Bedah Buku di Bangkalan Kupas Tantangan Jaminan Sosial Pekerja

Jurnalis: Ismail Hasyim
Editor: Mustopa

25 Agt 2025 15:08

Thumbnail Bedah Buku di Bangkalan Kupas Tantangan Jaminan Sosial Pekerja
Bedah buku Melindungi Pekerja Sepanjang Hayat di Pendopo Agung Bangkalan (Foto: Ismail/Ketik)

KETIK, BANGKALAN – Pembahasan mengenai perlindungan pekerja kembali menjadi perbincangan serius di Bangkalan. 

Pendopo Agung Bangkalan menjadi arena bertemunya berbagai kalangan, mulai dari pemerintah daerah, akademisi, hingga masyarakat umum dalam forum bedah buku “Melindungi Pekerja Sepanjang Hayat” karya Ketua Dewan Pengawas BPJS Ketenagakerjaan, M. Zuhri Bahri. Senin 25 Agustus 2025.

Kegiatan ini terasa istimewa karena Bupati Bangkalan, Lukman Hakim, hadir langsung bersama Wakil Bupati Moch. Fauzan Ja’far. Keduanya bahkan tampil sebagai narasumber utama yang memperkaya jalannya diskusi.

Dalam sambutannya, Bupati Lukman menyampaikan apresiasi mendalam terhadap terbitnya buku tersebut. Menurutnya, karya Zuhri bukan hanya kumpulan gagasan, melainkan ajakan reflektif bagi semua pihak untuk lebih serius memikirkan kesejahteraan pekerja.

Baca Juga:
Jelang Pilkades 2026, Camat Comal Ajak Warga Jaga Kerukunan Meski Beda Pilihan

“Pekerja adalah pilar pembangunan. Melindungi mereka sama halnya dengan menjaga keberlanjutan bangsa, baik di masa produktif maupun setelah tidak lagi bekerja. Buku ini mengingatkan kita bahwa perlindungan pekerja adalah investasi jangka panjang,” ujarnya.

Lukman juga menyoroti kondisi masyarakat Bangkalan yang mayoritas menggantungkan hidup di sektor rawan risiko, seperti pertanian, perikanan, dan usaha kecil. Perlindungan jangka panjang menjadi kebutuhan mendesak.

“Pemerintah daerah tidak bisa bergerak sendiri. Butuh sinergi dengan BPJS Ketenagakerjaan, akademisi, pekerja, dan media agar cakupan jaminan sosial semakin luas,” tambahnya.

Tak lupa, Bupati menitipkan pesan khusus kepada generasi muda. Ia menekankan pentingnya kesadaran sejak dini bahwa bekerja tidak sekadar mencari penghasilan, tetapi juga menyiapkan perlindungan hidup di masa depan.

Baca Juga:
Bupati Bandung Sampaikan Keluhan Warga Soal SLIK, Menteri PKP Langsung Beri Solusi KUR Perumahan

Sementara itu, penulis buku sekaligus Ketua Dewan Pengawas BPJS Ketenagakerjaan, M. Zuhri Bahri, menjelaskan bahwa karyanya bertujuan untuk menumbuhkan kesadaran publik tentang arti penting jaminan sosial.

“Kita ingin masyarakat paham bahwa jaminan sosial adalah hak sekaligus kebutuhan. Selain itu, pemerintah daerah perlu terus berkomitmen memperluas kepesertaan. Saya tadi menantang Bangkalan, ke depan bisa menuju universal coverage,” tegas Zuhri.

Ia mengakui, rendahnya kesadaran masyarakat masih menjadi pekerjaan rumah besar.

“Di sektor nonformal, kepesertaan secara nasional baru sekitar 15 persen. Padahal justru mayoritas pekerja ada di sektor ini. Karena itu, awareness publik harus terus ditumbuhkan melalui edukasi dan peran aktif pemerintah daerah,” lanjutnya.

Hal senada juga disampaikan Kepala BPJS Ketenagakerjaan Madura, Indriyanto. Ia mengungkapkan, saat ini kepesertaan di Bangkalan baru menyentuh 15–16 persen, sebagian besar dari kalangan pekerja formal. Namun, pemerintah daerah dinilai telah melakukan langkah konkret.

“Hingga tahun 2025, tercatat sekitar 28 ribu pekerja rentan sudah terlindungi, mulai dari petani, nelayan, pekebun, hingga kader desa. Anggarannya diambil dari berbagai sumber, termasuk dana bagi hasil cukai. Ini membuktikan komitmen nyata Pemkab Bangkalan,” jelasnya.

Diskusi berlangsung hangat dengan partisipasi aktif dari peserta. Kehadiran Wakil Bupati Fauzan Ja’far sebagai narasumber turut memberikan perspektif lokal mengenai bagaimana kebijakan perlindungan pekerja bisa lebih merata dan aplikatif.

Lebih dari sekadar membedah isi buku, forum ini akhirnya menjadi momentum untuk memperkuat tekad bersama, menjadikan Bangkalan sebagai daerah dengan perlindungan pekerja yang lebih inklusif dan berkelanjutan. (*)

Baca Sebelumnya

Desa Wisata KK 26 Situbondo Raih Penghargaan di Festival Dewi Cemara 2025

Baca Selanjutnya

Layangan Jadi Penyebab Listrik Padam di Kabupaten Lumajang

Tags:

Bedahbuku melindungipekerja Sepanjanghayat bpjskwtenagakerjaan

Berita lainnya oleh Ismail Hasyim

Usai Klarifikasi di KPK, Haji Her Disambut Antusias Warga di Blega

12 April 2026 14:03

Usai Klarifikasi di KPK, Haji Her Disambut Antusias Warga di Blega

Dugaan Korupsi BUMD Bangkalan Disorot, LSM Kritik Keras Kinerja Kejaksaan

10 April 2026 08:02

Dugaan Korupsi BUMD Bangkalan Disorot, LSM Kritik Keras Kinerja Kejaksaan

Tak Perlu Antre Lama, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Madura Sebut Klaim Bisa Lewat Antrean Online

8 April 2026 17:33

Tak Perlu Antre Lama, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Madura Sebut Klaim Bisa Lewat Antrean Online

Cukup Bayar Rp75.600 per 9 Bulan, Pekerja Informal Bisa Nikmati Perlindungan Penuh Jamsostek

7 April 2026 14:23

Cukup Bayar Rp75.600 per 9 Bulan, Pekerja Informal Bisa Nikmati Perlindungan Penuh Jamsostek

Ulama Se-Madura Raya Usulkan Muktamar NU Ke- 35 di Demangan Bangkalan

6 April 2026 22:25

Ulama Se-Madura Raya Usulkan Muktamar NU Ke- 35 di Demangan Bangkalan

Saksi IF Dinilai Tak Memberatkan 3 Terdakwa Dugaan Penyimpangan Aset BUMD Bangkalan, Ini Penjelasan Kuasa Hukum

6 April 2026 15:31

Saksi IF Dinilai Tak Memberatkan 3 Terdakwa Dugaan Penyimpangan Aset BUMD Bangkalan, Ini Penjelasan Kuasa Hukum

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar