KETIK, BREBES – Semangat pengabdian dan inovasi mewarnai Grand Final Anugerah ASN Teladan Kabupaten Brebes Tahun 2026 di Aula Lantai 5 KPT Brebes, Selasa 29 September 2026.
Sembilan peserta terbaik dari tiga kategori jabatan beradu gagasan dan inovasi. Salah satunya Dayu Linggalana. dari Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan yang mengusung inovasi “Rantai Emas” untuk kemajuan peternak Brebes.
Bagi Dayu, ajang ASN Teladan bukan sekadar mengejar penghargaan, melainkan pembuktian bahwa ASN harus memberi manfaat langsung bagi masyarakat.
“Melalui inovasi Rantai Emas, kami membangun bukan hanya untuk mencari predikat ASN Teladan, melainkan untuk menyalakan harapan buat hati para peternak yang ada di Kabupaten Brebes,” ungkap Dayu.
Ia menghidupkan falsafah Jawa Urip iku urup, bahwa hidup harus menyala dan memberi manfaat bagi orang lain.
Baca Juga:
Nama Sekda Brebes Dicatut untuk Menipu, Pemkab: Awas! Jangan Percaya“Bagi saya, esensi tertinggi dari seorang aparatur negara adalah seperti falsafah kuno yang berbunyi Urip iku urup, bahwa hidup dan jabatan kita hendaknya terus menyala memberikan manfaat bagi masyarakat,” tuturnya.
“Melalui Rantai Emas, mari kita nyalakan masa depan peternak Kabupaten Brebes bersama-sama,” pungkasnya.
Sekda: ASN Teladan Harus BerAKHLAK
Sekretaris Daerah Kabupaten Brebes Dr. Tahronii saat membuka acara menegaskan, ASN Teladan harus mengimplementasikan Core Values ASN BerAKHLAK dalam tugasnya.
“Kita memiliki Core Values ASN yaitu BerAKHLAK. Para kandidat ASN Teladan saat ini harus memahami betul bahwa ‘roh’ dari ASN adalah BerAKHLAK — mulai dari Berorientasi Pelayanan hingga Kolaboratif bersama pemerintah,” ujarnya.
Baca Juga:
Harumkan Nama Daerah, 6 Putra Putri Cilik Berprestasi Brebes Sabet Juara di Kancah NasionalMenurutnya, kompetensi, integritas, dedikasi, dan disiplin tinggi harus tercermin dalam tupoksi dan kinerja yang berkontribusi untuk kemajuan Brebes. Masyarakat menaruh harapan pada pelayanan yang mudah, cepat, ramah, dan memberikan kepastian.
“Karena itu, setiap ASN memiliki peran untuk menghadirkan wajah pemerintahan yang dekat dengan masyarakat dan dapat dipercaya,” tegas Tahroni.
Ia berpesan agar peserta tampil percaya diri dan jujur menyampaikan inovasi dan hasil kerjanya.
Saring 9 0rang.
Kepala BKPSDMD Kabupaten Brebes M. Syamsul Haris menjelaskan, Grand Final bertujuan memilih peserta terbaik setelah melewati seleksi sebelumnya. Sembilan peserta terbagi dalam tiga kategori:
1. Kategori Pelaksana / Fungsional Keterampilan / Fungsional Ahli Pertama: 3 orang
2. Kategori Pengawas / Fungsional Ahli Muda: 3 orang
3. Kategori Administrator / Fungsional Ahli Madya: 3 orang
Keikutsertaan Dayu Linggalana melalui Rantai Emas menjadi gambaran bahwa keteladanan ASN tidak hanya prestasi individu, tetapi keberanian berinovasi, kolaborasi, dan kepedulian pada kebutuhan masyarakat. (*)