Hak Cipta

Berita lainnya oleh Nazheef Thareq

OpenAI Rilis Sora 2, Model AI Video yang Lebih Realistis dan Aplikasi Sosial Interaktif

7 Oktober 2025 18:35

OpenAI Rilis Sora 2, Model AI Video yang Lebih Realistis dan Aplikasi Sosial Interaktif

Bangkit dari Warteg Bangkrut, Karomah Jadi Andalan Mahasiswa UNESA

7 Oktober 2025 07:00

Bangkit dari Warteg Bangkrut, Karomah Jadi Andalan Mahasiswa UNESA

Sering Diabaikan, 8 Kebiasaan Ini Bikin Laptop Awet dan Tidak Lemot

3 Oktober 2025 06:00

Sering Diabaikan, 8 Kebiasaan Ini Bikin Laptop Awet dan Tidak Lemot

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar