KETIK, SURABAYA – Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Surabaya melakukan evakuasi terhadap Kapal Layar Motor (KLM) Sinar Reski II yang mengalami patah as propeller saat berlayar dari Surabaya menuju Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB).
Kepala Kantor SAR Surabaya, Nanang Sigit P. H., selaku SMC dalam operasi SAR mengatakan, bahwa seluruh awak kapal KLM Sinar Reski II dipastikan selamat.
Pihak Kantor SAR Surabaya mengevakuasi enam awak KLM Sinar Reski II, yaitu Imam Juliadi (37) sebagai nahoda, Wildan (22) sebagai mualim, Irwan (45) sebagai KKM, Muh Muursalin (58) sebagai masinis, Ferman Rahmatullah (23) sebagai juru mudi, dan Muhammad Nur (43) sebagai juru mudi.
"Berdasarkan informasi, KLM Sinar Reski II mengalami patah as propeller, Rabu, 9 September 2026 pukul 22.00 WIB, saat melintas di perairan selat Madura, sebelah timur pulau Kambing," kata Nanang dari keterangan tertulis.
Lebih lanjut, ketika kejadian berlangsung. Pemilik kapal yang berada di atas kapal kemudian mengabarkan kejadian tersebut kepada anaknya. Hal ini kemudian diteruskan ke Kantor SAR Surabaya pada keesokan harinya pukul 04.00 WIB.
Baca Juga:
Hilang 2 Hari, Tim SAR Gabungan Berhasil Temukan Korban Tenggelam di Sungai Brantas"Menindaklanjuti laporan tersebut, SMC segera mengerahkan satu tim rescue dan KN SAR 249 Permadi menuju ke lokasi kapal berlabuh. KN SAR 249 Permadi bertolak dari Dermaga Distrik Navigasi pada pukul 05.00 WIB," lanjutnya.
Sekitar pukul 08.52 WIB, KN SAR 249 Permadi tiba di lokasi KLM Sinar Reski II. Setelah kedua kapal bersandar, Tim Kantor SAR Kelas A Surabaya kemudian berkomunikasi dengan awak kapal KLM Sinar Reski II untuk memastikan kondisi mereka.
Pada pukul 09.21 WIB, personel Pos SAR Sumenep yang berada di darat memperoleh informasi bahwa kapal AHT Tegap Jaya dikerahkan Medco Energi Sampang Pty Ltd untuk membantu menarik KLM Sinar Reski II.
Kapal AHT Tegap Jaya tiba di lokasi pukul 11.20 WIB, kemudian melakukan proses penarikan KLM Sinar Reski II menuju Dermaga Branta, dengan KN SAR 249 Permadi mengikuti dari belakang untuk melakukan pengawalan.
Baca Juga:
SAR Hentikan Pencarian KMP Mutiara Sentosa, 4 Korban Masih Belum DitemukanSetibanya di Dermaga Branta, tim Kantor SAR Kelas A Surabaya yang dipimpin langsung Kasi Operasi dan Siaga SAR berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait. Proses selanjutnya kemudian diserahkan kepada pihak terkait.
Selain tim Kantor SAR Kelas A Surabaya, proses evakuasi KLM Sinar Reski II juga melibatkan tim dari Medco Energi Sampang Pty Ltd, AHT Tegap Jaya, UPP Branta, Pos TNI AL Pasongsongan, Satpolairud Pamekasan. (*)