KETIK, BATU – Satresnarkoba Polres Batu terus memperluas gerakan pencegahan narkoba dengan menyasar pelajar sekolah dasar. 

Dalam kegiatan edukasi di SDN 2 Bumiaji, pada Kamis, 11 Juni 2026, para siswa diajak mengenali bahaya narkoba, memahami berbagai modus peredarannya, serta membangun keberanian untuk mengatakan tidak terhadap narkotika sejak usia dini.

Kegiatan tersebut dipimpin oleh personel Satresnarkoba Polres Batu, Aipda Dhesi Fabiyanti dan Brigpol Stifi Pangestika.

Dalam suasana yang interaktif, para siswa dikenalkan pada berbagai jenis narkoba, dampak buruk penyalahgunaan zat adiktif terhadap kesehatan fisik dan mental, serta cara menghindari pengaruh peredaran gelap narkotika yang kini semakin beragam modusnya.

Melalui materi bertajuk Kenali Bahaya Sejak Dini, para siswa diajak memahami bahwa penyalahgunaan narkoba dapat menimbulkan berbagai dampak negatif, mulai dari gangguan fungsi otak, penurunan prestasi belajar, perubahan perilaku, hingga merusak masa depan.

Baca Juga:
Persikoba Kota Batu Waspadai Agresivitas Persepam Pamekasan di Babak 32 Besar Liga 4

Aipda Dhesi Fabiyanti menjelaskan bahwa anak-anak perlu memiliki kewaspadaan terhadap berbagai bentuk ajakan maupun pemberian dari orang yang tidak dikenal.

Menurutnya, para pelaku peredaran narkoba kini kerap menggunakan berbagai cara untuk mendekati calon korban, termasuk menyasar anak-anak.

“Anak-anak harus berhati-hati dan tidak mudah menerima makanan, minuman, atau permen dari orang yang tidak dikenal. Saat ini modus peredaran narkoba semakin beragam sehingga kewaspadaan perlu ditanamkan sejak dini,” ujarnya.

Selain memberikan pemahaman mengenai bahaya narkoba, Satresnarkoba Polres Batu juga mengajak para siswa menerapkan pola hidup sehat dengan menyalurkan energi dan waktu mereka ke berbagai kegiatan positif.

Baca Juga:
Forum Pelajar Sadar Hukum Kota Batu, Siswa Diajak Cegah Kenakalan Sejak Dini

“Kami mengajak anak-anak untuk mengisi waktu dengan kegiatan yang bermanfaat, seperti berolahraga, belajar, serta mengembangkan bakat dan kemampuan yang dimiliki. Dengan begitu mereka akan terhindar dari berbagai pengaruh negatif,” katanya.

Sementara itu, Kapolres Batu AKBP Dr. Aris Purwanto melalui Ps Kasi Humas Polres Batu Iptu M. Huda Rohman menegaskan bahwa edukasi pencegahan narkoba sengaja diberikan kepada pelajar tingkat sekolah dasar sebagai bentuk perlindungan sejak dini.

Menurutnya, pemahaman mengenai bahaya narkoba harus ditanamkan sejak usia anak-anak agar mereka memiliki bekal yang cukup dalam menghadapi berbagai pengaruh negatif di lingkungan sekitar.

“Kami sengaja menyasar siswa sekolah dasar karena pencegahan harus dimulai sejak dini. Anak-anak perlu memahami bahwa narkoba sangat berbahaya dan dapat merusak masa depan mereka. Kami ingin menanamkan semangat ‘Say No to Drugs’ sejak usia muda agar mereka memiliki daya tangkal yang kuat,” ujarnya.

Ia menambahkan, program pembinaan dan penyuluhan terkait bahaya narkoba akan terus dilaksanakan secara berkelanjutan di berbagai sekolah yang berada di wilayah hukum Polres Batu.

Selain itu, pihak kepolisian juga mengajak para guru dan orang tua untuk berperan aktif dalam mengawasi tumbuh kembang anak agar terhindar dari penyalahgunaan narkotika dan berbagai bentuk kenakalan remaja.

“Pencegahan tidak bisa dilakukan oleh kepolisian saja. Dibutuhkan keterlibatan orang tua, guru, dan seluruh elemen masyarakat agar anak-anak tumbuh dalam lingkungan yang sehat dan aman. Harapannya, Kota Batu dapat terus mewujudkan diri sebagai daerah yang bersih dari penyalahgunaan narkoba,” pungkasnya. (*)