Bantu Pemkab Bandung, Fatayat Ikut Berperan Aktifkan Lagi Kepesertaan PBI JK

Jurnalis: Iwa AS
Editor: Akhmad Sugriwa

7 Agt 2025 01:02

Thumbnail Bantu Pemkab Bandung, Fatayat Ikut Berperan Aktifkan Lagi Kepesertaan PBI JK
Ketua Terpilih Fatayat Kabupaten Bandung, Susanti.(Foto: Iwa/Ketik)

KETIK, BANDUNG – Sebagai Kader PESIAR (Petakan, Sisir, Advokasi, dan Registrasi) BPJS Kesehatan Cabang Soreang, puluhan kader Pimpinan Cabang Fatayat Nahdlatul Ulama (PC Fatayat NU) Kabupaten Bandung turut membantu Pemkab Bandung dalam mengaktifkan lagi kepesertaan Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI JK).

Penonaktifan ratusan ribu kepesertaan PBI JK ini menyusul pemberlakuan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN), mulai Juni 2025.

"Para Kader PESIAR dari Fatayat ini ikut terjun ke lapangan turut berpartisipasi untuk mengaktifkan kembali kepesertaan PBI JK warga Kabupaten Bandung yang dinonaktifkan oleh Kementerian Sosial," ungkap Ketua Terpilih Fatayat Kabupaten Bandung, Susanti, di Gedung SLRT Soreang, Rabu (6/8/2025).

Pemkab Bandung sendiri, kata Susanti, hingga kini berupaya semaksimal mungkin untuk mengaktifkan lagi kepesertaan PBI JK yang sudah dinonaktifkan.

Baca Juga:
Layanan IGD JKN di Palembang, BPJS Kesehatan Tegaskan Akses Pasien Darurat Tak Boleh Terhambat

"Seperi yang disampaikan Pak Bupati Bandung untuk mengaktifkan lagi kepesertaan PBI JK, Kader Pesiar dari Fatayat juga melakukan penyisiran, advokasi dan registrasi ke peserta PBI JK yang dinonaktifkan," imbuh Susanti.

Para Kader Pesiar pun mengecek CPCL-nya (Calon Penerima Calon Lokasi) di masing-masing desa, langsung ke rumah peserta PBI JK.

“Kita cek lagi baik kepada peserta PBI JK Desil 1-5 yang merupakan desil masyarakat yang mendapatkan bantuan. Termasuk di Desil 6 sampai dengan 10 yang dianggap tidak layak lagi menerima bantuan sosial," papar Susanti.

Sebelumnya Bupati Bandung Dadang Supriatna menyatakan pihaknya sudah berhasil mengaktifkan kembali 50 ribu kepesertaan PBI JK warga Kabupaten Bandung yang dinonaktifkan oleh Kemensos, pasca pemberlakuan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN), mulai Juni 2025..

Baca Juga:
Hampir 100 Persen Warga Kota Batu Tercover JKN, Pemkot Kini Fokus Keaktifan Peserta

Bupati Bandung menandaskan pihaknya terus mengawal dan mengaktifkan kembali kepesertaan PBI JK warga Kabupaten Bandung yang sebelumnya mencapai 147 ribu peserta.

"Sampai saat ini sudah aktif kembali sekitar 50 ribu peserta PBI JK. Insya Allah dalam waktu dua minggu ke depan seluruhnya akan aktif kembali," ucap Bupati Bandung di Bale Rae Soreang pada 23 Juli 2025.

Kalau masyarakat yang dinonaktifkan itu ternyata masih layak dibantu, kata bupati, maka harus segera dibuatkan pernyataan oleh kepala desa dan kemudian dilaporkan ke Dinas Sosial.

"Tapi kalau seandainya memang sudah tidak layak dibantu PBI JK lagi, maka silahkan dicoret kepesertaannya. Tentu pendataan yang akurat terkait CPCL-nya (Calon Penerima Calon Lokasi) ini perlu dibantu berbagai pihak," pungkas Bupati Kang DS.

Seperti diberitakan, sekitar 147 ribu PBI JK di Kabupaten Bandung dinonaktifkan, pasca pemberlakuan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN), mulai Juni 2025.(*)

 

Baca Sebelumnya

Diperiksa 6 Jam Lebih, Kades Sukosari Madiun Ditetapkan Tersangka Proyek Kolam Renang

Baca Selanjutnya

Anggota DPRD Sidoarjo Kaget, Kondisi Rumah Perempuan Sebatangkara Sangat Parah

Tags:

Fatayat fatayat kab bandung pc fatayat nu kab bandung pbi jk JKN BPJS Kesehatan

Berita lainnya oleh Iwa AS

Bupati Bandung Sampaikan Keluhan Warga Soal SLIK, Menteri PKP Langsung Beri Solusi KUR Perumahan

14 April 2026 00:48

Bupati Bandung Sampaikan Keluhan Warga Soal SLIK, Menteri PKP Langsung Beri Solusi KUR Perumahan

Respons Cepat Bupati Bandung, Pastikan Warga Terdampak Banjir dan Puting Beliung Segera Dibantu

13 April 2026 18:18

Respons Cepat Bupati Bandung, Pastikan Warga Terdampak Banjir dan Puting Beliung Segera Dibantu

Farhan Apresiasi Bakat Penyandang Autisme, Ajak Warga Lebih Inklusif

13 April 2026 15:52

Farhan Apresiasi Bakat Penyandang Autisme, Ajak Warga Lebih Inklusif

Bupati Bandung Gercep  Perbaiki Enam Rumah Rusak Berat Akibat Angin Kencang Bojongsoang

11 April 2026 19:56

Bupati Bandung Gercep Perbaiki Enam Rumah Rusak Berat Akibat Angin Kencang Bojongsoang

Bupati Bandung Instruksikan Kecamatan Margahayu Tangani Persoalan Banjir Secara Pentahelix

11 April 2026 15:15

Bupati Bandung Instruksikan Kecamatan Margahayu Tangani Persoalan Banjir Secara Pentahelix

Pastikan Hak Buruh Terpenuhi, Bupati Bandung Perintahkan Disnaker Sidak Perusahaan

10 April 2026 21:15

Pastikan Hak Buruh Terpenuhi, Bupati Bandung Perintahkan Disnaker Sidak Perusahaan

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar