Ayo Lindungi Geopark dalam Negeri, Lestarikan Budayanya!

Jurnalis: Arief
Editor: Rudi

17 Jun 2023 19:09

Thumbnail Ayo Lindungi Geopark dalam Negeri, Lestarikan Budayanya!
Kawasan Raja Ampat menjadi salah satu tempat snorkeling paling indah di Indonesia. (Foto: Instagram @rajaampatisland)

KETIK, JAKARTA – Kawasan Gunung Ijen telah ditetapkan sebagai Unesco Global Geopark (UGGp). Penetapan itu dilangsungkan dalam sidang tahunan di Markas UNESCO di Paris, Prancis, Rabu (24/5/2023) lalu. Sementara penyerahan sertifikasi akan dilaksanakan di Maroko September mendatang.

Penetapan wisata geologi di Kabupaten Banyuwangi dan Bondowoso menambah banyak daftar geopark yang telah ditetapkan UNESCO di Indonesia. Berikut pilihannya:

Raja Ampat

Kita mulai dari timur dulu. Mengutip laman resminya, Raja Ampat dijuluki Zamrud Karts Khatulistiwa. Keunikan geologisnya setelah ditemukan batuan tertua dengan usia 439 – 360 juta tahun (silur-devonian). Batuan itu diketahui terletak di Pulau Misool, gugusan Kepulauan Raja Ampat.

Baca Juga:
Sri Maha Resort, Sensasi Menginap ala Raja Ampat di Malang Selatan

Mengutip laman resminya, sejarah geologi daerah Raja Ampat tersusun secara lengkap dan mewakili hampir sepersepuluh usia bumi. Tidak heran sebagian besar kawasannya masuk ke dalam kawasan konservasi.

Kementerian Kemaritiman Indonesia telah menetapkan Kawasan Raja Ampat sebagai kawasan Geopark Nasional pada November 2017. Terdapat tiga unsur utama dalam geopark, yaitu geodiversity, biodiversity, dan culturaldiversity.

Objek wisata paling menarik adalah diving dan snorkeling. Bila Anda beruntung, bisa berjumpa dengan hiu paus atau paus biru yang sesekali terdampar mencari mangsa.

Maros

Baca Juga:
Pesawat ATR 400 yang Hilang Kontak Sedang Disewa KKP, Serpihannya Diduga Tercecer di Gunung Bulusaraung

Salah satu keistimewaan geopark Maros-Pangkep adalah pergunungan karts yang diduga sudah berusia 40 ribu tahun. Bahkan karts yang diberi nama Rammang-Rammang di Sulawesi Selatan itu menjadi yang terbesar kedua di dunia.

Karst di Maros, Sulawesi Selatan ini sangat khas. Yakni berbentuk tower yang menjulang tinggi, seolah tersusun rapi. Di tempat ini menjadi rumah bagi jutaan spesies kupu-kupu yang disebut sebagai Kingdom of Butterfly.

Cukup banyak objek wisata yang bisa dinikmati di tempat ini. Wisatawan serasa dibawa ke zaman pra-sejarah, yang kaya akan nilai-nilai budaya.

Rinjani

Gunung Rinjani memiliki sejarah geologi maupun cerita rakyat yang sangat kaya akan budaya dan sejarah. Gunung ini menjadi bagian penting Cincin Api Pasifik, yakni daerah yang terkenal aktivitas vulkaniknya.

Bentang alam di Geopark Rinjani cukup lengkap, yang meliputi danau, gunung, lembah, karst dan keunikan alam lainnya. Kelengkapan di Rinjani nyaris tidak dimiliki geopark di dunia mana pun.

Keberadaan itu menjadikan Rinjani memiliki kelengkapan objek wisata. Salah satunya yang masih bertahan adalah upacara adat Ngayu-ayu. Konon adat ini sudah berjalan sejak 600 tahun silam!

Ciletuh

Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat juga memiliki geopark yang cukup lengkap. Geopark Ciletuh tidak kalah dengan Rinjani, yakni memiliki kompleksitas alam yang luar biasa.

Terdapat gunung, rimba, laut, pantai, dan sungai yang menyatu dalam geopark ini. Setidaknya terdapat lahan seluas 126.100 yang terbentang di delapan kecamatan. Di dalam kompleks geopark ini terdapat 12 curug atau air terjun yang bisa jadi objek wisata.

Toba

Danau Toba telah menjadi destinasi wisata yang wajib dikunjungi bila mampir ke Sumatra Utara. Geopark Danau Toba telah ditetapkan dalam siding tahunan ke-209 pada Juli 2020.Foto Letusan Gunung Toba pada masa lampau menyebabkan munculnya kaldera Danau Toba. (Foto: instagram @danautobasamosir)Letusan Gunung Toba pada masa lampau menyebabkan munculnya kaldera Danau Toba. (Foto: instagram @danautobasamosir)

Geopark ini memadukan tiga potensi utama yaitu geodiversity, biodiversity, dan culture diversity. Tempat ini memiliki peranan penting menopang sektor pariwisata dalam puluhan tahun lamanya.

Letusan pertama Gunung Toba  menghasilkan kaldera di sisi selatan. Sedangkan letusan kedua membentuk kaldera di sisi utara, dan letusan ketiga yang paling dahsyat dan mengubah gunung menjadi danau. Belum ada catatan sejarah kapan Gunung Toba meletus hingga menjadi danau. (*)

Baca Sebelumnya

Pemkot Malang Fokus Kembangkan Aplikasi Penanggulangan Kemiskinan dan Stunting

Baca Selanjutnya

Jalur Klemuk Kota Batu Masih Ditutup, Puluhan Pengendara Putar Balik

Tags:

Raja Ampat pangkep geopark Gunung Ijen Danau Toba

Berita lainnya oleh Arief

5 Kuliner Legendaris Kota Surabaya yang Wajib Dicoba!

1 Juli 2023 00:07

5 Kuliner Legendaris Kota Surabaya yang Wajib Dicoba!

Bukan Sekadar Pantai, Malang Selatan Punya 5 Air Terjun Eksotis

30 Juni 2023 04:05

Bukan Sekadar Pantai, Malang Selatan Punya 5 Air Terjun Eksotis

Apakah Kopi Dicampur Soda Aman? Ini Penjelasannya

29 Juni 2023 19:05

Apakah Kopi Dicampur Soda Aman? Ini Penjelasannya

Durian Lokal Paling Banyak Diburu, Waspada No 5!

29 Juni 2023 18:10

Durian Lokal Paling Banyak Diburu, Waspada No 5!

Ngopi sambil Merendam Kaki hanya di Sini Tempatnya

27 Juni 2023 18:11

Ngopi sambil Merendam Kaki hanya di Sini Tempatnya

Konsumsi Obat Berbarengan dengan Kopi, Ga Bahaya Ta?

27 Juni 2023 17:05

Konsumsi Obat Berbarengan dengan Kopi, Ga Bahaya Ta?

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar