Baru Dibangun pada 2022, Rumah Pompa Kedungbanteng Sidoarjo Sudah Retak dan Rompal

Jurnalis: Fathur Roziq
Editor: Mustopa

4 Okt 2023 03:22

Thumbnail Baru Dibangun pada 2022, Rumah Pompa Kedungbanteng Sidoarjo Sudah Retak dan Rompal
Bangunan boezem Kedungpeluk, Desa Kedungbanteng, Tanggulangin, Sidoarjo, yang didirikan untuk menanggulangi banjir di kawasan setempat. (Foto: Fathur Roziq/Ketik.co.id)

KETIK, SIDOARJO – Pembangunan rumah pompa (bozem) di Desa Kedungbanteng, Kecamatan Tanggulangin, Kabupaten Sidoarjo, mengundang keprihatinan. Kondisi bangunan sudah retak-retak meski baru berdiri pada 2022.

Kendati demikian, infrastruktur penanggulangan banjir itu diakui sangat bermanfaat bagi masyarakat. 

Sebuah pengaduan masuk ke ponsel Ketua Java Corruption Watch (JCW) Sigit Imam Basuki ST pada Senin (2/10/2023). Bentuk pesannya video dan foto-foto. Terlihat jelas kondisi bangunan rumah pompa di Dusun Kedungpeluk, Desa Kedungbanteng, Kecamatan Tanggulangin, Sidoarjo, tersebut.

”Setelah dapat laporan, saya menyaksikan sendiri kondisinya seperti ini,” kata Sigit pada Selasa (3/10/2023).

Baca Juga:
Sekda Fenny Apridawati Dalami Cyber Security dan Transformasi Digital di Korsel

Selasa siang itu, Sigit mendatangi lokasi boezem. Dia mengitari rumah pompa, tembok bangunan bozem diamatinya. Memang terlihat retak memanjang, posisinya mendatar. Terutama di sisi timur sesuai yang masuk lewat video ke ponselnya. 

Begitu pula, ada garis retakan tampak memanjang vertikal di pilar-pilar dindingnya, sebagian trap tangga bangunan sudah rompal. Bahkan, sebagian hendak lepas dari konstruksi bangunan utama. Sigit heran, bangunan rumah pompa yang tergolong masih baru sudah terlihat seperti itu.  

Dia menduga, keretakan itu terjadi karena indikasi campuran tidak sesuai spesifikasi teknis yang benar. Sebab, seharusnya bangunan gedung rumah pompa itu dirancang dan dibangun lebih kuat daripada bangunan gedung biasa dan harus tahan terhadap getaran. 

Foto Kondisi anak tangga rumah pompa di Dam Kedungpeluk, Desa Kedungbanteng, Kecamatan Tanggulangin, Sidoarjo. Anak tangga sudah rompal. (Foto: Fathur Roziq/Ketik.co.id)Kondisi anak tangga rumah pompa di Dam Kedungpeluk, Desa Kedungbanteng, Kecamatan Tanggulangin, Sidoarjo. Anak tangga sudah rompal. (Foto: Fathur Roziq/Ketik.co.id)

Baca Juga:
Anggota DPRD Sidoarjo Rafi Wibisono Ungkap Aset Pemkab Jadi TPS Sampah Liar

Kata dia, Dinas PU Bina Marga dan Sumber Daya Air (BM SDA) Sidoarjo harus berani menjatuhkan sanksi apabila ditemukan kekurangan dalam spesifikasi bangunan. 

Informasi yang didapatkan Ketik.co.id menyebutkan, rumah pompa Desa Kedungbanteng dibangun pada tahun anggaran 2022. Pagu anggaran di APBD Sidoarjo Rp5 miliar untuk rumah pompa dan instalasi pompa di Dam Kedungpeluk, Tanggulangin, Sidoadjo, perkiraan harga Rp 5.994.468.713.

Proyek tersebut ditenderkan dan CV BJ Sidoarjo menjadi pemenang dengan nilai kontrak Rp 4.483.699.900. Kontrak ditandatangani pada 25 Agustus 2022 sampai 27 Desember 2022 atau 125 hari kalender.

Namun, kontrak diadendum dengan masa perpanjanggan 50 hari sampai 15 Februari 2023. Meski demikian, serah terima dilakukan pada 31 Januari. Terjadi keterlambatan 35 hari, proyek akhirnya selesai. 

Keterlambatan itu berakibat denda bagi kontraktor pelaksana. Nilainya 1 persen per hari dari nilai SPK (surat perintah kerja) Rp 4.483.699.900. Jumlah denda yang baru dibayar oleh CV BJ Sidoarjo mencapai Rp 141.377.924.  

Ketika dikonfirmasi media pada Jumat (22/9/2023) lalu, Kepala Dinas PU Bina Marga dan Sumber Daya Air (BM SDA) Sidoarjo Dwi Saptono MT memastikan kontraktor pelaksana telah membayar denda tersebut. Meski dibayar dengan cara mencicil, pelaksana telah memenuhi kewajibannya.

”Meski diangsur, tapi sudah terbayar semua,” katanya. 

Soal keretakan, belum didapatkan penjelasan resmi dari Dwi Saptono. Namun, menurut informasi yang diperoleh Ketik.co.id, keretakan bangunan bozem terjadi saat uji coba (trial) pompa di musim hujan tahun lalu. 

Ketika bangunan baru jadi dan pompa baru terpasang, musim hujan sudah tiba. Dilakukanlah uji coba. Getaran pompa itu kemudian mengakibatkan bangunan gedung rumah pompa sampai retak-retak. Kondisi itu terkait dengan mepetnya waktu tender dan penggarapan proyek rumah pompa.

Meski demikian, masyarakat merasakan manfaat rumah pompa itu dalam menanggulangi banjir di kawasan Desa Kedungbanteng, Kecamatan Tanggulangin, Sidoarjo. (*)

Baca Sebelumnya

Syahrul Yasin Limpo 'Hilang', Wamentan Harvick Gantikan Sementara

Baca Selanjutnya

Berwisata ke JTP Grup Dapat Diskon Sepuluh Persen

Tags:

Banjir Sidoarjo Banjir Kedungbanteng Proyek Infrastruktur Pemkab Sidoarjo Bupati Sidoarjo Dinas PU Bina Marga Sidoarjo Java Corruption Watch DPRD Sidoarjo Komisi C DPRD Sidoarjo

Berita lainnya oleh Fathur Roziq

Sekda Fenny Apridawati Dalami Cyber Security dan Transformasi Digital di Korsel

16 April 2026 12:01

Sekda Fenny Apridawati Dalami Cyber Security dan Transformasi Digital di Korsel

Anggota DPRD Sidoarjo Rafi Wibisono Ungkap Aset Pemkab Jadi TPS Sampah Liar

15 April 2026 11:17

Anggota DPRD Sidoarjo Rafi Wibisono Ungkap Aset Pemkab Jadi TPS Sampah Liar

DLHK Sidoarjo Tindak TPS Liar di Jabon Sidoarjo

15 April 2026 10:07

DLHK Sidoarjo Tindak TPS Liar di Jabon Sidoarjo

DPRD Sidoarjo Ingatkan Komisaris-Direksi BPR Delta Artha dan Aneka Usaha

14 April 2026 08:21

DPRD Sidoarjo Ingatkan Komisaris-Direksi BPR Delta Artha dan Aneka Usaha

Empat Posisi di BPR Delta Artha dan PT Aneka Usaha Sidoarjo ”Terlarang” untuk Pengurus Parpol

14 April 2026 06:52

Empat Posisi di BPR Delta Artha dan PT Aneka Usaha Sidoarjo ”Terlarang” untuk Pengurus Parpol

Bupati Subandi Upayakan Renovasi RTLH dan Bantu Jaminan Kesehatan Warga Sidoarjo

12 April 2026 06:30

Bupati Subandi Upayakan Renovasi RTLH dan Bantu Jaminan Kesehatan Warga Sidoarjo

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H