Bassam Kasuba Sulam Aspirasi Halmahera Selatan di Rumah Apkasi

Editor: Mursal Bahtiar

31 Jul 2025 19:04

Thumbnail Bassam Kasuba Sulam Aspirasi Halmahera Selatan di Rumah Apkasi
Bassam Kasuba di rumah Apkasi Jakarta Rabu 30 Juli 2025 (Foto: Alif For Ketik)

KETIK, JAKARTA – Di lantai kantor Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) yang terletak di jantung Mega Kuningan, Jakarta Selatan, pagi itu, percakapan tentang masa depan daerah mengalir tanpa protokol berlebihan. 

Di antara para kepala daerah yang duduk melingkar, terdapat satu sosok muda dengan kemeja putih: Hasan Ali Bassam Kasuba, Bupati Halmahera Selatan yang kini juga memanggul mandat sebagai Koordinator Wilayah Apkasi untuk provinsinya.

Rabu, 30 Juli 2025, Rakor Nasional Koordinator Wilayah Apkasi se-Indonesia berlangsung dalam suasana egaliter, jauh dari kaku birokrasi. Tapi pembahasannya, sungguh serius. Ketua Umum Apkasi, Bursah Zarnubi, yang juga Bupati Lahat, membuka diskusi dengan nada apresiatif dan ajakan reflektif.

“Korwil bukan sekadar gelar struktural. Mereka adalah penghubung denyut aspirasi daerah ke jantung kebijakan pusat,” katanya.

Baca Juga:
Nasyir Koda Ingin Bangunan Warga Halmahera Selatan Cepat Legal

Bersama Penasehat Khusus Apkasi, Prof. Ryaas Rasyid, sang guru besar otonomi daerah yang namanya nyaris menjadi sinonim dengan reformasi pemerintahan lokal, mereka mengurai satu demi satu simpul persoalan relasi pusat-daerah yang semakin kusut belakangan ini.

Dari ujung barat, Asri Ludin Tambunan, Bupati Deli Serdang yang mewakili Sumatera Utara, membuka keluhan lama yang kini kembali relevan: kewenangan daerah yang menciut. “Perencanaan daerah kini lebih banyak menunggu ketok palu pusat. Di mana lagi letak otonominya?” tuturnya.

Ia juga menyinggung ironi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) yang lolos seleksi paruh waktu tapi kini menjadi ‘beban anggaran’ di pundak pemerintah daerah. “Kami dihadapkan pada pilihan antara nurani dan neraca,” katanya lirih.

Lalu dari ufuk timur, suara Bassam Kasuba terdengar jernih, membawa aroma laut dan bukit dari Halmahera Selatan.

Baca Juga:
Sianida di Halmahera Selatan Hanya Lewat Satu Tangan

“Program nasional tidak bisa dibagikan seperti seragam sekolah,” ujarnya tenang tapi tegas. “Wilayah seperti kami, dengan lanskap terpecah-pecah oleh laut dan akses terbatas, butuh pendekatan yang lebih luwes, bukan template kebijakan yang datar.”

Bassam tidak sedang meminta perlakuan istimewa. Ia sedang menuntut keadilan spasial. Di wilayah timur Indonesia, bahkan satu kilometer bisa berarti satu jam perjalanan jika ditempuh dengan perahu kecil melawan arus. Dalam konteks itu, gagasan tentang pemerataan sering kali terdengar seperti jargon kosong.

“Kami bukan menolak program nasional. Kami hanya ingin program itu menyentuh bumi tempat kami berpijak,” kata Bassam, yang sejak awal menjabat memang dikenal kerap menyuarakan wajah Timur di tengah keramaian narasi pembangunan yang seringkali Jawa-sentris.

Pertemuan itu bukan hanya ajang koordinasi. Ia menjadi ruang pengakuan bahwa republik ini masih belajar memahami keragamannya sendiri. Dari ruang rapat di Mega Kuningan, gema suara dari perbatasan nusantara itu kembali mengingatkan: pembangunan tak boleh buta arah mata angin.

Baca Sebelumnya

Salak Sleman Go Internasional, Wabup Lepas Ekspor ke Kamboja

Baca Selanjutnya

Dari Lari Pagi Hingga Jabat Danlantamal V! Kisah Inspiratif Laksma Arya Delano dan Didikan "Suangar" Sang Bapak

Tags:

Hasan Ali Bassam Kasuba Bupati Halmahera Selatan Koordinator Apkasi Maluku Utara

Berita lainnya oleh Mursal Bahtiar

Nasyir Koda Ingin Bangunan Warga Halmahera Selatan Cepat Legal

14 April 2026 09:50

Nasyir Koda Ingin Bangunan Warga Halmahera Selatan Cepat Legal

Sianida di Halmahera Selatan Hanya Lewat Satu Tangan

14 April 2026 06:53

Sianida di Halmahera Selatan Hanya Lewat Satu Tangan

Total 361 Koperasi Tercatat di Halmahera Selatan

13 April 2026 19:02

Total 361 Koperasi Tercatat di Halmahera Selatan

Bassam ke KNPI Halsel: Kritis Saja Tak Cukup, Pemuda Harus Bawa Solusi

12 April 2026 17:06

Bassam ke KNPI Halsel: Kritis Saja Tak Cukup, Pemuda Harus Bawa Solusi

Taslim Abdurrahman Resmi Pimpin KNPI Halmahera Selatan

12 April 2026 16:36

Taslim Abdurrahman Resmi Pimpin KNPI Halmahera Selatan

Pelabuhan Kupal Jadi Jagoan PAD Dishub Halsel, Ramli Manui Mulai Waswas Tahun Ini

12 April 2026 10:24

Pelabuhan Kupal Jadi Jagoan PAD Dishub Halsel, Ramli Manui Mulai Waswas Tahun Ini

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar