Aplikasi WBS dan Simprodas, Inovasi Inspektorat Kabupaten Bandung dalam Pengawasan

Jurnalis: Iwa AS
Editor: Akhmad Sugriwa

8 Mei 2025 19:00

Thumbnail Aplikasi WBS dan Simprodas, Inovasi Inspektorat Kabupaten Bandung dalam Pengawasan
Bupati Bandung Dadang Supriatna me-launching aplikasi WBS dan Simprodas Inspektorat, di Grand Sunshine Soreang, Kamis (8/5/25).(Foto: Iwa/Ketik.co.id)

KETIK, BANDUNG – Bupati Bandung Dadang Supriatna me-launching aplikasi Whistle Blowing System (WBS) dan Simprodas (Sistem Informasi Pengawasan Probity Bedas), di Grand Sunshine Soreang, Kamis 8 Mei 2025.

Kedua aplikasi ini merupakan inovasi dari Inspektorat Kabupaten Bandung dalam menjalankan fungsinya mengawasi pelaksanaan urusan pemerintahan daerah, serta mengawasi pengelolaan sumber daya daerah dan BUMD.

"Aplikasi WBS dan Simprodas ini untuk melindungi kepentingan publik, meningkatkan tanpasrasi dan mengurangi risiko pelanggaran aturan," jelas Bupati Bandung.

Bupati menambahkan, aplikasi ini juga berfungsi sebagai pengawasan dan tindakan preventif, memberikan edukasi dan pendampingan kepada 270 desa di Kabupaten Bandung.

Baca Juga:
Bupati Bandung Sampaikan Keluhan Warga Soal SLIK, Menteri PKP Langsung Beri Solusi KUR Perumahan

"Dalam aplikasi ini juga tersedia aplikasi lapor dan identitas pelapor akan dilindungi oleh Inspektorat," imbuh Bupati Dadang Supriatna yang akrab disapa Kang DS ini. 

Kang DS berharap dengan diimplementasikannya kedua aplikasi inovasi ini manfaatnya akan lebih dirasakan oleh masyara terutama dalam hal transparansi anggaran.

"Bahwa angaran apapun dari pemda ke desa masing-masing agar disampaikan secara terbuka, transparan termasuk dalam penggunaan anggarannya," ujar Kang DS.

Kedua aplikasi ini juga didukung dengan pendampingan dari auditor Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) Inspektorat dalam pengelolaan keuangan dan aset desa. Mulai dari perencanaan, penatausahaan hingga pelaporan dan pertanggungjawaban,

Baca Juga:
Respons Cepat Bupati Bandung, Pastikan Warga Terdampak Banjir dan Puting Beliung Segera Dibantu

"Melalui aplikasi WBS ini jangan sampai desa melakukan kesalahan atau pelanggaran. Apabila yang kurang tidak jelas dalam pengggunaan kedua aplikasi ini, para kepala desa bisa berkonsultasi dengan auditor APIP sebagai Tim Consulting desa," kata Kang DS. 

Inspektur Kabupaten Bandung, Marlan Nirsyamsu menjelaskan, Aplikasi Simprodas digunakan untuk pengawasan proyek-proyek strategis Pemerintah Daerah (Pemda) dengan fokus pada integritas, kebenaran, dan kejujuran. 

Marlan menyebut aplikasi Simprodas dengan platform web ini bertujuan memastikan pengadaan dan pelaksanaan proyek-proyek Pemda berjalan dengan baik dan sesuai dengan aturan yang berlaku. 

Aplikasi ini memungkinkan setiap perangkat daerah melaporkan secara real time perkembangan proyek pembangunan fisik, mulai dari perencanaan hingga serah terima. 

"Aplikasi ini mendukung Pak Bupati dalam memantau proyek secara langsung," ujar Marlan. Aplikasi Simprodas ditekankan pada paket proyek strategis Kabupaten Bandung sesuai dengan rencana pembangunan daerah dan rencana tata ruang daerah. 

Aplikasi Simprodas juga bertujuan meminimalkan potensi permasalahan hukum serta tercapainya prinsip value for money dalam pengadaan barang/jasa pemerintah. Untuk itu pihaknya berharap kepada seluruh jajaran segera mensosialisasikan Peraturan Bupati tentang Whistleblowing System di lingkungan kerjanya.

Sedangkan launching Program Cinta Desa adalah program Cinta Desa setiap tahun Inspektorat Daerah melaksanakan audit pengelolaan keuangan desa sebanyak 100 hingga 156 desa dari total 270 desa.

Menurut Marlan, banyak permasalahan di desa menjadi atensi pimpinan yaitu Bupati Bandung. Dengan berlatarbelakang beberapa desa yang bermasalah dengan APH (Aparat Penegak Hukum).

"Maka Inspektorat Daerah berinovasi membentuk Tim Consulting Desa yaitu 1 auditor mendampingi minimal 3 desa dalam pengelolaan keuangan dan aset desa mulai dari perencanaan, penatausahaan hingga pelaporan dan pertanggungjawaban," terangnya.

Marlan berharap dengan adanya pendampingan consulting ini mengurangi risiko penyelewengan dana desa serta meningkatkan efektivitas pelaksanaan program dan pelayanan publik di desa.

Launching dihadiri secara luring 400 orang terdiri dari  kepala perangkat daeah, para camat. sekcam para direksi RSUD . para kepala desa dan secara daring 1.350 orang.(*)

 

Baca Sebelumnya

Musda Golkar Jatim Akhir Pekan Ini, Siapa Pengganti Sarmuji?

Baca Selanjutnya

Lari-lari di Jalan Tunjungan, Bima Arya Gercep Bantu Ibu Dorong Gerobak Terserempet Mobil

Tags:

BUPATI BANDUNG DADANG SUPRIATNA aplikasi simprodas wbs Inspektorat

Berita lainnya oleh Iwa AS

Produksi Sampah 1.800 Ton per Hari, Waka DPRD Kabupaten Bandung Hailuki Dorong Terobosan Besar dan Kemitraan Swasta

14 April 2026 10:40

Produksi Sampah 1.800 Ton per Hari, Waka DPRD Kabupaten Bandung Hailuki Dorong Terobosan Besar dan Kemitraan Swasta

Bupati Bandung Sampaikan Keluhan Warga Soal SLIK, Menteri PKP Langsung Beri Solusi KUR Perumahan

14 April 2026 00:48

Bupati Bandung Sampaikan Keluhan Warga Soal SLIK, Menteri PKP Langsung Beri Solusi KUR Perumahan

Respons Cepat Bupati Bandung, Pastikan Warga Terdampak Banjir dan Puting Beliung Segera Dibantu

13 April 2026 18:18

Respons Cepat Bupati Bandung, Pastikan Warga Terdampak Banjir dan Puting Beliung Segera Dibantu

Farhan Apresiasi Bakat Penyandang Autisme, Ajak Warga Lebih Inklusif

13 April 2026 15:52

Farhan Apresiasi Bakat Penyandang Autisme, Ajak Warga Lebih Inklusif

Bupati Bandung Gercep  Perbaiki Enam Rumah Rusak Berat Akibat Angin Kencang Bojongsoang

11 April 2026 19:56

Bupati Bandung Gercep Perbaiki Enam Rumah Rusak Berat Akibat Angin Kencang Bojongsoang

Bupati Bandung Instruksikan Kecamatan Margahayu Tangani Persoalan Banjir Secara Pentahelix

11 April 2026 15:15

Bupati Bandung Instruksikan Kecamatan Margahayu Tangani Persoalan Banjir Secara Pentahelix

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar