Banjir Meluas, KAI Batalkan Perjalanan KA Brantas dan Matarmaja Serta Jamin Refund 100 Persen

Jurnalis: Angga Prasetya
Editor: Mustopa

18 Jan 2026 14:26

Thumbnail Banjir Meluas, KAI Batalkan Perjalanan KA Brantas dan Matarmaja Serta Jamin Refund 100 Persen
Potret kondisi lintasan tergenang air sehingga menyebabkan gangguan perjalanan kereta api (Foto: KAI)

KETIK, KEDIRI – Perjalanan Kereta Api Brantas serta Matarmaja yang berangkat maupun melintas di wilayah kerja Daop 7 Madiun dibatalkan akibat dampak banjir yang terjadi di lintasan wilayah Daop 4 Semarang dan Daop 1 Jakarta pada Minggu, 18 Januari 2026.

KAI memohon maaf kepada seluruh pelanggan atas gangguan perjalanan kereta serta menjamin pengembalian tiket 100 persen.

Adapun kereta api yang dibatalkan dampak banjir genangan yang semakin meluas tersebut meliputi KA 151 Brantas relasi Blitar-Pasarsenen, KA 152 Brantas relasi Pasarsenen-Blitar, KA 269 Matarmaja relasi Malang-Pasarsenen dan KA 270 Matarmaja, relasi Pasarsenen-Malang. Pembatalan dilakukan untuk menjamin keselamatan perjalanan kereta.

Selain pembatalan perjalanan KA Brantas dan Matarmaja, banjir yang meluas juga menyebabkan keterlambatan akibat pelambanan perjalanan kereta.

Baca Juga:
Nyawa Terselamatkan, Masinis dan Petugas KAI Gagalkan Upaya Bunuh Diri di Jalur KA Kertosono

Merujuk data KAI Daop 7 Madiun pada pukul 06.00 WIB, KA jarak jauh yang melintas Daop 7 Madiun yang mengalami keterlambatan meliputi KA Matarmaja (KA 270) relasi Pasarsenen-Malang dengan lambat 648 menit (Posisi Karangsono). Estimasi tiba di Madiun pukul 08.45 WIB.

Kemudian KA Brantas (KA PLB 152) relasi Pasarsenen-Blitar dengan waktu lambat 678 menit (Posisi Pemalang). Estimasi tiba di Madiun pukul 11.50 WIB dan Blitar pukul 14.33 WIB. KA Brawijaya (KA 38) relasi Gambir-Malang dengan waktu lambat 622 menit (Posisi Petarukan).

Estimasi tiba di Madiun pukul 10.12 WIB serta KA Majapahit (KA PLB 246B) relasi Pasarsenen-Malang dengan waktu lambat 499 menit (Posisi Pemalang). Estimasi tiba di Madiun pukul 10.54 WIB.

Manajer Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh pelanggan atas gangguan perjalanan kereta api akibat dampak cuaca ekstrem. Sebagai bentuk tanggung jawab kepada pelanggan, KAI memberikan pengembalian bea tiket sebesar 100 persen sesuai ketentuan.

Baca Juga:
KA Bangunkarta Anjlok di Emplasemen Bumiayu, Ini Rekayasa Perjalanan di Daop 7 Madiun

"Keselamatan perjalanan kereta api dan pelanggan menjadi prioritas utama. Seiring bertambahnya titik banjir dan tingginya potensi keterlambatan, KAI melakukan rekayasa pola operasi, termasuk pengalihan rute, pembatasan kecepatan, hingga pembatalan perjalanan kereta api agar risiko keselamatan dapat dihindari. Termasuk juga diantaranya KAJJ yang berangkat dan melintasi wilayah Daop 7 Madiun," kata Tohari.

Tohari menjelaskan soal mekanisme pengembalian bea tiket yang dapat dilakukan dengan ketentuan. Pertama pengembalian bea tiket paling lambat 7 hari sejak tanggal pembatalan.

Kemudian pelanggan yang tidak berkenan melanjutkan perjalanan akibat pengalihan rute, rekayasa pola operasi, maupun dampak keterlambatan berhak memperoleh pengembalian bea 100 persen, termasuk untuk tiket terusan atau tiket pulang-pergi yang dikelola oleh KAI Group.

Pengembalian bea tiket dapat dilakukan melalui loket stasiun dan Contact Center 121. Serta pengajuan melalui Contact Center 121 dapat dilakukan melalui layanan call dan VOIP pada aplikasi Access by KAI, khusus untuk pengembalian bea 100 persen.

"KAI berkomitmen untuk terus memberikan informasi terkini kepada masyarakat seiring perkembangan penanganan di lapangan. Kami mengapresiasi pengertian dan kesabaran pelanggan di tengah kondisi cuaca ekstrem ini," pungkasnya.(*)

Baca Sebelumnya

Lewat Program RUMAH, TP PKK Lebak Kolaborasi Cetak Generasi Cerdas dan Sehat

Baca Selanjutnya

Geger! Wanita di Sorong Tewas Dibunuh Mantan Suami Saat Hendak Ibadah Pagi

Tags:

Kereta Api Indonesia PT KAI Persero DAOP 7 Madiun Kementerian Perhubungan Direktorat Jenderal Perkeretaapian Gangguan Perjalanan Kereta Api Daop 4 Semarang Daop 1 Jakarta cuaca ekstrem

Berita lainnya oleh Angga Prasetya

Meniti Jembatan Asa Kampung Onggoboyo di Kaki Gunung Kelud yang Terisolir Deru Kemajuan Zaman

12 April 2026 14:37

Meniti Jembatan Asa Kampung Onggoboyo di Kaki Gunung Kelud yang Terisolir Deru Kemajuan Zaman

159 Rumah Tidak Layak Huni di Kabupaten Kediri Diusulkan Masuk Program BSPS 2026

10 April 2026 17:03

159 Rumah Tidak Layak Huni di Kabupaten Kediri Diusulkan Masuk Program BSPS 2026

Nyawa Terselamatkan, Masinis dan Petugas KAI Gagalkan Upaya Bunuh Diri di Jalur KA Kertosono

9 April 2026 18:36

Nyawa Terselamatkan, Masinis dan Petugas KAI Gagalkan Upaya Bunuh Diri di Jalur KA Kertosono

Pengurus IKPI Kediri Resmi Dilantik, Solusi Perpajakan Kian Lebih Dekat

9 April 2026 17:40

Pengurus IKPI Kediri Resmi Dilantik, Solusi Perpajakan Kian Lebih Dekat

Satlantas Polres Kediri Kota Uangkap Pelaku Tabrak Lari, Ditangkap di Ngawi dalam Kurun Waktu 7 Jam

9 April 2026 15:32

Satlantas Polres Kediri Kota Uangkap Pelaku Tabrak Lari, Ditangkap di Ngawi dalam Kurun Waktu 7 Jam

Ketua Fraksi Golkar Soroti Banyaknya Pimpinan OPD di Pemkab Kediri yang Dijabat Plt

9 April 2026 13:02

Ketua Fraksi Golkar Soroti Banyaknya Pimpinan OPD di Pemkab Kediri yang Dijabat Plt

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar