Bakso Tulangan Iga Kuah Pedas Jadi Buruan Takjil di Jember, Racikan Khas Pandalungan Laris Manis

24 Februari 2026 16:30 24 Feb 2026 16:30

Thumbnail Bakso Tulangan Iga Kuah Pedas Jadi Buruan Takjil di Jember, Racikan Khas Pandalungan Laris Manis

Menu Bakso Tulangan Iga Kuah Pedas racikan khas pendalungan yang disajikan di Bakso Balungan Arjuna, Jalan Citarum, Jember, menjadi buruan warga saat berbuka puasa Ramadan 2026. (Foto: Atta/Ketik.com)

KETIK, JEMBER – Tren berburu kuliner buka puasa di Kabupaten Jember semakin semarak selama Ramadan 2026. Salah satu yang mencuri perhatian warga adalah Bakso Balungan Arjuna Jember yang berlokasi di Jalan Citarum, Kelurahan Jember Lor, Kecamatan Patrang, tepat di sisi timur alun-alun Kota Jember.

Warung bakso ini menghadirkan menu andalan bertajuk Bakso Tulangan Iga Kuah Pedas. Menu tersebut menawarkan perpaduan cita rasa Jawa dan Madura yang dikenal dengan sebutan khas pendalungan.

Manager Pemasaran Bakso Balungan Arjuna Jember, Ela Windi Safitri, mengatakan pihaknya sengaja meluncurkan inovasi tersebut untuk memberikan pengalaman berbeda saat berbuka puasa.

“Di sini kami menawarkan menu spesial yaitu Bakso Tulangan Iga Kuah Pedas. Kenapa menawarkan menu seperti ini? Karena kami ingin menghadirkan sensasi berbeda di bulan puasa. Jadi bakso tidak hanya dinikmati di hari biasa, tapi juga bisa jadi pilihan menu berbuka dengan rasa yang lebih variatif,” ujar Ela saat dikonfirmasi sejumlah wartawan, Selasa petang, 24 Februari 2026. 

Ela menjelaskan, dapur mereka menggunakan daging sapi premium asli. Tim dapur mempresto tulangan iga selama kurang lebih 30 menit agar teksturnya empuk sebelum disajikan kepada pelanggan. Untuk kuah, mereka mencampurkan cabai rawit asli ke dalam racikan bumbu sehingga menghasilkan sensasi pedas yang bisa disesuaikan dengan selera pembeli.

“Kuahnya kami mix dengan cabai rawit asli. Resepnya perpaduan Jawa dan Madura, jadi rasanya manis, pedas, dan gurih. Istilahnya khas pendalungan,” katanya.

Penjualan Tembus 100 Mangkuk Saat Berbuka

Sejak diluncurkan pada Ramadan tahun ini, menu tersebut mendapat respons positif dari masyarakat. Ela mengungkapkan, penjualan saat waktu berbuka bisa mencapai sekitar 100 mangkuk per hari. Untuk memenuhi permintaan, kebutuhan daging sapi yang diolah selama bulan puasa berkisar antara 50 hingga 100 kilogram per hari.

“Alhamdulillah peminatnya cukup bagus. Per hari bisa sampai 100 mangkuk. Untuk kebutuhan daging sapi 50 sampai 100 kilogram selama bulan puasa,” ungkap Ela.

Warung ini menawarkan harga yang bervariasi, mulai dari Rp5 ribu hingga Rp100 ribu, tergantung porsi dan tambahan menu. Pengelola membuka usaha setiap hari pukul 11.00 WIB hingga 24.00 WIB, sehingga pelanggan bisa menikmati bakso tidak hanya saat berbuka, tetapi juga selepas salat tarawih.

Salah satu pelanggan, Christy Monica Sistyantari, mengaku sengaja datang untuk mencicipi menu tersebut karena menyukai makanan pedas. Ia mengetahui tempat tersebut dari ajakan temannya.

“Saya memilih buka puasa di sini karena ingin saja. Kebetulan saya suka pedas, jadi pilih Bakso Tulangan Iga Kuah Pedas. Rasa kuahnya dan baksonya khas, kombinasi manis, asin, dan gurih. Kalau kata anak sekarang, ini Jember banget, khas pendalungan,” ujarnya.

Selain menargetkan lonjakan penjualan selama Ramadan, pengelola juga berharap menu tersebut dapat menjadi identitas kuliner daerah. Ela menilai, hingga kini belum banyak makanan yang benar-benar dikenal luas sebagai ikon khas Jember.

“Siapa tahu dari bakso tulangan iga ini nanti bisa jadi menu andalan atau bahkan khas Jemberan,” pungkasnya. (*)

Tombol Google News

Tags:

Bakso Balungan Arjuna Jember Bakso Tulangan Iga Kuah Pedas Menu Berbuka Puasa berburu takjil