Baru Dibangun, Tugu Rp1 Miliar di Jombang Roboh

Jurnalis: Syaiful Arif
Editor: Rahmat Rifadin

11 Des 2025 21:01

Thumbnail Baru Dibangun, Tugu Rp1 Miliar di Jombang Roboh
Struktur bagian atas tugu baru di Jombang tampak patah dan jatuh ke samping, 11 Desember 2025. (Foto: istimewa dok. warganet)

KETIK, JOMBANG – Ambruknya tugu selamat datang di Desa Gondangmanis, Bandarkedungmulyo, kembali memunculkan pertanyaan besar mengenai standar konstruksi proyek infrastruktur di Kabupaten Jombang.

Tugu yang dibangun dengan anggaran lebih dari Rp1 miliar itu roboh setelah diterjang angin puting beliung pada Kamis (11/12/2025) sore, meski bangunan belum diresmikan.

Struktur bagian atas tugu tampak patah dan jatuh ke samping. Foto-foto kondisi bangunan pascakejadian langsung menyebar di media sosial dan memicu perdebatan publik tentang kualitas pengerjaan proyek.

Sejumlah warganet menilai keruntuhan tersebut menunjukkan lemahnya manajemen risiko dalam perencanaan maupun pelaksanaan konstruksi. Apalagi bangunan ikon itu baru selesai dikerjakan beberapa pekan lalu.

Baca Juga:
Respons Cepat Bupati Bandung, Pastikan Warga Terdampak Banjir dan Puting Beliung Segera Dibantu

Di tengah ramainya sorotan, Kepala Dinas PUPR Kabupaten Jombang, Bayu Pancoroadi, menyampaikan bahwa pihaknya sudah menerima laporan awal mengenai insiden tersebut.

“Informasi awal karena ada angin puting beliung. Besok teman-teman kami kirim ke lokasi untuk melakukan pengecekan,” kata Bayu.

Menurut Bayu, pengecekan teknis diperlukan untuk mengetahui apakah kerusakan semata-mata disebabkan faktor cuaca ekstrem, atau terdapat indikasi kelemahan pada aspek konstruksi.

Proyek tugu ini dikerjakan oleh CV Ardi Konstruksi asal Tulungagung dengan nilai kontrak Rp1.033.538.875 dari APBD 2025. Masa pengerjaan ditetapkan 120 hari sejak 17 Juni, namun penyelesaiannya terlambat 13 hari sehingga kontraktor dikenai denda sekitar Rp13 juta.

Baca Juga:
Bupati Bandung Gercep Perbaiki Enam Rumah Rusak Berat Akibat Angin Kencang Bojongsoang

Pada Oktober lalu, Komisi C DPRD Jombang sempat melakukan inspeksi mendadak untuk mengevaluasi kualitas proyek. Saat itu, dewan tidak menemukan persoalan struktural, meski mempertanyakan posisi tugu yang dianggap kurang strategis.

Keruntuhan tugu setelah diterjang angin kini memunculkan dugaan baru mengenai kemampuan struktur menahan beban angin, terutama karena bangunan tersebut berdiri di area terbuka di sisi jalur nasional.

Pakar konstruksi lokal bahkan menilai insiden ini menandakan perlunya evaluasi terhadap perhitungan struktur, material, serta metode pengerjaan. Salah satu sorotan adalah apakah tugu telah dirancang dengan mempertimbangkan risiko cuaca ekstrem yang kerap terjadi di wilayah Jombang bagian barat.

Di sisi lain, bangunan ini masih berada dalam masa pemeliharaan kontraktor selama 6—12 bulan, sehingga segala kerusakan menjadi tanggung jawab pihak pelaksana.

Hingga saat ini, kontraktor belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait penyebab ambruknya tugu maupun langkah perbaikan yang akan ditempuh. Pemerintah kabupaten didesak bersikap transparan dalam proses evaluasi agar kejadian serupa tidak terulang pada proyek-proyek lain. (*)

Baca Sebelumnya

BPJN Aceh Diminta Percepat Bangun Jalan Akses Empat Desa Terisolir di Nagan Raya

Baca Selanjutnya

Masjid An Nuur Kota Batu, Dari Surau Kecil ke Pusat Ibadah Super Lengkap dan Ramah Difabel

Tags:

proyek jombang Tugu Jombang berita jombang Angin Puting beliung Angin kencang proyek bermasalah jombang

Berita lainnya oleh Syaiful Arif

Penyegelan Pabrik Ayam di Jombang, Aktivis: Penindakan Harus Berlaku Sama, Jangan Ada Kepentingan Bisnis

13 April 2026 13:31

Penyegelan Pabrik Ayam di Jombang, Aktivis: Penindakan Harus Berlaku Sama, Jangan Ada Kepentingan Bisnis

MBG di Jombang Belum Merata, Zulhas Ungkap Baru 15 Persen Sekolah Berbasis Agama Terlayani

10 April 2026 14:25

MBG di Jombang Belum Merata, Zulhas Ungkap Baru 15 Persen Sekolah Berbasis Agama Terlayani

Kronologi Kecelakaan Truk Muat Paket Seruduk Truk Pasir di Tol Jombang, Dua Meninggal

10 April 2026 10:53

Kronologi Kecelakaan Truk Muat Paket Seruduk Truk Pasir di Tol Jombang, Dua Meninggal

Penghentian Pembangunan Pabrik Ayam di Jombang, DPRD Nilai Ketaatan Perizinan Perusahaan Lemah

9 April 2026 07:20

Penghentian Pembangunan Pabrik Ayam di Jombang, DPRD Nilai Ketaatan Perizinan Perusahaan Lemah

Izin Belum Lengkap, Pabrik Pemotongan Ayam di Jombang Disetop Satpol PP

6 April 2026 14:21

Izin Belum Lengkap, Pabrik Pemotongan Ayam di Jombang Disetop Satpol PP

7 Nama Muncul dalam Muscab PKB Jombang 2026, Uji Kompetensi Jadi Penentu Kepemimpinan Partai

5 April 2026 14:37

7 Nama Muncul dalam Muscab PKB Jombang 2026, Uji Kompetensi Jadi Penentu Kepemimpinan Partai

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar