Banjir Rendam Rumah dan Sawah, BNPB Minta Warga Jawa dan Aceh Waspada!

Jurnalis: Frederico Yudyanto
Editor: Rahmat Rifadin

3 Nov 2025 16:01

Thumbnail Banjir Rendam Rumah dan Sawah, BNPB Minta Warga Jawa dan Aceh Waspada!
BPBD Kabupaten Bandung melakukan asesmen lapangan di lokasi terdampak banjir, 2 November 2025. (Foto: Dok. BPBD Kabupaten Bandung)

KETIK, SURABAYA – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan sejumlah kejadian bencana yang terjadi hingga Senin pagi, 3 November 2025. Sejumlah daerah di Indonesia diguyur hujan dengan intensitas sedang hingga lebat. Bencana banjir menjadi peristiwa yang paling banyak tercatat pada awal pekan bulan November ini.

Dari Provinsi Jawa Timur, dilaporkan bahwa banjir melanda sembilan desa di lima kecamatan di Kabupaten Lumajang, meliputi Jatiroto, Rowokangkung, Sukodono, Lumajang, dan Candipuro. Banjir yang terjadi pada Jumat, 31 Oktober 2025 disebabkan oleh tingginya curah hujan yang membuat Sungai Bondoyudo meluap dan menggenangi pemukiman warga.

Akibatnya, 1.228 KK terdampak, 20 hektar sawah tergenang, serta empat akses desa terendam. Namun, pada Minggu, 2 November 2025, banjir telah surut dan debit Sungai Menjangan kembali normal.

Masih di wilayah Jawa Timur, banjir juga terjadi di Desa Sumberagung, Kecamatan Sumberbaru, Kabupaten Jember. Peristiwa ini dipicu hujan berintensitas sedang di wilayah Jember, ditambah kiriman air dari Sungai Jatiroto di Kabupaten Lumajang yang menyebabkan debit Sungai Uling meningkat hingga meluap ke area permukiman dan jalan dusun. Banjir tersebut berdampak pada 698 KK serta sejumlah lahan persawahan. Beruntung, pada Minggu, 2 Oktober 2025 banjir dilaporkan telah sepenuhnya surut.

Baca Juga:
Prakiraan Cuaca Hari Ini, Minggu 12 April 2026: Jakarta dan Bengkulu Hujan Ringan

Bergeser ke Jawa Barat, Kabupaten Bekasi dilanda banjir akibat hujan lebat, kiriman air dari hulu sungai, dan saluran drainase yang kurang memadai sehingga Kali Cikarang meluap dan tanggul jebol. Banjir merendam tujuh kecamatan, yakni Serang Baru, Cikarang Utara, Sukatani, Cikarang Selatan, Cikarang Barat, Karangbahagia, dan Cibitung, dengan ketinggian air 20–140 cm, berdampak pada 3.548 jiwa.

Sebanyak 712 KK atau 1.382 jiwa mengungsi ke beberapa titik, antara lain Kampung Blokang, Perumahan Taman Bali Kahuripan, Lapangan Jabon, dan TPQ Fadlulloh. Pada Minggu, 2 November 2025, genangan di enam kecamatan telah surut, sementara di Sukatani mulai berangsur, dengan BPBD Kabupaten Bekasi berkoordinasi melakukan pendataan dan penyedotan air di lokasi terdampak.

Di Kabupaten Bandung, hujan lebat pada Sabtu, 1 November 2025 menyebabkan kenaikan debit Sungai Citarum, Cikapundung, Cipalasari, dan Cigede, hingga meluap dan menimbulkan banjir di Kecamatan Bojongsoang, Baleendah, dan Dayeuhkolot dengan ketinggian 10–100 cm. Banjir ini berdampak pada 343 jiwa, dengan 24 orang mengungsi di penampungan Desa Dayeuhkolot. Hingga Minggu, 2 November 2025, banjir di Desa Bojongasih, Kecamatan Dayeuhkolot, dilaporkan belum surut.

Hujan lebat selama tiga jam pada Sabtu, 1 November 2025 juga melanda Kabupaten Aceh Timur, Provinsi Aceh, menyebabkan banjir di pemukiman Gampong Alue Sentang, Kecamatan Birem Bayeun, dengan ketinggian air 20–50 cm. Sebanyak 55 KK terdampak, dan BPBD setempat bergerak ke lokasi untuk pendataan dan koordinasi, sementara banjir dilaporkan masih berlangsung.

Baca Juga:
Bupati Bandung Instruksikan Kecamatan Margahayu Tangani Persoalan Banjir Secara Pentahelix

Dalam menghadapi potensi bahaya hidrometeorologi selama musim hujan, Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari mengingatkan pemerintah daerah dan masyarakat agar senantiasa meningkatkan kewaspadaan terhadap risiko banjir, tanah longsor, dan cuaca ekstrem lainnya.

“Beberapa langkah kesiapsiagaan yang dianjurkan antara lain memangkas pohon-pohon yang rapuh atau berpotensi tumbang, memeriksa kekuatan struktur bangunan, serta menyimpan dokumen penting dan peralatan elektronik di tempat aman. Masyarakat juga disarankan menyiapkan tas siaga bencana berisi kebutuhan dasar untuk minimal tiga hari, serta rutin memantau prakiraan cuaca dari sumber resmi dan terpercaya,” ujarnya.

Abdul Muhari juga menegaskan apabila hujan lebat terjadi dengan durasi lebih dari satu jam, masyarakat sebaiknya segera bersiap melakukan evakuasi ke lokasi yang lebih aman untuk meminimalkan risiko. Selain itu, koordinasi dengan aparat desa, RT/RW, dan BPBD setempat menjadi kunci dalam memastikan respons cepat dan tertib saat menghadapi bencana. (*)

Baca Sebelumnya

Tindak Premanisme, Polda Sumsel Tangkap Dua Pelaku Pungli di Kertapati

Baca Selanjutnya

Remaja Pagar Alam Tewas Terseret Arus di Curup Besemah, Jasad Ditemukan Usai Dua Hari Pencarian

Tags:

Bnpb bpbd Laporan Bencana Bandung Bekasi Aceh Timur banjir

Berita lainnya oleh Frederico Yudyanto

Usai Liburan, Malas Mau Kerja Lagi? Bisa Jadi Kamu Kena Post-Holiday Blues

4 Januari 2026 12:01

Usai Liburan, Malas Mau Kerja Lagi? Bisa Jadi Kamu Kena Post-Holiday Blues

Dari Glenn Fredly hingga Iwan Fals, Inilah Ragam Makna Januari dalam Musik Indonesia

1 Januari 2026 05:30

Dari Glenn Fredly hingga Iwan Fals, Inilah Ragam Makna Januari dalam Musik Indonesia

Ini Lima Negara dengan Kembang Api Tahun Baru Paling Ikonik! No 1 Dubai

1 Januari 2026 01:00

Ini Lima Negara dengan Kembang Api Tahun Baru Paling Ikonik! No 1 Dubai

BMKG: Cuaca Kota Banda Aceh 31 Desember 2025 Diprakirakan Cerah Berawan, Sejumlah Kota Lainnya Hujan Ringan Hingga Petir

31 Desember 2025 10:15

BMKG: Cuaca Kota Banda Aceh 31 Desember 2025 Diprakirakan Cerah Berawan, Sejumlah Kota Lainnya Hujan Ringan Hingga Petir

Saat Piring Pecah Menjadi Pesan Cinta: Cerita dari Malam Tahun Baru di Denmark

31 Desember 2025 09:01

Saat Piring Pecah Menjadi Pesan Cinta: Cerita dari Malam Tahun Baru di Denmark

Anti-Ribet! Rahasia Liburan Pantai Seru dengan Persiapan yang Tepat

31 Desember 2025 05:30

Anti-Ribet! Rahasia Liburan Pantai Seru dengan Persiapan yang Tepat

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar