Bantuan Obat dari Malaysia untuk Korban Bencana Alam Siap Mendarat di Aceh

Editor: T. Rahmat

29 Nov 2025 16:03

Thumbnail Bantuan Obat dari Malaysia untuk Korban Bencana Alam Siap Mendarat di Aceh
Pesawat Malaysia Airlines yang membawa obat-obatan untuk korban bencana alam di Aceh. (Foto: tangkapan layar instagram Awak Lhok)

KETIK, BANDA ACEH – Harapan baru datang bagi para penyintas banjir dan tanah longsor di Aceh. Bantuan obat-obatan senilai 1 juta ringgit Malaysia dijadwalkan tiba di Bandara Sultan Iskandar Muda, Blang Bintang, Sabtu, 25 November 2025.

Bantuan kemanusiaan ini berasal dari masyarakat Malaysia dan ditujukan khusus untuk penanganan darurat kesehatan ribuan warga terdampak bencana yang kini tersebar di berbagai titik pengungsian.

Pemerintah Aceh memastikan bantuan medis itu akan segera didistribusikan ke wilayah yang paling membutuhkan. Saat ini, banyak pengungsi dilaporkan mulai mengalami kesulitan layanan kesehatan akibat akses jalan yang terputus dan sejumlah daerah yang masih terisolasi.

Gubernur Aceh, Muzakir Manaf, mengatakan bencana yang melanda Aceh kali ini berada pada skala yang jauh lebih besar dari sebelumnya. Ia menegaskan bahwa penanganan darurat membutuhkan dukungan cepat dan terkoordinasi.

Baca Juga:
Banten Bidik Investasi Malaysia, Gubernur Andra Soni Terima Kunjungan Ismail Sabri

“Di Bireuen, tiga sampai empat kampung hilang. Sampai sekarang kita belum mengetahui kondisi masyarakat di sana,” ujarnya dengan nada prihatin.

Bantuan Malaysia tersebut merupakan hasil koordinasi cepat antara Pemerintah Aceh, pengusaha di Kuala Lumpur, serta pemerintah pusat Malaysia. Laporan awal menunjukkan kebutuhan paling mendesak adalah obat untuk infeksi pernapasan, penyakit kulit, diare, demam, dan infeksi bakteri yang kini mulai meningkat di pos-pos pengungsian.

Selain bantuan internasional ini, logistik berupa sembako dan obat-obatan dari Badan Pengelola Migas Aceh (BPMA) telah tiba pada Jumat malam. Barang bantuan tersebut langsung dipindahkan ke gudang penampungan sebelum dikirim ke daerah prioritas.

Gubernur Muzakir atau yang akrab disapa Mualem menegaskan bahwa perhatian utama dalam distribusi logistik saat ini berada pada wilayah Aceh Utara, salah satu daerah dengan dampak bencana paling signifikan.

Baca Juga:
Teknologi Robotik Jadi Kunci, KPJ Malaysia Sabet Banyak Penghargaan Healthcare Asia Awards 2026

“Kami memastikan seluruh bantuan disalurkan secara merata, terutama untuk masyarakat di Aceh Utara,” katanya.

Sementara itu, tim kebencanaan masih berjuang menghadapi tantangan besar di lapangan, termasuk jalan terputus, cuaca ekstrem, serta akses menuju daerah yang masih benar-benar terisolasi. Pemerintah membuka opsi pengiriman bantuan menggunakan helikopter jika akses darat tidak pulih dalam dua hari ke depan.

Pemerintah Aceh juga mengimbau masyarakat tetap tenang, tidak mudah terpancing informasi hoaks, dan terus memantau informasi resmi terkait penanganan bencana yang kini sedang dimaksimalkan. (*)

Baca Sebelumnya

KAI Daop 8 Sambut TransJatim di Stasiun Malang Baru, Akses Penumpang Kian Mudah

Baca Selanjutnya

Jabatan yang Tak Pernah Direncanakan, tapi Harus Diambil: Kisah Inspiratif Abdul Basid Pimpin Prodi BSA UIN Malang

Tags:

Bencana Aceh Banjir Aceh Aceh Banjir Obat malaysia Rakyat Malaysia Bantuan Internasional Mualem gubernur aceh

Berita lainnya oleh T. Rahmat

Gowes ke Sekolah, Kapospol Jeumpa Jadi Pembina Upacara dan Inspirasi Siswa

13 April 2026 12:33

Gowes ke Sekolah, Kapospol Jeumpa Jadi Pembina Upacara dan Inspirasi Siswa

PP AMPG Gelar Bakti Sosial di Nagan Raya, Salurkan 130 Paket Sembako untuk Warga

6 April 2026 18:43

PP AMPG Gelar Bakti Sosial di Nagan Raya, Salurkan 130 Paket Sembako untuk Warga

Kolaborasi Bupati Safaruddin dan Jamaluddin Idham Dorong Kampung Nelayan Modern Abdya

6 April 2026 08:00

Kolaborasi Bupati Safaruddin dan Jamaluddin Idham Dorong Kampung Nelayan Modern Abdya

Jamaluddin Idham, dari Ketua DPD PDI-I Aceh Kini Jadi Bendahara Umum MPTT-I

3 April 2026 19:13

Jamaluddin Idham, dari Ketua DPD PDI-I Aceh Kini Jadi Bendahara Umum MPTT-I

Dari Pesisir yang Terlupa, Jamaluddin Idham Usul Kampung Nelayan di Aceh Jaya

2 April 2026 14:43

Dari Pesisir yang Terlupa, Jamaluddin Idham Usul Kampung Nelayan di Aceh Jaya

ATR/BPN Serahkan 33 Sertipikat untuk Rumah Ibadah di Sulawesi Tengah

1 April 2026 22:27

ATR/BPN Serahkan 33 Sertipikat untuk Rumah Ibadah di Sulawesi Tengah

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar