APK Pilbup Malang Diduga Dirusak Eks Pejabat Publik, Tim Paslon Salaf Lapor Bawaslu

Jurnalis: Gumilang
Editor: Muhammad Faizin

16 Okt 2024 16:30

Thumbnail APK Pilbup Malang Diduga Dirusak Eks Pejabat Publik, Tim Paslon Salaf Lapor Bawaslu
Koordinator Liason Officer (LO) Paslon Salaf Nomor Urut 1, Zulham A Mubarrok ketika menunjukkan bukti CCTV perusahakan APK Pilbup Malang ke Bawaslu. (Foto: Binar Gumilang/Ketik.co.id)

KETIK, MALANG – Alat Peraga Kampanye (APK) milik Paslon Salaf (Sanusi-Lathifah) di Pilbup Malang diduga dirusak secara massif oleh eks pejabat publik. Akibat aksi  yang merugikan ini, Tim Paslon Salaf melapor ke Bawaslu Kabupaten Malang, Rabu, 16 Oktober 2024.

Laporan dilakukan oleh Koordinator Liason Officer (LO) Paslon Salaf Nomor Urut 1, Zulham A Mubarrok dan Badan Bantuan Hukum dan Advokasi Rakyat (BBHAR) DPC PDI Perjuangan Kabupaten Malang, Agus Subiantoro.

Koordinator LO Paslon Salaf Nomor Urut 1, Zulham A Mubarrok menjelaskan, perusakan banner maupun APK Pilbup Malang dilakukan secara massif belakangan ini.

"Ini sangat kami sayangkan. Karena ini menjadi keruh situasi politik di Kabupaten Malang. Karena banner kami tidak hanya dirusak satu dua, tapi massif," ujar Zulham. Karena ada kepentingan tersebut pihaknya bergerak secara serius.

Baca Juga:
Malang Ikut Disorot Usai KPK OTT Bupati Tulungagung, Bupati Sanusi Buka Suara: Insya Allah Aman!

Yakni dalam rangka melakukan upaya untuk mencari tahu penyebab APK dirusak secara massif tersebut. "Kami turunkan Tim Siber. Kemudian melakukan analisa ribuan rekaman CCTV," kata politisi PDIP tersebut.

Zulham yang juga Anggota DPRD Kabupaten Malang ini melanjutkan, dari ribuan analisa rekaman CCTV ada tujuh titik yang clear terbaca perekaman perusakan APK tersebut.

"Bahwa di CCTV ini ada mobil berpenumpang, satu truk dan satu motor (Kemudian penumpang melakukan perusakan). Ketika kami telusuri, kendaraan ini mengarah ke salah satu pejabat publik," tegasnya.

Maka dari itu, Zulham memberikan peringatan tegas terhadap pejabat publik tersebut. "Jadi saya ultimatum kepada mereka yang masih bergerak melakukan perusakan banner agar berhati-hati dan segera menghentikan aktivitasnya," ucapnya.

Baca Juga:
Salurkan Alsintan Roda 4 di Kabupaten Malang, Chusni Mubarok: Bentuk Keseriusan Presiden Peduli Petani ‎

Kemudian kata ia, rekaman CCTV tersebut diserahkan ke Bawaslu Kabupaten Malang saat laporan pada kesempatan itu. "Bagi eks pejabat publik yang menjadi otak intelektual ini sangat menjurus ke pidana pemilu," sebutnya.

Ketika disinggung siapa eks pejabat itu? Zulham enggan mengungkapkan secara detil. "Nanti menjadi ranah dari Bawaslu untuk hal tersebut," terangnya. Ia kemudian menyebutkan modus yang dilakukan dalam melakukan perusakan APK.

"Ketika Paslon kami berkunjung ke suatu wilayah, maka sehari sebelumnya APK tersebut dirusak," ungkapnya. Selain APK, pihaknya melaporkan dua hal lainnya. Yakni dugaan politik uang dan pelibatan anak di bawah umur yang diduga dilakukan Paslon Gunawan-dr Umar nomor urut 2.

Sementara itu, Ketua Bawaslu Kabupaten Malang M Wahyudi mengatakan laporan tersebut akan dilakukan pengkajian. "Kajian awal dalam waktu 24 jam akan dirapatkan dengan Kawan-kawan Gakkumdu," sebutnya.

Apabila nantinya memenuhi unsur tindak pidana pemilu, kata ia, maka bisa ditindaklanjuti oleh aparat hukum terkait dalam hal ini kepolisian atau Polres Malang.  (*)

 

Baca Sebelumnya

Persiapkan Debat Pilkada Kota Malang, Paslon Abadi Rutin Belanja Masalah

Baca Selanjutnya

Operasi Zebra 2024, Polres Pacitan Bidik Pengendara saat Jam-jam Segini

Tags:

alat peraga kampanye APK Pilbup Malang Pilkada Kabupaten Malang dirusak Kabupaten Malang Sanusi-Lathifah Salaf

Berita lainnya oleh Gumilang

Malang Ikut Disorot Usai KPK OTT Bupati Tulungagung, Bupati Sanusi Buka Suara: Insya Allah Aman!

15 April 2026 06:26

Malang Ikut Disorot Usai KPK OTT Bupati Tulungagung, Bupati Sanusi Buka Suara: Insya Allah Aman!

Salurkan Alsintan Roda 4 di Kabupaten Malang, Chusni Mubarok: Bentuk Keseriusan Presiden Peduli Petani ‎

15 April 2026 05:00

Salurkan Alsintan Roda 4 di Kabupaten Malang, Chusni Mubarok: Bentuk Keseriusan Presiden Peduli Petani ‎

Waduh! Usai KPK OTT Bupati Tulungagung Kota Malang Juga Disorot, Sinyal Bahaya?

14 April 2026 22:43

Waduh! Usai KPK OTT Bupati Tulungagung Kota Malang Juga Disorot, Sinyal Bahaya?

Miris! Satu Keluarga di Kabupaten Malang Jadi Sindikat Curanmor, Mertua hingga Anak dan Menantu Ditangkap

13 April 2026 09:32

Miris! Satu Keluarga di Kabupaten Malang Jadi Sindikat Curanmor, Mertua hingga Anak dan Menantu Ditangkap

Lewat Dialog Kebangsaan, Unikama Tegaskan Peran Kampus Tangkal Radikalisme

11 April 2026 14:47

Lewat Dialog Kebangsaan, Unikama Tegaskan Peran Kampus Tangkal Radikalisme

Terungkap! Pembobol SMPN 1 Pakisaji Kabupaten Malang Terekam CCTV, Polisi Bekuk 3 Pelaku

11 April 2026 09:59

Terungkap! Pembobol SMPN 1 Pakisaji Kabupaten Malang Terekam CCTV, Polisi Bekuk 3 Pelaku

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar