Beli Perumahan Subsidi di Green View Bondowoso, Warga Keluhkan Belum Dibangun hingga 4 Tahun

Jurnalis: Ari Pangistu
Editor: M. Rifat

13 Jan 2024 15:05

Thumbnail Beli Perumahan Subsidi di Green View Bondowoso, Warga Keluhkan Belum Dibangun hingga 4 Tahun
Abdul Kadir Jaelani, saat menunjukkan surat-surat pengurusan perumahan di Green View Bondowoso (Foto: Ari/Ketik.co.id)

KETIK, BONDOWOSO – Sejumlah warga Kelurahan Sekarputih, Kecamatan Tegalampel mengaku telah diberi janji bodong hingga empat tahun terakhir oleh pengembang perumahan bersubsidi Green View Bondowoso.

Pasalnya, dua unit perumahan yang telah dibeli secara cash sekitar Rp 100 juta tak kunjung dibangun. Padahal sudah empat tahun lamanya.

Abdul Kadir Jaelani, seorang warga Kelurahan Sekarputih mengatakan, ada empat orang (salah satunya ia sendiri, red) yang diberi janji palsu. Setiap kali menagih pada pengembang, pihaknya selalu pulang dengan janji-janji.

Bahkan, terakhir pada Jum'at (12/1/2024) kemarin dirinya mendapatkan perilaku intimidasi di rumahnya dengan ancaman akan dihilangkan jika tak berhenti meminta janji pembangunan rumah tersebut.

Baca Juga:
Warga Bandelan Bondowoso Geger, Temukan Jenazah Bayi Perempuan dalam Kresek Hitam

"Nunggu gitu, alasannya mau koordinasi dengan pimpinan. Sudah empat tahun begitu terus," ujarnya.

Kadir menjelaskan, kejadian ini berawal di tahun 2020 saat dirinya dan ketiga warga Sekarputih lainnya menjual tanah sawahnya seluas 4.000 meter persegi pada pengembang seharga total Rp 600 juta.

Kemudian, pihak pengembang menyebut bahwa warga yang tanahnya dibeli akan mendapatkan promo pembelian perumahan dua unit dengan cukup membayar Rp 100 juta. Tergiur, Kadir dan ketiga warga lainnya akhirnya membeli perumahan tersebut.

Miliknya sendiri berada di blok C06 dan C07 dengan luas masing-masing 600 meter2. Namun, sialnya hingga saat ini rumah tersebut tak kunjung dibangun. Padahal rumah lainnya sudah banyak yang dibangun, bahkan sudah memasuki tahap dua dan tiga.

Baca Juga:
Atap Gedung GKJW Bondowoso Ambruk Diterjang Hujan Lebat, Bupati Hamid Tinjau Lokasi

"Pengembang memberi promo, yang punya sawah yang dibeli, itu dapat promo dua unit rumah seharga Rp 100 juta. Bukan DP, itu cash," katanya.

Menurut Kadir, pihaknya merasa dirugikan dengan tindakan ini. Karena, jika sudah dibangun seharusnya rumah tersebut sudah bisa ditempati. Atau, jika telah dibuat bisnis mungkin sudah bisa menghasilkan sejumlah uang.

"Yang rugi, uang saya sudah mengendap berapa itu. Sertifikat ini saja baru keluar sekitar bebrapa hari lalu. Itu pun karena kami desak," terangnya.

Pria yang merupakan petani ini memberi waktu hingga akhir bulan ini agar pembangunan perumahannya segera dilakukan. Jika tidak pihaknya akan mengambil langkah hukum. 

"Kalau memang tidak ada etikat baik ya saya laporkan," ujarnya.

Sementara itu, pria yang akrab dikenal dengan nama Osama, salah seorang pekerja di pengembang saat dihubungi, mengaku, kurang tahu terkait konfirmasi hal tersebut.

"Saya kan cuma penyampai saja ke kantor. Menunggu konfirmasi dari kantor pembangunannya," pungkasnya.(*)

Baca Sebelumnya

Warga Cokrokembang Pacitan Gelar Audiensi, Tuntut Tutup PT GLI dan Rehabilitasi Lingkungan

Baca Selanjutnya

Cegah Balap Liar, Pemkab Malang Fasilitasi Street Race di Stadion Kanjuruhan

Tags:

Bondowoso #PerumahanSubsidiBondowoso

Berita lainnya oleh Ari Pangistu

Kirab Maskot Pilkada Serentak Jawa Timur Tiba di Bondowoso

19 September 2024 16:47

Kirab Maskot Pilkada Serentak Jawa Timur Tiba di Bondowoso

Data Lansia Diduga Dicuri untuk Kredit Fiktif di Bondowoso, Korban Geruduk Kejaksaan

19 September 2024 14:49

Data Lansia Diduga Dicuri untuk Kredit Fiktif di Bondowoso, Korban Geruduk Kejaksaan

KPU Bondowoso Tetapkan DPT Pilkada Sebanyak 601.133, Pemilih Perempuan Lebih Banyak

19 September 2024 09:01

KPU Bondowoso Tetapkan DPT Pilkada Sebanyak 601.133, Pemilih Perempuan Lebih Banyak

Jumlah Pemilih Pemula Pilkada Bondowoso Capai 1.900an, Dispendukcapil Jemput Bola Perekaman E-KTP

19 September 2024 07:33

Jumlah Pemilih Pemula Pilkada Bondowoso Capai 1.900an, Dispendukcapil Jemput Bola Perekaman E-KTP

KPU Bondowoso Buka Rekrutmen 8 Ribuan Petugas KPPS Pilkada 2024

18 September 2024 15:00

KPU Bondowoso Buka Rekrutmen 8 Ribuan Petugas KPPS Pilkada 2024

Diduga Panen Alpukat Tetangga Satu Karung, Warga Sukosari Lor Dipolisikan

17 September 2024 20:05

Diduga Panen Alpukat Tetangga Satu Karung, Warga Sukosari Lor Dipolisikan

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar