Batal di Buring! Sekolah Rakyat Kota Malang Dipindah ke Arjowinangun, Lahan Hijau Jadi Penyebabnya

Jurnalis: Lutfia Indah
Editor: Gumilang

10 Apr 2026 21:29

Thumbnail Batal di Buring! Sekolah Rakyat Kota Malang Dipindah ke Arjowinangun, Lahan Hijau Jadi Penyebabnya
Sekolah Rakyat di Kota Malang yang masih menggunakan bangunan sementara di Poltekom, bangunan permanen direncanakan berpindah ke Arjowinangun. (Foto: Lutfia/Ketik.com)

KETIK, MALANG – Pemerintah Kota Malang mengubah rencana lokasi Sekolah Rakyat (SR). Lokasi SR yang semula akan dibangun di kawasan Buring, dekat dengan Kantor BPBD Kota Malang, kini akan berpindah ke Babatan, Arjowinangun.

Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kota Malang, Subkhan menjelaskan perubahan rencana tersebut salah satunya disebabkan oleh lahan yang berada di kawasan Buring merupakan lahan hijau.

"Sampai dengan saat ini lahan yang kami tetapkan masih di Arjowinangun, di Babatan. Itu sebagai pengganti yang ada di Buring karena ternyata lahan hijau. Akhirnya kami carikan lahan aset Pemkot Malang yang statusnya bukan lahan hijau," ujarnya, Jumat, 10 April 2026.

Namun keputusan tersebut masih harus menunggu tindak lanjut dari Pemerintah Pusat, mengingat pembangunan diserahkan kepada Kementerian PU. Subkhan menjelaskan belum ada kepastian terkait waktu pembangunan SR di Kota Malang.

Baca Juga:
Plastik dari Singkong Ini Bisa Dimakan, Karya Lulusan Terbaik ITN Malang

"Kalau kapan kepastiannya, kami tidak tahu karena yang awal dulu, yang masuk dilist memang yang di Buring. Memperbarui proposal waktu itu. Sehingga kapan dibangunnya, kami belum tahu," lanjutnya.

Kendati demikian SR yang berada di Poltekom hingga saat ini masih terus beroperasi. Ketika bangunan SR yang nantinya berada di Arjowinangun telah rampung dibangun maka siswa-siswa akan dipindahkan ke bangunan baru tersebut.

"Kalau yang baru ini sudah dibangun permanen, yang di Poltekom itu dipindah ke Arjowinangun. Luasannya 5 koma sekian hektare. Kalau yang di Buring memang lebih luas, 8,9 hektare kalau tidak salah. Tetapi kan lahan hijau," ungkapnya.

Sekolah Rakyat sendiri melibatkan kolaborasi lintas kementerian. Meskipun pembangunan menjadi kewenangan Kementerian PU, namun Kementerian Sosial menjadi penanggungjawab, sedangkan Kemendikdasmen yang mengatur kurikulum.

Baca Juga:
Relokasi Pedagang Pasar Gadang Molor, Diskopindag Targetkan Tuntas Akhir April

Kepala Dinsos-P3AP2KB Kota Malang, Donny Sandito menjelaskan telah mengajukan persyaratan terkait rencana pembangunan SR tersebut. Diketahui bahwa gedung Sekolah Rakyat permanen yang ada di Arjowinangun nantinya dapat menampung sekitar 1.000 siswa dari jenjang SD, SMP, dan SMA.

"Semua persyaratan untuk prosesnya sudah kami ajukan. Tetapi kami tidak tahu dibangunnya kapan, Yang jelas tahun ini. Kemungkinan ikut tahap selanjutnya. Nanti di sana dibangun SR permanen. Daya tampungnya untuk 1.000 siswa," kata Donny. (*)

Baca Sebelumnya

Tekuk Vietnam 3-2, Timnas Futsal Indonesia Segel Tiket Final Piala AFF 2026

Baca Selanjutnya

Hendak Ambil Perkakas di Kebun, Warga Pacitan Tewas Tertimpa Pohon Sengon saat Hujan

Tags:

Sekolah Rakyat Kota Malang Gedung Sekolah Rakyat ARJOWINANGUN

Berita lainnya oleh Lutfia Indah

Bukti Imunisasi Lengkap untuk Syarat Pendaftaran Sekolah di Kota Malang Sedang Dikaji

14 April 2026 16:31

Bukti Imunisasi Lengkap untuk Syarat Pendaftaran Sekolah di Kota Malang Sedang Dikaji

Relokasi Pedagang Pasar Gadang Molor, Diskopindag Targetkan Tuntas Akhir April

14 April 2026 16:25

Relokasi Pedagang Pasar Gadang Molor, Diskopindag Targetkan Tuntas Akhir April

Program RT Berkelas Menuai Keluhan, Wali Kota Malang: Wajar, Kami Terus Evaluasi

14 April 2026 15:34

Program RT Berkelas Menuai Keluhan, Wali Kota Malang: Wajar, Kami Terus Evaluasi

DPRD Kota Malang Terima Banyak Keluhan Soal RT Berkelas

14 April 2026 14:57

DPRD Kota Malang Terima Banyak Keluhan Soal RT Berkelas

DPRD Kota Malang Soroti Krisis Guru dan Ribuan Anak Tidak Sekolah di LKPJ Wali Kota

13 April 2026 19:05

DPRD Kota Malang Soroti Krisis Guru dan Ribuan Anak Tidak Sekolah di LKPJ Wali Kota

Tembok Pasar Besar Retak, Wali Kota Malang Instruksikan Perbaikan Sementara

13 April 2026 17:45

Tembok Pasar Besar Retak, Wali Kota Malang Instruksikan Perbaikan Sementara

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar