KETIK, SAMPANG – Tempaan kawah candradimuka organisasi Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) serta gemblengan nilai-nilai kesederhanaan dari sang ayah, H. Ali Makki, berbuah manis.
Ach. Lutfi Ali, kader PMII asal Kecamatan Sokobanah, Kabupaten Sampang, resmi dilantik dan disumpah sebagai advokat di Pengadilan Tinggi Surabaya pada Selasa, 13 Oktober 2026.
Momen bersejarah itu menjadi pembuktian nyata bagaimana nilai pergerakan PMII dan ikhtiar seorang anak desa mampu mengantarkan Lutfi berdiri tegak di panggung penegakan hukum nasional.
Suasana haru menyelimuti ruang sidang saat Lutfi mengucapkan sumpah profesi di hadapan majelis hakim. Air mata bahagia tak terbendung menetes di pipinya.
Ingatannya melayang pada sosok sang ayah, H. Ali Makki, serta ibundanya, Hj. Adnatul Hasanah, yang tak pernah lelah memanjatkan doa dan memberikan restu di setiap langkah perjuangannya.
Baca Juga:
Jombang Tertinggi Ajukan Izin Poligami di JatimSebagai putra dari H. Ali Makki, Lutfi tumbuh dalam lingkungan yang menanamkan pentingnya kerja keras dan kebersahajaan. Perjalanannya menuntut ilmu tidaklah secara cuma-cuma; ia harus banting tulang bekerja sebagai sopir demi membiayai pendidikannya sendiri.
Rekam jejak pendidikannya dimulai dari SDN 1 Tamberu Daya, dilanjutkan ke MTs dan SMK Bustanul Ulum Waru Pamekasan, hingga menuntaskan gelar Sarjana Hukum di Universitas Madura.
Di kampus inilah karakter dan daya kritisnya makin tajam. Sebagai aktivis PMII, Lutfi dikenal vokal dan dekat dengan isu-isu kerakyatan. Gemblengan PMII tak hanya mengajarkan teori hukum, tetapi juga membentuk jiwa kepemimpinan serta kepedulian mendalam terhadap masyarakat yang terpinggirkan.
Bagi Lutfi, gelar advokat yang kini disandangnya merupakan ekstensi dari perjuangan PMII yang pernah dihidupinya saat mahasiswa. Profesi penegak hukum ini bukan sekadar jalan karier bergengsi, melainkan wadah perjuangan moral untuk menegakkan keadilan di medan yang lebih luas.
"Pilihan ini saya ambil untuk memperjuangkan keadilan, membantu orang yang tertindas, serta memperoleh tantangan intelektual dalam memahami dan menerapkan ilmu hukum," ujar putra H. Ali Makki tersebut usai pelantikan.
Berbekal ideologi pergerakan PMII dan restu besar dari orang tuanya, Lutfi optimistis dapat mengabdikan ilmu dan profesinya untuk membela masyarakat kecil yang membutuhkan kepastian hukum.
"Semoga profesi ini membawa manfaat bagi seluruh masyarakat," tandasnya penuh rasa syukur. (*)