KETIK, JAKARTA – Di tengah akhir pekan yang penuh drama di balapan MotoGP Belandan di Assen, 28 Juni 2026, satu cerita lain sempat agak tenggelam: Pedro Acosta ternyata juga gagal menuntaskan race.

Tapi berbeda dengan beberapa balapan sebelumnya yang sering diwarnai isu teknis KTM, kali ini penyebabnya datang dari tubuhnya sendiri.

Acosta memutuskan menghentikan balapan lebih awal setelah merasakan nyeri yang semakin mengganggu di bagian lengan. Setelah turun dari motor, pembalap KTM itu langsung menjelaskan bahwa kali ini masalahnya bukan berasal dari performa motor ataupun kendala teknis.

Dilansir dari TNT Sports, Acosta mengatakan: “Kali ini bukan masalah motornya.”

Ia menjelaskan rasa sakit di lengan membuatnya sulit mempertahankan intensitas yang dibutuhkan di Assen; sirkuit yang terkenal sangat menguras fisik karena perubahan arah cepat dan ritme tanpa banyak jeda

Baca Juga:
Jorge Martin Pulang dengan Hadiah Besar di Assen: Puncak Klasemen

Yang membuat situasi ini menarik, akhir pekan Acosta sebenarnya sudah cukup padat secara emosional.

Beberapa hari sebelumnya, ia baru saja dikonfirmasi akan bergabung ke Ducati mulai musim 2027 untuk menjadi rekan setim Marc Marquez. Acosta sendiri menyebut keputusan itu sebagai “tantangan terbesar” dalam kariernya sejauh ini. 

Karena itu, gagal finis di Assen terasa seperti momen yang kurang ideal untuk menutup salah satu akhir pekan paling ramai dalam hidupnya.

Meski begitu, dari indikasi awal tidak ada laporan cedera serius ataupun kebutuhan pemeriksaan lanjutan seperti yang dialami Marco Bezzecchi. Fokus Acosta sekarang diperkirakan lebih ke pemulihan kondisi fisik agar siap menghadapi seri berikutnya. 

Baca Juga:
Raul Fernandez Tetap Tersenyum Meski Kehilangan Kemenangan di Assen

Assen mungkin bukan balapan yang akan diingat Acosta karena hasil.

Tapi akhir pekan ini tetap mengirim satu pesan: di tengah semua rumor, transfer besar, dan ekspektasi menjadi masa depan Ducati, tubuh pembalap berusia 22 tahun itu tetap punya batas yang harus dijaga. (*)