Belajar di Bawah Ancaman Atap Runtuh, Siswa SD di Bondowoso Terpaksa Gunakan Kelas Disangga Bambu

Jurnalis: Haryono
Editor: Mustopa

6 Mar 2026 19:45

Thumbnail Belajar di Bawah Ancaman Atap Runtuh, Siswa SD di Bondowoso Terpaksa Gunakan Kelas Disangga Bambu
Aktivitas belajar mengajar di SD Negeri Kelabang II, Kecamatan Tegalampel Bondowoso dengan kondisi bangunan yang sangat memprihatinkan Foto: Haryono/Ketik.com

KETIK, BONDOWOSO – Aktivitas belajar mengajar di SD Negeri Kelabang II, Kecamatan Tegalampel, Kabupaten Bondowoso, berlangsung di tengah kondisi bangunan yang memprihatinkan.

Sejumlah ruang kelas yang mengalami kerusakan berat tetap digunakan oleh siswa kelas 1 hingga kelas 6 karena tidak ada ruang lain yang bisa dipakai.

Beberapa bagian kelas bahkan harus disangga dengan bambu agar tetap berdiri. Atap dan plafon yang rusak serta sebagian telah ambrol menjadi pemandangan yang hampir setiap hari terlihat di ruang belajar. Meski situasi tersebut membahayakan, kegiatan belajar mengajar tetap berjalan seperti biasa.

Salah satu guru di sekolah tersebut, Mula Wiji Lestari, mengungkapkan bahwa kerusakan bangunan sudah terjadi sejak beberapa tahun terakhir. Pihak sekolah sebenarnya telah melaporkan kondisi itu kepada instansi terkait, namun hingga kini belum ada kepastian mengenai perbaikan.

Baca Juga:
Jembatan Ambruk Picu Tiga Jalur di Prajekan Bondowoso Putus, Solusi Permanen Disiapkan

“Kami khawatir sewaktu-waktu bangunan ini roboh saat anak-anak sedang belajar,” ujarnya saat di temui awak media pada Jumat, 6 Maret 2026.

Kekhawatiran para guru semakin meningkat ketika musim hujan datang. Kondisi atap dan plafon yang banyak rusak serta kayu penyangga yang mulai lapuk membuat mereka waswas akan keselamatan para siswa.

“Beberapa plafon sudah jatuh dan kayunya terlihat lapuk. Tapi kami tetap mengajar karena ini satu-satunya tempat anak-anak bisa belajar,” tambahnya.

Sekolah filial yang berada di Dusun Sumber Biru itu menjadi satu-satunya tempat belajar bagi anak-anak di wilayah tersebut. Gedung sekolah yang dibangun pada tahun 2005 itu hingga kini belum pernah mendapatkan renovasi.

“Usia gedungnya sudah lebih dari dua dekade, jadi memang wajar jika banyak bagian yang rusak. Karena itu perlu segera diperbaiki,” jelasnya.

Saat ini terdapat 14 siswa yang menempuh pendidikan di sekolah tersebut dari kelas 1 hingga kelas 6. Keberadaan sekolah ini sangat penting karena berfungsi sebagai kelas jauh untuk memudahkan akses pendidikan bagi anak-anak di Dusun Sumber Biru.

Jika harus bersekolah di SD induk, para siswa harus menempuh jarak sekitar dua hingga tiga kilometer. Sementara menuju SD Mandiro 1, jaraknya bahkan lebih jauh.

Salah satu wali murid, Mosleh, mengaku khawatir melihat kondisi bangunan sekolah yang semakin rapuh. Namun sebagai orang tua, ia tidak memiliki pilihan lain selain tetap menyekolahkan anaknya di sana.

“Kami tentu cemas melihat kondisi kelas seperti itu. Tapi anak-anak tetap harus sekolah. Kami hanya berharap pemerintah segera memperbaikinya agar mereka bisa belajar dengan aman,” katanya.

Warga setempat berharap pemerintah daerah dan dinas terkait segera turun tangan memperbaiki bangunan sekolah tersebut. Mereka khawatir jika dibiarkan berlarut-larut, keselamatan siswa bisa terancam dan hak pendidikan anak-anak di Dusun Sumber Biru menjadi terabaikan.(*)

Baca Sebelumnya

MWC 07 NU Ulujami Pemalang Bagikan Ribuan Takjil di Tiga Titik

Baca Selanjutnya

Said Fadhli Dicopot dari Ketua DPW JASA Abdya, Ini Penggantinya

Tags:

SDN 2 Klabang Tegalampel Kelas Rusak Berat Diknas Bondowoso 1 hingga kelas 6 rusak Berat

Berita lainnya oleh Haryono

Ribuan Kursi Menanti, UIN KHAS Jember Buka Seleksi UM-PTKIN 2026

19 April 2026 18:12

Ribuan Kursi Menanti, UIN KHAS Jember Buka Seleksi UM-PTKIN 2026

Tak Hanya Seremoni, Harlah Ke-66 PMII Bondowoso Gaungkan Kebangkitan Gerakan Sosial

18 April 2026 14:23

Tak Hanya Seremoni, Harlah Ke-66 PMII Bondowoso Gaungkan Kebangkitan Gerakan Sosial

Perdagangan Orang Terendus di Bondowoso, Polisi Amankan Tiga Tersangka dan Sita Mobil Pengangkut

18 April 2026 13:19

Perdagangan Orang Terendus di Bondowoso, Polisi Amankan Tiga Tersangka dan Sita Mobil Pengangkut

Jaringan Narkoba di Bondowoso Terkuak, Polisi Amankan 5 Tersangka dan Barang Bukti

17 April 2026 20:01

Jaringan Narkoba di Bondowoso Terkuak, Polisi Amankan 5 Tersangka dan Barang Bukti

Penyalahgunaan BBM Subsidi di Bondowoso Dibongkar Polisi

17 April 2026 19:46

Penyalahgunaan BBM Subsidi di Bondowoso Dibongkar Polisi

Dari Data ke Aksi: Bondowoso Matangkan Strategi Tekan Kemiskinan

16 April 2026 15:33

Dari Data ke Aksi: Bondowoso Matangkan Strategi Tekan Kemiskinan

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Resmi! Pesona Gondanglegi 2026 di Kabupaten Malang Ditiadakan

Resmi! Pesona Gondanglegi 2026 di Kabupaten Malang Ditiadakan

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Penyegelan Pabrik Ayam di Jombang, Aktivis: Penindakan Harus Berlaku Sama, Jangan Ada Kepentingan Bisnis

Penyegelan Pabrik Ayam di Jombang, Aktivis: Penindakan Harus Berlaku Sama, Jangan Ada Kepentingan Bisnis

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Begini Nasib Relawan SPPG Kebondalem Pacitan Usai Program MBG Disuspend

Begini Nasib Relawan SPPG Kebondalem Pacitan Usai Program MBG Disuspend