Batas Tanah Kavlingan Sering Terjadi Konflik

Jurnalis: Kuncoro S.
Editor: Rudi

1 Feb 2023 10:05

Thumbnail Batas Tanah Kavlingan Sering Terjadi Konflik
Tanah kavlingan yang sering menjadi konflik. Patok kurang sesuai, kadang patoknya tidak ada. (Foto: Istimewa)

KETIK, SURABAYA – Jual beli tanah kavlingan yang terjadi di Surabaya Barat dan Kabupaten Gresik rawan terjadinya konflik. Hal ini terjadI antara pembeli tanah dan penjual kavlingan tanah.  

Biasanya tanah yang dikavling dijual dengan cara angsuran. Selain pembeli membayar uang muka atau DP dengan jumlah tertentu, maka pembeli bisa mengangsur setiap bulan. Tenggang waktu pelunasan tersebut telah disepakati oleh pihak penjual tanah dan pembeli tanah.

Tanah kavlingan yang dijual tersebut ditawarkan melalui iklan tembok atau papan pengumuman di tempat tertentu. Kavlingan tanah yang ditawarkan bervariasi. Ada yang berukuran 6 x 15 M2, 8 x 15 meter persegi. Ukuran yang bervarasi ini ditentukan oleh pengvapling tanah tersebut.

Konflik tamah kavling ini sering terjadi lantaran pembeli tanah jarang melihat tanah kavling yang dibeli. Sementara patok batas tanah kavpling antara yang satu dengan lainnya kurang jelas. Sedangkan pemilik tanah kavling (broker) biasanya memiliki hak pemilikan tanah berupa petok . Pada saat tanah dikavling dan dijual belum dipecah dalam petok tersebut. 

Baca Juga:
Polemik Pemilihan RT di Nambangan Kidul Kota Madiun Berakhir Damai, Dimediasi Anggota DPRD Eko Wibowo

Dalam proses pengukuran tanah kavling tidak mudah. Paling tidak harus ada saksi. Mereka yang diharapkan jadi saksi kepala desa/lurah setempat, tetangga pemilik kavling kanan kiri. Dan yang terpenting patok sebagai pembatas tanah kavling yang dimiliki seseorang . 

Potensi konflik pemilik tanah kavling sering terjadi antara tetangga kanan kiri. Hal ini sering kami jumpai ketika melakukan pengukuran, kata Kartono Agustiyanto, kepala Pertanahan (Kantah) Surabaya I kepada salah satu awak media. 

Agar tidak menimbulkan konflik, maka pemasangan patok harus segera dilaksanakan setelah terajadinya transaksi pembelian tanah kavling tersebut. Ada tips yang perlu diperhatikan dalam pemasangan patok : panjang patok minimal 50 cm. Patok yang ditanam bisa dengan patok cor atau kayu besar. Patok yang ditancapkan minimal 15 cm di atas tanah, Dalam pemasangan patok yang lebih penting harus ada kesepakatan tetangga kanan kiri pemilik kavling.  

Pengukuran tanah tersebut sangat penting karena jadi salah satu proses syarat mengurus sertifikat pihak kantor pertanahan dalam hal ini memerlukan kejelasan luas tanah yang pasti. 

Baca Juga:
Gugatan ke Majelis Tahkim Berujung Pembekuan, Polemik PCNU dan MWCNU Sutojayan Blitar Kian Terbuka

Spartiningsih, adalah salah satu pemilik tanah kavling di kawasan Gembol Kurung. Dia mengatatan, beberapa tahun lalu membeli 2 tanah kavling di Gempul Kurung masuk wilayah perbatasan Kab Gresik dan Surabaya. 

Tanah yang dibeli dipatok dengan seadanya hanya sekadar pengingat belaka. Setelah beberapa tahun tdak dikunjungi tanah yang dibeli ukurannya tidak sama dengan denah tanah yang dibeli. Luas tanah bukan malah melebar tapi malah menyempit. Sampai sekarang tanah yang jadi konflik tersebut masih saya urus katanya. (*)

Baca Sebelumnya

Khusus Wanita, Simak Cara Ajukan Pinjaman di PNM Mekaar 

Baca Selanjutnya

Mengenal MusicLM, AI Buatan Google yang Dapat Membuat Karya Musik

Tags:

Konflik beli tanah kavling

Berita lainnya oleh Kuncoro S.

Awas! Jangan Salah Pilih Beli Hewan Kurban Idul Adha

16 Juni 2023 11:51

Awas! Jangan Salah Pilih Beli Hewan Kurban Idul Adha

Berkat Label Haji Nunut Choirun Kini Jadi Muthawif Umrah dan Haji

9 Juni 2023 14:35

Berkat Label Haji Nunut Choirun Kini Jadi Muthawif Umrah dan Haji

Museum Bung Karno di  Pandean Surabaya Jadi Tujuan Wisatawan

6 Juni 2023 02:30

Museum Bung Karno di  Pandean Surabaya Jadi Tujuan Wisatawan

JLLB Surabaya yang Mandek Diselesaikan Akhir  2023

1 Juni 2023 15:02

JLLB Surabaya yang Mandek Diselesaikan Akhir  2023

Peringatan HLN 2023, Menuju Lanjut Usia yang Mandiri dan Bahagia

29 Mei 2023 00:45

Peringatan HLN 2023, Menuju Lanjut Usia yang Mandiri dan Bahagia

Semanggi Suroboyo dan  Lontong Balap Wonokromo, Kuliner Legenda Metropolis

26 Mei 2023 14:28

Semanggi Suroboyo dan  Lontong Balap Wonokromo, Kuliner Legenda Metropolis

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar