KETIK, ACEH SINGKIL – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) melaksanakan bersih-bersih pantai Pulo Sarok, Kecamatan Singkil, pada Jumat, 8 Mei 2026.
Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari surat edaran bupati Aceh Singkil bernomor 600.4/386 tentang Pelaksanaan Gerakan Indonesia Asri.
Aksi bersih difokuskan di Pesisir Pantai Pulo Sarok, Singkil, yang menjadi salah satu ikon wisata dan penyangga ekosistem daerah. Kegiatan melibatkan seluruh ASN Lingkungan Hidup, instansi terkait, serta elemen masyarakat.
Turut hadir dan berpartisipasi antara lain Danramil 02/Singkil, Camat Singkil, Wakapolsek beserta anggota, pelajar SMA, MAN, dan SMK, Kadis Perindagkop dan UKM, Kasat Pol PP, BPBD, Posal, KPLP, serta pelaku usaha UMKM.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Surkani menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar aksi seremonial.
Baca Juga:
Wujudkan Kebersihan, Brimob Aceh Gelar Program Indonesia ASRI di SDN 3 Subulussalam“Ini bukan sekadar aksi bersih-bersih, tetapi merupakan bentuk nyata kepedulian kita terhadap lingkungan, khususnya kawasan pesisir yang memiliki peran penting sebagai penyangga ekosistem, sumber penghidupan masyarakat, serta potensi wisata daerah,” katanya.
Ia menambahkan, Pantai Pulo Sarok, merupakan aset berharga daerah yang harus dijaga bersama dari ancaman sampah, terutama sampah plastik yang sulit terurai yang membahayakan biota laut, ucap Surkani.
“Melalui Gerakan Indonesia ASRI ini, kita ingin menanamkan nilai bahwa menjaga kebersihan lingkungan adalah tanggung jawab bersama, bukan hanya pemerintah, tetapi juga masyarakat, pelaku usaha, dan seluruh elemen bangsa,” tegasnya.
Kadis juga menekankan lima poin penting, yakni membangun kesadaran bersama agar tidak membuang sampah sembarangan, memperkuat kolaborasi lintas sektor, mendorong edukasi lingkungan berkelanjutan khususnya bagi generasi muda, memastikan pengelolaan sampah dilakukan secara tepat dan terpilah, serta menjadikan budaya gotong royong menjadi kebiasaan hidup.
Baca Juga:
Wabup Aceh Singkil Tanam Seribu Batang Cabai Merah Pasca Banjir di Pulo SarokIa mengapresiasi seluruh pihak yang terlibat dan berharap kegiatan ini memberikan dampak nyata bagi kelestarian lingkungan di Aceh Singkil.
“Mari kita jaga pantai Pulo Sarok, agar tetap bersih, indah, dan lestari, sehingga dapat dinikmati oleh generasi sekarang maupun generasi yang akan datang,” pungkasnya.
Melalui Gerakan Indonesia Asri, Pemerintah Aceh Singkil, menegaskan komitmennya dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan, sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah dan masyarakat guna mewujudkan daerah yang bersih, dan sehat. (*)