Awas! Seminggu ke Depan Terjadi Cuaca Ekstrem

Jurnalis: Moch Khaesar
Editor: Marno

7 Jul 2023 12:37

Thumbnail Awas! Seminggu ke Depan Terjadi Cuaca Ekstrem
Kondisi cuaca seminggu ke depan di Jatim akan terjadi cuaca ekstrem, Jumat (7/7/2023). (Foto : M.Khaesar/Ketik.co.id)

KETIK, SURABAYA – Beberapa hari ini kondisi cuaca di Kota Surabaya dilanda hujan serta udara dingin disertai angin kencang. Dari pantauan BMKG, kondisi ini adanya gangguan pada atmosfer yang menyebabkan potensi adanya cuaca ekstrem di wilayah di Jawa Timur.

Hasil analisa dinamika Atmosfer yang dilakukan BMKG Kelas 1 Juanda adanya gangguan Atmosfer Madden Julian Oscilation (MJO), Gelombang Atmosfer Kelvin dan Gelombang Atmosfer Rossby.

Hal ini berdampak meningkatnya awan comulonimbus yang dapat memicu terjadinya cuaca ekstrim seperti hujan lebat di iringi petir dan angin kencang. Kondisi ini membuat BMKG mewaspadai adanya bencana Hidrometeriologi seperti hujan lebat, tanah longsong, puting beliung, hujan es, serta genangan air.

"Kejadian ini diperkirakan mulai  7 hingga 13 Juli 2023, jadi masyarakat harus mewaspadai adanya cuaca ekstrem ini," beber Kepala BMKG Kelas 1 Juanda, Taufiq Hermawan, Jumat (7/7/2023).

"Beberapa wilayah di Jawa Timur seperti Kota Blitar, Kabupaten Malang, Kabupaten Lumajang, Kota Malang, Kabupaten Tulungagung, Kabupaten Blitar, Kabupaten Banyuwangi, Kabupaten Kediri, Kabuoaten Jember, Kabupaten Pasuruan, Kabupaten Probolinggo, Kota Batu, Kabulaten Trenggakek, Kabupaten Jombang, Kabupaten Nganjuk, Kabupaten Ponorogo yang mengalami cuaca ekstrim," ucap Taufiq.

Memang sekarang ini masih musim kemarau, namun di beberapa daerah turun hujan sejak seminggu lalu. Cuaca ekstrem berupa hujan deras terus menerus di Kabupaten Lumajang telah membawa petaka, Kamis (6/7/2023) dini hari. Musibah tanah longsor mengakibatkan pasangan suami istri Galih Adi Perkasa (23) dan Candra Agustinadan bayinya berumur empat bulan, Galang Naendra meninggal dunia. 

Selain itu, jembatan penguhubung Lumajang-Malang di Desa Sidomulyo, Kecamatan Pronojiwo putus, Jumat (7/7/2023) pukul 14.00 WIB. Jembatan tersebut putus akibat lahar dingin  dan material batu yang berasal dari Gunung Semeru. (*)

Baca Juga:
Kota Surabaya dan Sidoarjo Diprediksi Berawan Hari Rabu, 15 April 2026! Cek Daerahmu Sekarang
Baca Juga:
Kisah PMI Kota Probolinggo, dari Donor Darah hingga Jemput Jenazah
Baca Sebelumnya

Reiver FT Unej Raih Juara II Robot Tematik di KRI 2023

Baca Selanjutnya

Sambut Libur Sekolah, Wyndham Hotel Hadirkan Fun Package

Tags:

BMKG Cuaca Ekstrim Jawa timur Cuaca tidak menentu

Berita lainnya oleh Moch Khaesar

Bantu Pembangunan Sumber Daya, UWKS Kerja Sama dengan Dua Daerah

24 Oktober 2025 20:01

Bantu Pembangunan Sumber Daya, UWKS Kerja Sama dengan Dua Daerah

Banyak Lansia Alami Osteoartritis Lutut, Ini yang dilakukan Dosen FK Unusa

22 Oktober 2025 19:30

Banyak Lansia Alami Osteoartritis Lutut, Ini yang dilakukan Dosen FK Unusa

Kasus Pesta Seks di Hotel Ngagel Surabaya, Polisi: Bukan Motif Uang tapi Sensasi dan Kesenangan

22 Oktober 2025 19:04

Kasus Pesta Seks di Hotel Ngagel Surabaya, Polisi: Bukan Motif Uang tapi Sensasi dan Kesenangan

Restoran Indonesia Ini Jadi Solusi Mencari Makanan Halal di Sydney Australia

20 Oktober 2025 06:05

Restoran Indonesia Ini Jadi Solusi Mencari Makanan Halal di Sydney Australia

GEGER! 34 Pria Digerebek Pesta Gay di Hotel Surabaya, Siapa Dalangnya?

19 Oktober 2025 12:38

GEGER! 34 Pria Digerebek Pesta Gay di Hotel Surabaya, Siapa Dalangnya?

[FOTO] Momen Persija Berpesta di Markas Persebaya

18 Oktober 2025 22:41

[FOTO] Momen Persija Berpesta di Markas Persebaya

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar