Bantuan Kemanusiaan RI Tiba di Mesir, Prioritaskan Pengungsi Palestina

Jurnalis: Husni Habib
Editor: Naufal Ardiansyah

5 Apr 2024 09:19

Thumbnail Bantuan Kemanusiaan RI Tiba di Mesir, Prioritaskan Pengungsi Palestina
Kepala BNPB saat menyerahkan secara simbolis bantuan kemanusiaan kepada perwakilan Kementerian Kesehatan Mesir. (Foto: BNPB)

KETIK, JAKARTA – Setelah menempuh perjalanan panjang selama 12 jam penerbangan dengan pesawat Garuda Indonesia tipe A330-900, bantuan kemanusiaan pemerintah Indonesia untuk Palestina akhirnya tiba di Bandara Internasional Kairo, Mesir pada Kamis (4/4/2024) pukul 10.00 pagi waktu setempat.

Bantuan kemanusian senilai 15,1 milyar rupiah tersebut berisi berbagai macam keperluan yang dibutuhkan oleh para penduduk Gaza, Palestina mulai dari obat-obatan, alat kesehatan, logistik, dan barang lainnya sesuai permintaan yang tertuang dalam nota diplomatik yang dikirimkan Pemerintah Mesir kepada Pemerintah Indonesia. 

Peperangan yang masih berlanjut antara Hamas dengan Israel mengharuskan warga Gaza untuk mengungsi ke wilayah yang aman salah satunya ke Rafah, Mesir. Banyak dari warga Gaza harus menjalani perawatan di beberapa rumah sakit di Mesir akibat terkena senjata dan reruntuhan bangunan yang hancur akibat peperangan.

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana, Letnan Jenderal TNI Suharyanto mengatakan setidaknya saat ini terdapat kurang lebih satu setengah juta warga pengungsi Palestina yang berada di Kota Rafah, Mesir. Mereka sangat membutuhkan bantuan logistik untuk bertahan hidup ditengah kondisi yang sedang tidak stabil akibat peperangan saat ini.

Baca Juga:
Komitmen Bangun Kembali Gaza, LMI dan LAZ Yasa Targetkan Galang Donasi Rp1 Miliar di Malang

"Mudah mudahan bantuan ini dapat sedikit meringankan penderitaan dari rakyat Palestina akibat konflik di wilayah Gaza," jelasnya.

Lebih lanjut, bantuan tersebut diberikan oleh Pemerintah Indonesia kepada Palestina melalui Pemerintah Mesir. Diharapkan pengiriman bantuan ini dapat menjalin lebih erat hubungan antara Indonesia dan Mesir yang sudah berjalan dengan baik selama ini. 

Sementara itu perwakilan Kementerian Kesehatan Mesir mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Indonesia yang telah mendukung upaya negaranya untuk membantu warga Palestina. 

"Terima kasih kami ucapkan kepada Pemerintah Indonesia yang telah mendukung kami, khususnya dalam hal obat-obatan dan alat kesehatan, untuk merawat dan menangani warga Palestina yang menjadi korban konflik," tambahnya.

Baca Juga:
Hadirkan Opic, Konser Kemanusiaan LMI Galang Kepedulian untuk Palestina di UM

Usai menyerahkan bantuan, delegasi Indonesia yang dipimpin oleh Kepala BNPB itu juga melakukan kunjungan dan tinjauan ke Nasser Institute Hospital for Research and Treatment. 

Suharyanto mengapresiasi Pemerintah Mesir yang telah dengan baik melakukan penanganan dan merawat pasien-pasien korban konflik di Palestina. 

"Kita bisa lihat bahwa penanganan pasien sudah berjalan dengan sangat baik, banyak korban yang bisa sembuh setelah dirawat di rumah sakit ini," jelas Suharyanto," paparnya.

Untuk diketahui, Rumah sakit Nasser Institut saat ini sudah menerima sebanyak 97 pasien warga Palestina sejak dibukanya perbatasan pada 1 November 2023 lalu. Hingga hari ini Kamis (4/4/2024), masih terdapat 36 pasien yang dirawat dengan kasus yang beragam. 

Kepala Rumah Sakit Nasser Institute, dr. Mahmoud Saied menuturkan kasus pasien yang paling banyak ditangani adalah kasus orthepedic yang diakibatkan serangan bom. 

"Kami selalu berkoordinasi dengan Kementerian Kesehatan Mesir terkait dengan kebutuhan penanganan korban konflik di Palestina," pungkasnya.(*)

Baca Sebelumnya

Daftar Cemilan Jadul Jadi Rekomendasi Suguhan, Pasti Nostalgia

Baca Selanjutnya

Pagar Pendopo Doyong

Tags:

Bantuan kemanusiaan Logistik Kementerian Kesehatan Mesir Bnpb Pemerintah Indonesia Palestina Pengungsi Gaza

Berita lainnya oleh Husni Habib

Kolaborasi SMAN 19 Surabaya dan BKKBN Jatim Edukasi Siswa Soal Kesehatan Mental

29 Juli 2025 11:08

Kolaborasi SMAN 19 Surabaya dan BKKBN Jatim Edukasi Siswa Soal Kesehatan Mental

Awas Screen Time Berlebihan dapat Mengganggu Tumbuh Kembang Anak

28 Juli 2025 20:20

Awas Screen Time Berlebihan dapat Mengganggu Tumbuh Kembang Anak

Laviere Bar & Lounge Tampilkan Eksplorasi Rasa Berkelas Lewat Bar Takeover Spesial

25 Juli 2025 22:00

Laviere Bar & Lounge Tampilkan Eksplorasi Rasa Berkelas Lewat Bar Takeover Spesial

Kumpul Kenyang di Favehotel Rungkut, Makan Enak Bareng Keluarga dengan Beragam Menu Favorit

25 Juli 2025 13:48

Kumpul Kenyang di Favehotel Rungkut, Makan Enak Bareng Keluarga dengan Beragam Menu Favorit

Pelindo Tambah X-Ray di Terminal GSN, Tingkatkan Keamanan Pelayaran Laut

25 Juli 2025 12:32

Pelindo Tambah X-Ray di Terminal GSN, Tingkatkan Keamanan Pelayaran Laut

ITS Gelar Workshop Gender Action Plan, Dorong Inklusivitas dan Kesetaraan di Kampus

24 Juli 2025 13:36

ITS Gelar Workshop Gender Action Plan, Dorong Inklusivitas dan Kesetaraan di Kampus

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar