KETIK, SAMPANG – Badan Koordinasi Wilayah Pemerintahan dan Pembangunan (Bakorwil) IV Provinsi Jawa Timur di Pamekasan kembali menunjukkan komitmennya dalam mendorong pengembangan UMKM melalui kegiatan Briefing Project Videografi yang melibatkan mentor, talenta kreatif, dan mitra UMKM yang berlangsung di Ruang Rapat Trunojoyo Bakorwil IV Pamekasan, Jumat, 24 April 2026.
Program tersebut merupakan bagian dari kolaborasi antara Bakorwil IV Pamekasan dengan East Java Super Corridor (EJSC) yang telah berjalan sejak masa kepemimpinan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dan Wakil Gubernur Emil Dardak.
Program tersebut telah memberikan dampak nyata dengan memfasilitasi banyak UMKM di Madura dalam meningkatkan kapasitas dan daya saing di era digital.
Sebanyak 8 mentor, 12 talenta videografi, dan 33 mitra UMKM turut hadir dalam kegiatan yang akan bekerja dalam tim yang terstruktur, menghasilkan konten kreatif berupa foto, video, dan desain grafis guna meningkatkan performa media sosial UMKM.
Dalam sambutannya, Kepala Bakorwil IV Pamekasan Dra. Sufi Agustini melalui Kepala Bidang Pembangunan Ekonomi, Baidori, menegaskan pentingnya kolaborasi dalam program tersebut.
Baca Juga:
Pemuda di Sampang Ditangkap Polisi Terkait Penyebaran Video Pornografi"Melalui kegiatan ini, kami berharap UMKM dapat berkolaborasi secara aktif dengan talenta sehingga mampu meningkatkan kualitas promosi digital dan berdampak pada peningkatan omzet usaha,” ujarnya.
Ia juga menekankan bahwa program tersebut tidak hanya bersifat sementara, melainkan memiliki keberlanjutan yang jelas.
“Program ini dirancang berkelanjutan agar UMKM tidak hanya mendapatkan manfaat jangka pendek, tetapi juga mampu mandiri dalam mengelola media sosial dan strategi pemasaran digital ke depannya,” imbuhnya.
Selain itu, Baidori menyoroti manfaat konkret yang telah dirasakan oleh para pelaku usaha.
Baca Juga:
Nama Mantan Kades Jelgung Mencuat dalam Pemeriksaan KPK di Polres Sampang“Kami melihat bahwa UMKM yang telah mengikuti program ini mengalami peningkatan dari sisi kualitas konten, jangkauan pasar, hingga interaksi dengan pelanggan. Ini menjadi bukti bahwa program ini memberikan dampak nyata,” tegasnya.
Ia juga mendorong para pelaku UMKM untuk terbuka dalam menyampaikan kebutuhan usahanya.
“UMKM diharapkan aktif menyampaikan arah pengembangan usahanya agar dapat difasilitasi secara maksimal oleh tim talenta,” tambahnya.
Sementara itu, Advisor EJSC Pamekasan Erlangga Eko Febryansyah, S menjelaskan konsep dan tujuan dari program yang dijalankan.
“Program Social Media Project ini dirancang untuk meningkatkan brand awareness, engagement, serta pertumbuhan UMKM melalui pendampingan intensif dan strategi konten yang terstruktur,” jelasnya.
Ia juga menambahkan bahwa pendekatan berbasis tim menjadi kunci keberhasilan program.
“Setiap mentor akan mendampingi talenta dalam satu tim untuk memastikan kualitas output serta memberikan dampak nyata bagi UMKM yang didampingi,” ungkapnya.
Melalui program tersebut, Bakorwil IV Pamekasan bersama EJSC terus berupaya memperkuat ekosistem ekonomi kreatif di Madura.
Dengan pendekatan kolaboratif dan berbasis digital, diharapkan UMKM dapat semakin berkembang, memiliki daya saing tinggi, serta mampu menjangkau pasar yang lebih luas. (*)