Asal-Usul Ki Ageng Gribig Malang, Antara Ulama Demak dan Panglima Mataram

Editor: Dendy Ganda Kusumah

24 Feb 2026 13:27

Thumbnail Asal-Usul Ki Ageng Gribig Malang, Antara Ulama Demak dan Panglima Mataram
Makam kuno di RW 06 Kelurahan Madyopuro, Kota Malang, yang disebut sebagai pusara putri dan ibu Ki Ageng Gribig versi Demak. (Dendy/Ketik.com)

KETIK, MALANG – Ki Ageng Gribig dikenal memiliki sejumlah kisah. Bahkan, ada beragam versi ihwal asal-usul sosok penyebar Islam di wilayah Malang tersebut.

Salah satu versi menyatakan bahwa Ki Ageng Gribig memiliki nama asli Maulana Munawwar Al-Maghribi. Nama Gribig disebut berasal dari kata Maghribi.

Maulana Munawwar Al-Maghribi diyakini sebagai putra salah seorang petinggi Kerajaan Kesultanan Demak, Syekh Maulana Muhammad Al-Maghribi. Konon, ia kemudian berguru kepada Sunan Menganti, paman Sunan Giri.

Dalam buku Ekspedisi Samala, disebutkan bahwa Demak melakukan ekspedisi ke timur untuk menaklukkan Kerajaan Sengguruh, yang saat ini terletak di sekitar Kepanjen, Kabupaten Malang. Upaya penaklukan ini disebut mendapat bala bantuan dari daerah Gribig. Hal ini membuktikan bahwa komunitas Islam sudah terbentuk di daerah Gribig pada era Demak.

Baca Juga:
6 Destinasi Wisata Religi di Jawa Timur yang Wajib Dikunjungi Saat Ramadan

Hikayat tentang Ki Ageng Gribig ini sempat dituliskan oleh Sunan Giri dalam kitabnya tentang penyebaran Islam di kawasan Malang. Konon, kitab tersebut sempat dipegang oleh almarhum KH Ali Mukhtar, Desa Turi, Lamongan, Jawa Timur.

Foto Keterangan yang terdapat di dekat sepasang makam kuno di pemakaman RW 06 Kelurahan Madyopuro, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang. Berdasar keterangan tersebut, kedua makam ini merupakan makam ibu dan putri Ki Ageng Gribig versi Demak. (Foto: Dendy/Ketik.com)Keterangan yang terdapat di dekat sepasang makam kuno di pemakaman RW 06 Kelurahan Madyopuro, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang. Berdasar keterangan tersebut, kedua makam ini merupakan makam ibu dan putri Ki Ageng Gribig versi Demak. (Foto: Dendy/Ketik.com)

Peninggalan Ki Ageng Gribig yang masih bisa ditemui sampai saat ini adalah makam putri dan ibundanya, Syarifah Dewi Aisyah binti Syekh Maulana Munawwar Al-Maghribi dan Syarifah Siti Hajar Maisyaroh binti Barkat Zainal Alim.

Makam kedua anggota keluarga Ki Ageng Gribig ini terletak di tengah Makam Warga RW 06, Kelurahan Madyopuro, tak jauh dari kompleks pemakaman Ki Ageng Gribig.

Baca Juga:
Ki Ageng Gribig Muda Diduga Tumenggung Surantani, Panglima Mataram di Malang

Versi lain menyebut bahwa Ki Ageng Gribig merupakan tokoh asal Mataram. Dalam keterangan yang terdapat di kompleks makam Ki Ageng Gribig, ia disebut memiliki nama asli Aryo Pamoetjong atau Mosi Bagono.

Dalam versi ini disebutkan bahwa ia merupakan salah satu panglima Kesultanan Mataram waktu itu. Ia kemudian menjadi pasukan Mataram kala menaklukkan wilayah Brang Wetan, termasuk Malang, yang dipimpin Rangga Tohjiwa.

Foto Cungkup makam Ki Ageng Gribig yang berada di kompleks pemakaman Ki Ageng Gribig, RW 04 Kelurahan Madyopuro, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang. (Foto: Dendy/Ketik.com)Cungkup makam Ki Ageng Gribig yang berada di kompleks pemakaman Ki Ageng Gribig, RW 04 Kelurahan Madyopuro, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang. (Foto: Dendy/Ketik.com)

Setelah penaklukan ini, Ki Ageng Gribig mendapat hadiah untuk memimpin wilayah Gribig. Di situlah kemudian ia mendirikan pondok pesantren untuk menyiarkan Islam.

Diyakini, makam yang saat ini berada di kompleks makam Gribig merupakan pusara Ki Ageng Gribig versi Mataram. (*)

Baca Sebelumnya

Dampak Efisiensi, Pemkot Batu Tiadakan Program Mudik Gratis Ramadan 1447 H

Baca Selanjutnya

Era Eselon Tergerus, Sekda Halsel Dorong ASN Masuk Jalur Fungsional

Tags:

Ki Ageng Gribig Demak Sunan Giri Sunan Menganti Maulana Munawwar Al-Maghribi Mosi Bagono Aryo Pamoetjoeng Mataram

Berita lainnya oleh Dendy Ganda Kusumah

BNI Bantu Pasar Sawojajar Kota Malang Naik Kelas Jadi Pasar Modern Berbasis Digital

16 April 2026 13:45

BNI Bantu Pasar Sawojajar Kota Malang Naik Kelas Jadi Pasar Modern Berbasis Digital

Diresmikan Wahyu Hidayat, Pasar Sawojajar Kota Malang Resmi Naik Kelas Menjadi Pasar Modern

16 April 2026 12:20

Diresmikan Wahyu Hidayat, Pasar Sawojajar Kota Malang Resmi Naik Kelas Menjadi Pasar Modern

Peluang Berkontribusi di Dunia Pendidikan, Pemkot Malang Buka Seleksi Anggota Dewan Pendidikan 2026–2030

15 April 2026 18:56

Peluang Berkontribusi di Dunia Pendidikan, Pemkot Malang Buka Seleksi Anggota Dewan Pendidikan 2026–2030

Arema FC Resmi Jalin Kerja Sama dengan RS Hermina Tangkubanprahu Malang

14 April 2026 06:49

Arema FC Resmi Jalin Kerja Sama dengan RS Hermina Tangkubanprahu Malang

Melampaui Kebaya: R.A. Kartini dan Relevansi Kesetaraan Gender Ditinjau dari Stereotype Content Model

14 April 2026 06:29

Melampaui Kebaya: R.A. Kartini dan Relevansi Kesetaraan Gender Ditinjau dari Stereotype Content Model

Sekda Kabupaten Malang Budiar Anwar Kunjungi Graha Ketik, Tekankan Peran Media Kawal Pembangunan

13 April 2026 13:26

Sekda Kabupaten Malang Budiar Anwar Kunjungi Graha Ketik, Tekankan Peran Media Kawal Pembangunan

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H