ASN Pria Pacitan Wajib Kenakan Sarung, Berkopyah dan Busana Muslim ala Santri Mulai Hari Ini

Jurnalis: Al Ahmadi
Editor: Hetty Hapsari

16 Okt 2025 11:19

Thumbnail ASN Pria Pacitan Wajib Kenakan Sarung, Berkopyah dan Busana Muslim ala Santri Mulai Hari Ini
Para Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pacitan mengenakan busana muslim ala santri saat mengikuti kegiatan peringatan Hari Santri Nasional 2025, Kamis, 16 Oktober 2025. (Foto: Al Ahmadi/Ketik)

KETIK, PACITAN – Dalam rangka menyemarakkan peringatan Hari Santri Nasional Tahun 2025, Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pacitan diwajibkan mengenakan busana muslim ala santri, mulai hari ini, Kamis, 16 Oktober 2025.

Kewajiban tersebut tertuang dalam surat edaran Pemkab Pacitan bernomor 400.8.2.3/29/408.13/2025 tertanggal 30 September 2025, yang ditandatangani Sekretaris Daerah Heru (Sekda) Wiwoho atas nama Bupati Pacitan.

Dalam edaran itu disebutkan, ASN pria mengenakan sarung dan berkopiah hitam, sedangkan ASN wanita memakai busana muslimah.

Ketentuan ini berlaku selama hari kerja mulai 16 hingga 23 Oktober 2025.

Baca Juga:
Work From Home Dipilih Hari Jumat, Duh! ASN Pacitan Bisa Berlibur Lebih Lama?

Sekda Heru Wiwoho mengatakan, imbauan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah untuk menumbuhkan semangat kebersamaan dan nilai-nilai keislaman di lingkungan kerja.

“Kami ingin suasana Hari Santri tidak hanya terasa di pesantren, tapi juga di kantor-kantor pemerintah. ASN diharapkan bisa ikut meneladani sikap disiplin, sederhana, dan religius ala santri,” ujarnya kepada Ketik.com, Kamis, 16 Oktober 2025.

Selain kewajiban berpakaian ala santri, surat edaran tersebut juga memuat imbauan agar seluruh perangkat daerah, instansi vertikal, lembaga pendidikan, pondok pesantren, madrasah, dan organisasi kemasyarakatan turut berpartisipasi dalam berbagai kegiatan menyambut Hari Santri Nasional.

Beberapa di antaranya meliputi pemasangan bendera Merah Putih dan bendera organisasi mulai 1 hingga 23 Oktober 2025, pemasangan spanduk bertema Hari Santri di tempat strategis mulai 13 Oktober, serta pelaksanaan khotmil Qur’an di masing-masing instansi dan lembaga pendidikan pada 16 hingga 23 Oktober 2025.

Baca Juga:
Pemkab Pacitan Belum Terbitkan Surat Edaran Work From Home bagi ASN

Puncak peringatan Hari Santri di Pacitan dijadwalkan berlangsung pada Rabu, 22 Oktober 2025. Setiap kecamatan diminta menggelar apel Hari Santri serta ziarah ke makam para masyayikh dan tokoh agama di wilayahnya masing-masing.

“Momentum Hari Santri ini juga menjadi pengingat bagi kita semua bahwa santri memiliki peran besar dalam perjuangan bangsa. Semangat itu perlu terus kita hidupkan di tengah ASN sebagai pelayan publik,” tambah Heru.

Pemkab Pacitan berharap peringatan Hari Santri 2025 dapat memperkuat nilai religius, nasionalisme, dan semangat pengabdian di kalangan ASN serta masyarakat luas.(*)

Baca Sebelumnya

BPBD Sleman Siaga Penuh Hadapi Musim Hujan, Puluhan Desa Rawan Lahar Dingin Merapi dan Longsor

Baca Selanjutnya

Untag Surabaya Buka Pendaftaran Calon Ketua IKBA, Dorong Alumni Jadi Penggerak Kampus Nasionalis

Tags:

Hari Santri Nasional ASN Pacitan PEMERINTAH KABUPATEN PACITAN Heru Wiwoho Peringatan Hari Santri 2025 pemkab pacitan

Berita lainnya oleh Al Ahmadi

Anak Dianiaya di Rumah Nenek, Ibu di Pacitan Tempuh Jalur Hukum-Lapor Polda Jatim

13 April 2026 19:55

Anak Dianiaya di Rumah Nenek, Ibu di Pacitan Tempuh Jalur Hukum-Lapor Polda Jatim

Anggaran Cupet, Bakesbangpol Pacitan Cari Penginapan Gratis untuk Karantina Paskibraka 2026

13 April 2026 19:53

Anggaran Cupet, Bakesbangpol Pacitan Cari Penginapan Gratis untuk Karantina Paskibraka 2026

Orang Tua Desak SPPG Tanggungjawab, Korban Dugaan Keracunan MBG Pacitan Tembus Ratusan

13 April 2026 14:32

Orang Tua Desak SPPG Tanggungjawab, Korban Dugaan Keracunan MBG Pacitan Tembus Ratusan

Rem Blong, Turunan Tajam Jalur Rawan Pacitan-Ponorogo Tewaskan Sopir Truk

13 April 2026 13:23

Rem Blong, Turunan Tajam Jalur Rawan Pacitan-Ponorogo Tewaskan Sopir Truk

Kronologi Siswa Pacitan yang Diduga Keracunan MBG, Kini Masih Dirawat di RS

11 April 2026 23:22

Kronologi Siswa Pacitan yang Diduga Keracunan MBG, Kini Masih Dirawat di RS

Buntut Dugaan Keracunan Siswa di Tegalombo, DPRD Pacitan Desak Evaluasi Total MBG

11 April 2026 19:06

Buntut Dugaan Keracunan Siswa di Tegalombo, DPRD Pacitan Desak Evaluasi Total MBG

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar