Bakal Larang Ekspor Emas Secara Bertahap

Jurnalis: S. Widodo
Editor: Rudi

10 Feb 2023 08:30

Thumbnail Bakal Larang Ekspor Emas Secara Bertahap
Emas batangan (Foto: Pexels

KETIK, JAKARTA – Pemerintah khususnya Presiden Jokowi mengungkapkan rencana melarang kegiatan ekspor emas. Adapun larangan ekspor emas itu akan dilakukan secara bertahap.

Hal itu diungkapkan langsung oleh Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Arifin Tasrif. Ia bilang, larangan ekspor akan dilakukan secara bertahap dengan maksud proses hilirisasi di dalam negeri berjalan sampai pada hasil akhir produk emas.

"(larangan ekspor emas) Akan dilakukan bertahap. Tapi kan pasti maksudnya proses hilirisasi ini kan harus berjalan sampain kita bisa menghasilkan produk akhir yang punya nilai tambah tinggi, jadi kan bisa menciptakan banyak tenaga kerja," terang Menteri Arifin saat ditemui di Kantor Kementerian ESDM, Jumat (9/1/2023).

Namun, Menteri Arifin tidak menjelaskan secara detil kapan pelaksanaan larangan ekspor emas secara bertahap itu bisa berjalan. Ia juga tidak mengungkapkan apakah rencana penyetopan ekspor emas ini berkenaan dengan rencana pemerintah membentuk Bank Emas atau Bullion Bank di Indonesia.

Baca Juga:
Anti Ribet, Ini Manfaat Menabung Emas Lewat Aplikasi DANA

"Tidak ada urusannya (Bullion Bank) sama minerba kan?" tandas Menteri Arifin.

Presiden Joko Widodo dalam acara pertemuan Industri Jasa Keuangan 2023 mengungkapkan, pihaknya berencana melakukan pelarangan ekspor komoditas emas dibarengi dengan pengembangan hilirisasi di dalam negeri.

"Kemudian nanti lari ke bauksit, timah, dan tembaga, kemudian lari ke emas, lari ke gas alam dan minyak," ungkap Jokowi, Senin (6/2).

Menanggapi soal larangan emas, Presiden Direktur PT Freeport Indonesia Tony Wenas mengungkapkan emas yang dijual keluar negeri selama ini sudah berupa logam dengan kadar 99,99%.

Baca Juga:
Setelah Sempat Turun, Harga Emas Antam Hari Ini Kembali Menguat ke Rp3,047 Juta

"Yang terpenting kemudian sebelum kita memutuskan hilirisasi lebih lanjut, karena kalau emas itu kan, kalau dikatakan kita mengekspor bijih, bijih emas itu sudah bukan bijih, dia (emas) dalam bentuk metal, jadi kalau di penambangan itu sudah produk akhir dari industri tambang," jelasnya 

Namun demikian, Tony menilai memang harus ada industri lanjutan yang mengolah emas batangan menjadi produk yang lebih hilir lagi. Pasalnya, emas batangan bisa diolah lagi di dalam negeri menjadi perhiasan ataupun untuk industri elektronik.

"Sekarang ini gimana emas yang merupakan produk terakhir dari industri tambang bisa diolah oleh industri hilir lainnya, yaitu contoh jewellery (perhiasan) atau industri elektronik yang butuh emas juga," ungkapnya.(*)

Baca Sebelumnya

Yuk, Kenali Tanda Anak yang Menjadi Korban Kekerasan Seksual

Baca Selanjutnya

Kadin Ungkap Optimalisasi Hulu Jadi Keberhasilan Program TKDN 

Tags:

Emas eksport larang

Berita lainnya oleh S. Widodo

Konjen RI Sambut Kloter Terakhir di Jeddah, Ingatkan Jemaah Jaga Kesehatan

24 Juni 2023 21:02

Konjen RI Sambut Kloter Terakhir di Jeddah, Ingatkan Jemaah Jaga Kesehatan

Yaqut Cholil:  Fasilitas Arafah dan Mina Siap 90 Persen

23 Juni 2023 21:45

Yaqut Cholil:  Fasilitas Arafah dan Mina Siap 90 Persen

Komisi VIII DPR RI Menilai, Layanan Petugas Haji di Bandara Baik dan Lancar

23 Juni 2023 13:42

Komisi VIII DPR RI Menilai, Layanan Petugas Haji di Bandara Baik dan Lancar

PPIH Dirikan Pos Kesehatan Utama dan Satelit  Jelang Puncak Haji

22 Juni 2023 20:20

PPIH Dirikan Pos Kesehatan Utama dan Satelit  Jelang Puncak Haji

Menag Tinjau Mina, Toilet Bertambah, Dapur Oke, Layanan Siap 99 Persen

21 Juni 2023 21:35

Menag Tinjau Mina, Toilet Bertambah, Dapur Oke, Layanan Siap 99 Persen

2000 Alumni SMAN 1 Magetan Serbu GOR Ki Mageti Magetan untuk Reuni Akbar

21 Juni 2023 15:55

2000 Alumni SMAN 1 Magetan Serbu GOR Ki Mageti Magetan untuk Reuni Akbar

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar