Belasan Mufti Perak Malaysia Pelajari Tarekat di JATMAN PWNU Jatim

Jurnalis: Martudji
Editor: Aziz Mahrizal

22 Nov 2025 19:35

Thumbnail Belasan Mufti Perak Malaysia Pelajari Tarekat di JATMAN PWNU Jatim
Mufti Kerajaan Perak, Malaysia, belajar tarekat ke JATMAN PWNU Jatim di Surabaya, Sabtu, 22 November 2025. (Foto: Humas PWNU Jatim)

KETIK, SURABAYA – Belasan mufti atau pemberi fatwa dari Kerajaan Perak, Malaysia, melakukan kunjungan studi dan pertukaran pengalaman mengenai tarekat (thariqah) kepada Idarah Wustha, Jam'iyyah Ahlith Thariqah al-Mu'tabarah an-Nahdliyah (JATMAN) Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur di Surabaya pada Sabtu, 22 November 2025.

Delegasi mufti dari Perak, Malaysia, dipimpin oleh Dato' Sri Haji Wan Zahidi bin Wan Teh dan diterima langsung oleh jajaran pengurus PWNU dan JATMAN Jatim. Pertemuan tersebut dihadiri antara lain oleh DR KH Romdlon Chotib (Wakil Rais Syuriyah PWNU Jatim), Prof Dr HM Noor Harisudin (Wakil Sekretaris Tanfidziyah PWNU Jatim), KH Muhsin Nurhadi (Rais Mustasyar JATMAN Jatim), dan DR KH Mustofa Badri MA (Mudir JATMAN Jatim).

Dalam sambutan pengantar, Dato' Sri Haji Wan Zahidi bin Wan Teh menyampaikan terima kasih atas sambutan hangat dan penuh keakraban dari pengurus PWNU Jatim.

"NU itu sama dengan Islam di Malaysia yang berpaham Aswaja (Ahlus Sunnah wal Jamaah), karena itu kami ingin bertukar pengalaman," katanya.

Baca Juga:
PWNU Jatim Usulkan Pelembagaan Aswaja Center Jelang Muktamar Ke-35 NU

Seorang anggota delegasi mufti Malaysia kemudian memperjelas bahwa tujuan pertukaran pengalaman tersebut terkait dengan rencana mereka untuk memasukkan paham Aswaja dengan ajaran Tarekat atau Tasawufnya agar diakui negara dalam undang-undang. Hal ini menjadi penting mengingat maraknya paham Wahabi yang dinilai kerap mengkafirkan pihak lain.

Mudir JATMAN Jatim, DR KH Mustofa Badri MA, menyambut baik kunjungan tersebut. Ia menyatakan terharu dengan lawatan mahabbah dari mufti Perak-Malaysia yang dianggap sangat lembut dan sejalan dengan paham NU dan ajaran tarekat JATMAN, yang menekankan mahabbah (cinta) dan sikap tidak mudah mengkafirkan.

"Saya merasa terharu dengan lawatan mahabbah yang didasari kecintaan itu. NU sendiri lahir dari cinta melalui Komite Hijaz yang memprotes Wahabi yang merusak khazanah lama, seperti makam Nabi dan mengkafirkan. Setelah Komite Hijaz sukses itu, maka ulama merasa perlu mempertahankan Aswaja dengan mendirikan NU," kata Mustofa Badri.

Ia menekankan pentingnya kerja sama antara Malaysia dan Indonesia untuk menyelamatkan masyarakat dari ajaran Wahabi yang mudah menyesatkan dan mengkafirkan.

Baca Juga:
Muslimat NU Serukan Dunia Tanpa Perang, Khofifah dan Arifah Saksikan Deklarasi 9 Tuntutan ke PBB

"NU sendiri bertujuan untuk menjaga agama, menjaga negara, dan menjaga umat dengan dakwah," katanya.

Terkait JATMAN, KH Mustofa Badri menjelaskan bahwa JATMAN adalah salah satu "jalan dakwah" yang didirikan pada tahun 1957. Organisasi ini mencatat ada 44 tarekat yang terseleksi mu'tabarah (diakui sanadnya), namun di Jawa Timur hanya ada tujuh tarekat yang memiliki jumlah jamaah besar.

"Soal seleksi itu ditangani mursyid yang menelusuri sanad dari guru ke guru hingga ke Rasulullah. Itu mursyid yang menyeleksi dan seleksi ulang akan dilakukan pada munas dan halaqoh mendatang, jadi kultural saja, kalau Malaysia mau formal (seleksi negara), ya bisa. Kalau ada imam thariqah mengaku Imam Mahdi, pun ada di Indonesia," katanya.

Wakil Rais Syuriyah PWNU Jatim, DR KH Romdlon Chotib, mengapresiasi tinggi kunjungan mufti Malaysia ini.

"Lawatan yang tepat, karena NU di Jatim itu barometer di Indonesia, jadi JATMAN Jatim juga barometer. Thariqah itu lebih tinggi dalam grade atau kalau salat itu khusyuk, sedang NU lebih ke aksi sosial," katanya. (*)

Baca Sebelumnya

Taufik Zainal Abidin Secara Resmi Buka Rakorpem Bulan November 2025

Baca Selanjutnya

Duel Ngebut Tanpa Gol! Amasing Kota Utara dan Papaceda Sama Kuat di Laga Perdana 28 Besar

Tags:

PWNU Jatim tarekat nu mufti kerajaan perak nahdlatul ulama jatman Aswaja

Berita lainnya oleh Martudji

Setelah Terbakar, Bangunan Sayap Barat Gedung Negara Grahadi Dipulihkan

2 April 2026 10:30

Setelah Terbakar, Bangunan Sayap Barat Gedung Negara Grahadi Dipulihkan

Kualitas SDM Terus Meningkat! Gubernur Khofifah: Jatim Terbanyak Lolos SNBP 7 Tahun Berturut-turut

1 April 2026 12:20

Kualitas SDM Terus Meningkat! Gubernur Khofifah: Jatim Terbanyak Lolos SNBP 7 Tahun Berturut-turut

Gubernur Khofifah Ajak BPN Jatim Percepat Pemetaan LSD dan Sertifikasi Tanah, Jaga Lahan Pangan di Tengah Pesatnya Industri Jatim

31 Maret 2026 14:34

Gubernur Khofifah Ajak BPN Jatim Percepat Pemetaan LSD dan Sertifikasi Tanah, Jaga Lahan Pangan di Tengah Pesatnya Industri Jatim

LKPJ Tahun Anggaran 2025! Gubernur Khofifah Beber Capaian Kinerja RKPD Jatim, Tembus 98,33 Persen

30 Maret 2026 21:09

LKPJ Tahun Anggaran 2025! Gubernur Khofifah Beber Capaian Kinerja RKPD Jatim, Tembus 98,33 Persen

Disaksikan Menteri LH, Gubernur Khofifah Teken Perjanjian Kerja Sama Pengolahan Sampah Jadi Energi Listrik dengan 7 Bupati/Wali Kota

29 Maret 2026 11:27

Disaksikan Menteri LH, Gubernur Khofifah Teken Perjanjian Kerja Sama Pengolahan Sampah Jadi Energi Listrik dengan 7 Bupati/Wali Kota

Dihadiri Kepala BNPB, Gubernur Jatim dan BPBD Gelar Rakor Antisipasi Kekeringan dan Bencana Hidrometeorologi

27 Maret 2026 21:06

Dihadiri Kepala BNPB, Gubernur Jatim dan BPBD Gelar Rakor Antisipasi Kekeringan dan Bencana Hidrometeorologi

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar