Baru Dibangun, Kualitas Drainase Senilai Rp 300 Juta dari BKK di Desa Plosogenuk Jombang Tuai Sorotan

Jurnalis: Syaiful Arif
Editor: Muhammad Faizin

27 Mei 2025 19:15

Thumbnail Baru Dibangun, Kualitas Drainase Senilai Rp 300 Juta dari BKK di Desa Plosogenuk Jombang Tuai Sorotan
Ketebalan tembok drainase berkurang akibat menempel di tembok pagar warga Dusun Ngaren Desa Plosogenuk Kecamatan Perak Kabupaten Jombang. (Foto: Syaiful Arif/ketik.co.id)

KETIK, JOMBANG – Pembangunan drainase di Dusun Ngaren, Desa Plosogenuk, Kecamatan Perak, Kabupaten Jombang, menuai sorotan warga. 

Kualitas proyek yang bersumber dari anggaran Bantuan Keuangan Khusus (BKK) tahun 2025 senilai Rp 300 juta yang digadang-gadang untuk meningkatkan infrastruktur desa dinila rendah. 

Pantauan di lokasi menunjukkan beberapa bagian drainase sudah banyak retak, bahkan ada yang putus dan menempel pada tembok pagar milik warga sehingga ketebalan tembok drainase berkurang dari spesifikasi.

Selain itu papan proyek tidak menunjukkan informasi secara detail tanggal pengerjaan.

Baca Juga:
[FOTO] FRMJ Demo Pemkab dan DPRD Jombang: Masyarakat Disuruh Irit BBM, Pejabat Foya-Foya!

Salah satu warga sekaligus petani setempat mengungkapkan kekecewaannya terhadap proyek ini. "Drainase ini sebenarnya penting, tapi kok yang dikerjakan jadi kurang maksimal. Banyak yang retak dan bahkan ada yang sampai nempel di pagar warga," ujar warga yang enggan disebutkan namanya itu. 

 

Foto Kondisi drainase yang dibangun menggunakan anggaran BKK 2025 senilai Rp 300 juta sudah mengalami keretakan di Dusun Ngaren, Desa Plosogenuk, Kecamatan Perak, Kabupaten Jombang. (Foto: Syaiful Arif/ketik.co.id)Kondisi drainase yang dibangun menggunakan anggaran BKK 2025 senilai Rp 300 juta sudah mengalami keretakan di Dusun Ngaren, Desa Plosogenuk, Kecamatan Perak, Kabupaten Jombang. (Foto: Syaiful Arif/ketik.co.id)

 

Baca Juga:
DPRD Jombang Cium Dugaan Kegagalan Proyek Pasar Ploso, Konsultan Perencana Merangkap sebagai Pengawas

Ketua Tim Pelaksana Kegiatan (TPK), Suyitno, yang juga menjabat sebagai Ketua Gapoktan, membenarkan bahwa dirinya yang mengerjakan proyek tersebut. 

"Proyek ini baru selesai sekitar satu bulan yang lalu. Kalau yang retak lurus dengan jalan itu karena dilalui combine. Untuk bagian lain yang retak dan patah, saya belum tahu penyebabnya. Nanti akan saya cek lagi karena biasanya itu digunakan untuk tempat jemur brambang," jelasnya, Selasa, 27 Mei 2025.

Suyitno juga membenarkan bahwa tembok saluran yang mepet dengan pagar warga memang berdekatan dengan tembok kandang miliknya. 

"Iya, itu tembok kandang saya, dan volume saluran saya tambahkan di sisi barat supaya lebih pas," tambahnya.

Ia juga menjelaskan soal sistem pencairan anggaran pengerjaan yang bersifat kondisional. 

"Kalau soal tanggal pelaksanaan, biasanya kalau anggaran dari Badan Keuangan turun, langsung kami garap. Sistem sekarang 50% dulu pencairan termin pertama, lalu 100% termin kedua. Pengerjaan hampir memakan waktu dua bulan," ujar Suyitno.

Sementara itu, Kepala Desa Plosogenuk, Kecamatan Perak, Kabupaten Jombang Purnami, menegaskan bahwa proyek tersebut merupakan usulan Pokir dari anggota DPRD partai Gerindra Dapil IV. 

"Memang proyek ini hasil pokir. Tidak ada potongan sama sekali, Insyaallah begitu. Untuk tembok saluran yang mepet ke pagar warga, itu memang milik warga yang makan tanah saluran," kata Purnami.

Dari pengakuan sejumlah warga dan narasumber, TPK di desa tersebut hanya berfungsi sebagai nama saja, sedangkan pelaksanaan dan pengondisian pekerjaan diduga dilakukan oleh oknum orang dekat dalam lingkaran kades.

Warga berharap pihak terkait dapat segera meninjau ulang proyek ini agar hasilnya lebih maksimal dan tidak merugikan masyarakat.

"Yang ngerjakan itu TPK, pekerjanya juga dari sini (orang desa) semua," pungkas Purnami. (*)

Baca Sebelumnya

Rampas Ponsel Anak-Anak untuk Beli Miras, Komplotan Jambret di Surabaya Dibekuk

Baca Selanjutnya

Jemaah Calon Haji Diimbau Tidak Keluar Tenda saat Wukuf

Tags:

Pokir BKK drainase Kualitas Proyek Rendah DPRD Jombang

Berita lainnya oleh Syaiful Arif

MBG di Jombang Belum Merata, Zulhas Ungkap Baru 15 Persen Sekolah Berbasis Agama Terlayani

10 April 2026 14:25

MBG di Jombang Belum Merata, Zulhas Ungkap Baru 15 Persen Sekolah Berbasis Agama Terlayani

Kronologi Kecelakaan Truk Muat Paket Seruduk Truk Pasir di Tol Jombang, Dua Meninggal

10 April 2026 10:53

Kronologi Kecelakaan Truk Muat Paket Seruduk Truk Pasir di Tol Jombang, Dua Meninggal

Penghentian Pembangunan Pabrik Ayam di Jombang, DPRD Nilai Ketaatan Perizinan Perusahaan Lemah

9 April 2026 07:20

Penghentian Pembangunan Pabrik Ayam di Jombang, DPRD Nilai Ketaatan Perizinan Perusahaan Lemah

Izin Belum Lengkap, Pabrik Pemotongan Ayam di Jombang Disetop Satpol PP

6 April 2026 14:21

Izin Belum Lengkap, Pabrik Pemotongan Ayam di Jombang Disetop Satpol PP

7 Nama Muncul dalam Muscab PKB Jombang 2026, Uji Kompetensi Jadi Penentu Kepemimpinan Partai

5 April 2026 14:37

7 Nama Muncul dalam Muscab PKB Jombang 2026, Uji Kompetensi Jadi Penentu Kepemimpinan Partai

Anggota DPR RI Sadarestuwati Sosialisasikan Empat Pilar di Jombang, Tekankan Persatuan dan Ketahanan Bangsa

4 April 2026 06:20

Anggota DPR RI Sadarestuwati Sosialisasikan Empat Pilar di Jombang, Tekankan Persatuan dan Ketahanan Bangsa

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar